Galih Penuhi Panggilan Polisi soal Laporan Fairuz

Galih Penuhi Panggilan Polisi soal Laporan Fairuz
Fairuz A Rafiq dan Galih Ginanjar ( Foto: twitter )
Bayu Marhaenjati / WBP Jumat, 5 Juli 2019 | 14:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Aktor Galih Ginanjar memenuhi panggilan penyidik terkait kasus konten video yang diduga mengandung muatan kesusilaan dan pencemaran nama baik, yang dilaporkan mantan istrinya, Fairuz A Rafiq, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, hari ini. Ketika datang didampingi tim kuasa hukumnya, Galih enggan berkomentar banyak perihal pemanggilan itu. Namun, dia menjanjikan akan memberikan keterangan setelah pemeriksaan.

"Nanti ya, setelah dari dalam (menjalani pemeriksaan)," ujar Galih Ginanjar yang kemudian masuk ke dalam Gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Jumat (5/7/2019).

Sementara penyidik juga memanggil Youtuber, Rey Utami dan Pablo Benua sebagai saksi terlapor hari ini. Namun, keduanya berhalangan hadir.

Kuasa hukum Rey dan Pablo, Farhat Abbas menyampaikan, kliennya meminta penundaan pemeriksaan kepada penyidik hingga Rabu (10/7/2019) pekan depan. "Pemanggilannya hari ini. Saya sudah menghadap (ke penyidik), bahwa kita berhalangan hadir karena tadi malam baru menerima surat panggilan. Kita minta diatur waktunya minggu depan," ungkap Farhat Abbas.

Farhat Abbas menyampaikan, kedua kliennya akan menghadiri pemeriksaan pekan depan. "Kan ini baru pemanggilan sebagai saksi, kita akan memberikan keterangan, pasti ditanya pemilik akun, terus motivasi dan sebagainya. Itu sudah biasa. Ini kan nggak bisa dihindari pemanggilan ini. Kalau tidak menghadiri, bisa disebut menghalangi penyidik. Itu bisa diperberat. Jadi pada kesempatan ini, kita minta mundur hari Rabu saja," kata Farhat Abbas.

Menyoal apakah sudah ada komunikasi antara Pablo dengan Galih, Farhat menuturkan, belum ada. Menurutnya, perkara ini tidak perlu diperpanjang dan para pihak bisa saling memaafkan. "Belum nggak ada komunikasi-komunikasi, apa adanya saja. Kan ini menyangkut aib, artinya nggak harus penjara juga kasus ini. Saling memaafkan saja," kata Farhat Abbas.

Diketahui sebelumnya, Fairuz meradang dan membuat laporan dengan nomor LP/3914/7/2019/PMJ/Ditreskrimsus tertanggal 1 Juli 2019, lantaran Galih yang merupakan mantan suaminya menyebut dirinya bau ikan asin dalam sebuah wawancara di akun Youtube milik Rey Utami dan Pablo Benua.

Fairuz melaporkan Galih, Rey Utami dan Pablo Benua dengan Pasal 27 ayat 1 Juncto Pasal 45 ayat 1 dan atau Pasal 27 ayat (3) Juncto Pasal 45 ayat (1) Undang-undang ITE. Penyidik pun sudah memeriksa Fairuz dan sejumlah saksi terkait kasus tersebut, Rabu (3/7/2019) kemarin.



Sumber: BeritaSatu.com