Cinta Laura Selalu Memupuk Ambisi

Cinta Laura Selalu Memupuk Ambisi
Cinta Laura Kiehl dengan kekasihnya Frank Garcia. ( Foto: Instagram )
Dina Fitri Anisa / EAS Senin, 12 Agustus 2019 | 15:54 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Orang yang memiliki ambisi tinggi, biasanya kerap dianggap negatif oleh sebagian orang. Namun, Cinta Laura, justru memiliki ambisi yang kuat untuk meraih sukses. Hal itu selalu ditanamkan Cinta dalam dirinya, khususnya dalam berkarier hingga ke tingkat Hollywood.

"Ambisi dan kerja keras akan memberikan sebuah hasil yang baik. Saya ini orang yang kompetitif. Saya tidak mengerti kenapa banyak orang menilai ambisi tidak baik. Anak muda Indonesia sebenarnya memiliki potensi yang besar, kesuksesan bisa didapat asalkan mereka memiliki daya saing yang kuat,” jelas Cinta, saat ditemui di Kongres Diaspora, Sabtu (10/8/2019).

Menurut Cinta, ambisi yang kuat tidak dapat dijalankan dengan baik kalau seseorang selalu merasa minder atau tidak percaya diri. Memang, minder itu hal yang wajar terjadi. Dirinya pun pernah merasakan hal itu, tetapi ia berhasil mengubah rasa minder menjadi motivasi untuk menjalani hidup lebih baik lagi.

"Saya belajar dari kesalahan dan kekurangan. Dalam satu tahun kita punya 365 hari untuk mengejar mimpi kita. Setiap pagi, kalian punya pilihan untuk terus tidur dan bermimpi, atau bangun untuk mengejar mimpi kalian,” ungkapnya.

Cinta Laura mengaku jika persaingan di luar negeri jauh lebih sulit. Namun ia mengingatkan agar mereka yang ingin mencoba berkarier di sana tidak patah semangat dan terus berusaha.

"Mereka juga harus menantang diri sendiri untuk maju ke jenjang yang lebih jauh. Itu pentingnya punya ambisi, karena setidaknya ada goals yang harus dicapai,” jelas Cinta.

Selain ambisi, dalam membangun karier Cinta berusaha mengikuti passion yang sesuai dengan dirinya. Saat pertama kali menyelami dunia hiburan, banyak sekali paksaan yang harus ia kerjakan demi mengejar popularitas.

“Mulai main sinetron umur 13 tahun. Kemudian, aku ditawari bernyanyi dengan single pertama Oh Baby. Waktu itu saya punya gaya musik sendiri, tetapi sayangnya selalu ditolak karena dunia hiburan lebih mementingkan bisnis, diatur untuk mencetak uang,” terangnya.

Akhirnya, ia sempat rehat karena merasa frustrasi selama tujuh tahun lamanya. Sayangnya dengan diam tidak akan menyelesaikan masalah. Ia pun bergegas bangkit, dan membuat karya-karya baru yang sesuai dengan pilihan hatinya.

"Untuk pertama kali di karier musik aku bisa benar-benar terlibat dalam produksinya. Sekarang, aku tidak takut lagi. Kalian pun juga harus begitu, jangan takut untuk mengungkapkan pendapat, dan jangan biarkan orang lain mengatur-ngatur karier dan kehidupan kalian,” tukasnya.



Sumber: Suara Pembaruan