Peduli Milenial, Deddy Corbuzier Meluncurkan Buku Motivasi

Peduli Milenial, Deddy Corbuzier Meluncurkan Buku Motivasi
Deddy Corbuzier (kiri) merilis buku tentang milenial bersama sahabatnya Erik Ten Have (tengah), di Gramedia Matraman, Jakarta Timur, Sabtu 8 Februari 2020. ( Foto: Chairul Fikri )
Chairul Fikri / EAS Minggu, 9 Februari 2020 | 17:08 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Aktor sekaligus presenter Deddy Corbuzier mengaku peduli pada dunia pendidikan dan juga generasi milenial di Indonesia. Hal itu yang membuat pria kelahiran Jakarta, 28 Desember 1976 tertarik membuat sebuah buku berjudul Milenial Power. Buku terbarunya ini ia kerjakan bersama sahabatnya Erik Ten Have.

Bagi Deddy, buku terbaru ini merupakan hasil karya ke delapan yang dipersembahkannya untuk dunia pendidikan dan generasi muda di Indonesia. 

"Gue melihat Indonesia ini rada-rada bingung. Kita ini negara berkembang yang kebanjiran teknologidari negara maju. Sayangnya generasi muda kita tidak disiapkan untuk menerima teknologi itu. Jadi siapa yang akan mengambil keuntungan?" ungkap Deddy saat peluncuran buku terbarunya di Gramedia Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (9/2/2020)

Bagi Deddy, membuat buku Milenial Power ini adalah salah satu upaya untuk memotivasi para generasi muda agar hidupnya lebih sukses di masa depan. 

Ditambahkan pemilik nama lengkap Deodatus Andreas Deddy Cahyadi Sunjoyo itu, buku ke delapan yang dikarangnya bersama Erik Ten Have ini dipersiapkan sejak 7 bulan belakangan. Pertimbangannya, ia ingin buku yang dikarangnya ini membantu pengetahuan anak dari pelajaran di luar sekolah.

"Buku ini kita buat dengan riset khusus. Gue berusaha untuk menjelaskan tentang apakah sekolah itu penting atau gak? Dan menurut gue sekolah itu penting untuk sosialisasi, untuk tahu ilmu-ilmu dasar. Tetapi sekolah penting nggak untuk sukses? Nggak. Sekolah tidak pernah mengajarkan anak untuk bisa mandiri, maka dari itu saya buatkan buku ini. Jadi menurut saya sekolah tidak terlalu penting kalau tidak dibarengi dengan pengetahuan lainnya. Jadi untuk menjadi bisa sukses dan berkembang di sisi finansial itu penting sekali. Sukses kita adalah bisa membantu banyak orang, dan itu ada dalam buku yang gue tulis ini," tandasnya.

Sebelumnya, buku karya ke delapan yang di luncurkannya ini sempat dirilis dalam bentuk e-book sebanyak 300.000 kopi. Namun, Deddy dan Erik memutuskan untuk membuat kembali buku  dalam bentuk fisik karena banyaknya permintaan dari para pembaca.



Sumber: BeritaSatu.com