Konser Donasi Covid-19, Marion Jola Kumpulkan Rp 13,5 Juta

Konser Donasi Covid-19, Marion Jola Kumpulkan Rp 13,5 Juta
Penyanyi Marion Jola lakukan konser donasi untuk membantu Covid-19. ( Foto: istimewa )
Dina Fitri Anisa / EAS Selasa, 24 Maret 2020 | 19:35 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Aksi peduli selebritas Indonesia untuk melawan pandemi virus Covid-19 semakin marak. Kali ini, penyanyi jebolan Indonesian Idol, Marion Jola, sukses menggelar Instagram Live Acoustic Concert pada, Selasa (24/3/2020). Konser tersebut mengumpulkan donasi hingga Rp 13,5 juta.

Hasil donasi nantinya digunakan untuk membeli keperluan alat proteksi dini (APD) tenaga medis di rumah sakit rujukan di Nusa Tenggara Timur (NTT), antara lain RSUD WZ Yohannes Kupang, RSUD TC Hillers Maumere, dan RSUD Komodo.

"Keterbatasan APD para tenaga medis yang berada di kabupaten kecil membuat mereka terpaksa bekerja hanya dengan dilengkapi jas hujan saja. Tentunya, ini membahayakan keselamatan para tenaga medis yang menangani pasien Covid-19,” ungkap perempuan yang akrab disapa Lala ini.

Dalam konser tersebut, Lala turut mengajak finalis Indonesia Idol X, Novia Bachmid. Selama dua jam, mereka asyik menyanyikan lagu-lagu permintaan dari penggemar. Mulai dari Yummy (Justin Bieber), Thank U, Next (Arianda Grande), Heal the World (Michael Jackson), dan tentunya Jangan, singel pertama yang membuat nama Marion Jola melejit.

Meski hasil donasi dari konser pertama ini merujuk untuk tiga rumah sakit, nantinya Lala akan terus melanjutkan aksi galang dana ini ke lokasi lainnya. Kontribusi ini ia lakukan demi membantu para garda terdepan untuk melawan Covid-19.

"Semangat terus bagi para medis yang tengah berjuang. Aku akan tetap membuat live concert lagi, dengan bintang tamu lainnya,” tuturnya lagi.

Selain memiliki tujuan donasi, konser yang disertai dengan tagar #KonserdiRumahAja merupakan upaya Lala dan Novia untuk mengajak masyarakat menaati imbauan pemerintah untuk menekan angka pasien penderita virus Covid-19.

"Aku berharap semoga masyarakat paham akan situasi saat ini. Kita harus mengerti situasi saat ini. Kalian tidak tahu bagaimana perjuangan mereka di sana. Para medis yang telah berjuang di sana, mereka ingin kita diam di rumah, untuk mengurangi penyebaran virus ini,” ungkap Novia.

Novia pun mengatakan, wabah virus Covid-19 ini tidak bisa dianggap remeh. Masyarakat, katanya, haruslah sigap dan waspada. Namun pesannya, kewaspadaan tersebut jangan sampai membawa kepanikan massa.

"Sekarang terjadi panic buying, padahal orang di luar masih banyak yang butuh. Jadi mulai saat ini, kalian harus mengambil dan belilah barang secukupnya. Jangan lupa hindari keluar rumah kecuali dalam situasi tertentu. Semoga kita semua sehat selalu,” ujar Novia.



Sumber: BeritaSatu.com