Yayan Ruhiyan Ajarkan Keanu Reeves Bela Diri

Yayan Ruhiyan Ajarkan Keanu Reeves Bela Diri
Yayan Ruhiyan dan Cecep Arif Rahman berfoto bersama pemain film John Wick 3 ( Foto: istimewa )
Chairul Fikri / EAS Kamis, 16 Mei 2019 | 14:54 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Aktor laga sekaligus atlet pencak silat Yayan Ruhiyan dan Cecep Arif Rahman tak pernah menyangka, aktifitas dan kebiasaannya sebagai seorang pesilat membawa dirinya ke panggung film internasional. 

Mereka akhirnya bisa membintangi film berjudul John Wick Chapter 3: Parabellum yang juga dibintangi aktor senior Keanu Reeves.

Tak hanya membintangi film Hollywood itu, Yayan pun mengaku bangga bisa mengajari Keanu beberapa jurus dan gerakan pencak silat yang menjadi bela diri kebanggaan Indonesia itu. Hal itu diungkapkan Yayan sat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (15/5/2019).

"Yang pasti saya senang dan bangga bisa main bareng aktor sekelas Keanu Reeves. Di lokasi syuting, saya juga sempat mengajarkan beberapa gerakan pencak silat kepada dia, dan bersyukur saya diberi ruang gerak leluasa untuk membuat gerakan tarung. Bahkan, ada beberapa teknik pencak silat yang kami pikir terlalu sulit, namun bisa dipermudah saat bersama Keanu Reeves. Satu hal yang membuat saya bangga bela diri kita diapresiasi oleh dunia internasional lewat Keanu Reeves," ungkap Yayan.

Meski bangga dengan prestasi pribadinya karena bisa bermain dalam film berkelas internasional, Yayan mengaku miris dengan kondisi anak muda Indonesia yang tidak minat belajar tekhnik bela diri dan pencak silat yang menjadi budaya asli nusantara.

"Sebagai orang yang bergelut di dunia bela diri, saya merasa bangga kerja di negara lain. Kami merasa jadi raja. Di sana kita dihargai sekali. Kita datang dijemput, pulang dibayar. Di sini kita mau ngajar gratis saja kadang tidak ada yang datang. Itu yang buat saya miris dengan kondisi ini. Saya khawatir lima atau sepuluh tahun ke depan justru orang asing yang lebih cinta dan mengajarkan pencak silat kepada kita," cerita Yayan.

Pencak silat sebenarnya bukan sekadar seni bela diri. Dalam pencak silat ada unsur silaturahmi, bela diri, seni, dan mental spiritual.

"Mudah-mudahan melalui film ini, anak muda Indonesia bisa merasakan takut kehilangan budaya. Ada rasa ingn mempelajari bela diri yang asli dari Indonesia," tandasnya.

 



Sumber: BeritaSatu.com