Logo BeritaSatu

Taremi Bantah Timnas Iran Ditekan Pemerintah Akibat Insiden Lagu Kebangsaan

Jumat, 25 November 2022 | 02:59 WIB
Oleh : JAS

Doha, Beritasatu.com - Striker Iran Mehdi Taremi membantah timnya berada "di bawah tekanan" pemerintah setelah memilih tidak menyanyikan lagu kebangsaan sebelum pertandingan Piala Dunia pertama mereka.

Pemain-pemain Iran berdiri tanpa ekspresi saat lagu kebangsaan mereka diperdengarkan sebelum mereka kalah 2-6 dari Inggris pada Senin sebagai solidaritas kepada pengunjuk rasa anti-pemerintah di negaranya.

Iran diguncang oleh demonstrasi yang dipicu oleh kematian Mahsa Amini yang berusia 22 tahun setelah ditangkap September lalu karena dugaan melanggar aturan mengenakan pakaian sesuai syariat Islam.

"Saya tidak suka membahas masalah politik tetapi kami tidak berada di bawah tekanan apa pun," kata Taremi dalam konferensi pers menjelang pertandingan keduanya di Grup B melawan Wales hari ini.

"Saya tahu pertanyaan semacam ini akan diajukan tetapi apa pun yang saya katakan, itu tidak masalah karena sejumlah orang akan menulis apa pun yang ingin mereka tulis," tambah dia seperti dikutip AFP.

"Jadi saya lebih suka membicarakan masalah politik secara pribadi atau di media sosial saya sendiri."

Taremi yang mencetak kedua gol Iran saat kalah telak dari Inggris itu melanjutkan, "Kami datang untuk bermain sepak bola, bukan hanya kami tetapi semua pemain di sini di Qatar."

"Saya dan ribuan orang seperti saya memiliki kekuatan untuk mengubah banyak hal," sambung dia.

Pelatih Iran Carlos Queiroz juga mengaku tidak percaya olahraga dan politik harus dicampuradukkan. "Kami tidak ingin mencampuradukkan isu-isu semacam itu saat kami bermain sepak bola," kata pelatih berpengalaman asal Portugal itu.

"Yang saya anggap aneh, sebagai warga dunia yang rendah hati, adalah Anda tidak mengajukan pertanyaan yang sama kepada pelatih lain dari tim nasional lain. Menurut saya ini tidak adil."

Pihak berwenang Iran pada Kamis menangkap seorang mantan pemain timnas asal Kurdi yang sangat mendukung protes tersebut.

Voria Ghafouri yang 28 kali membela timnas Iran hingga 2019, ditahan atas tuduhan menyebarkan "propaganda" melawan Iran, lapor kantor berita Fars.

Kepala HAM PBB Volker Turk mengatakan Kamis bahwa sekitar 14.000 orang, termasuk anak-anak, ditangkap atas protes tersebut dan mencela fakta bahwa setidaknya enam pengunjuk rasa dijatuhi hukuman mati.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: ANTARA/AFP

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Piala Dunia 2022: Ada 3 Tim Asia, Ini Daftar Tim Lolos ke 16 Besar

Sebelum Korsel, ada Australia dan Jepang yang terlebih dahulu lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022.

SEMESTA BOLA 2022 | 3 Desember 2022

Swiss Temani Brasil Lolos ke Babak Knock Out Piala Dunia 2022

Swiss menemani Brasil lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2022 setelah di laga terakhir grup menang 3-2 atas Serbia.

SEMESTA BOLA 2022 | 3 Desember 2022

FIFA Tegaskan Tidak Ada yang Salah dengan Gol Kontroversial Jepang

FIFA justru menyalahkan gambar yang menyesatkan karena tampak menunjuk ke bola yang telah sepenuhnya meninggalkan batas lapangan.

SEMESTA BOLA 2022 | 3 Desember 2022

Korsel Lolos, Son Heung-min Bangga dengan Perjuangan Tim

Son Heung-min membidani lahirnya gol kemenangan yang dicetak Hwang Hee-Chan di menit 91 yang memastikan Korsel lolos 16 besar Piala Dunia 2022.

SEMESTA BOLA 2022 | 3 Desember 2022

Babak Pertama: Kamerun vs Brasil 0-0, Swiss vs Serbia 2-2

Brasil yang turun dengan pemain lapis keduanya mendominasi permainan atas Kamerun, sedangkan Swiss dan Serbia berbalas gol di babak pertama.

SEMESTA BOLA 2022 | 3 Desember 2022

Eks Pemain Timnas Jerman Desak Hansi Flick Mundur

Dietmar Hamann mendesak agar Hansi Flick mundur dari jabatan pelatih setelah Die Mannschaft tersingkir di fase grup Piala Dunia 2022.

SEMESTA BOLA 2022 | 3 Desember 2022

Thomas Mueller Isyaratkan Pensiun dari Timnas Jerman

Kegagalan Jerman di Piala Dunia 2022 membuat Thomas Muller tidak mengetahui lagi soal masa depannya di pentas internasional.

SEMESTA BOLA 2022 | 3 Desember 2022

Piala Dunia 2022: Dramatis, Gol di Injury Time Bawa Korsel Lolos 16 Besar

Gol Hwang Hee-Chan di menit 91 mengantarkan kemenangan Korsel sekaligus memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2022.

SEMESTA BOLA 2022 | 3 Desember 2022

Tragis, Uruguay Gagal ke 16 Besar Meski Tekuk Ghana

Uruguay tersisih secara tragis dari Piala Dunia 2022 setelah menang 2-0 atas Ghana namun dalam pertandingan lain Korsel menang atas Portugal. 

SEMESTA BOLA 2022 | 2 Desember 2022

Piala Dunia 2022: Uruguay Ungguli Ghana 2-0 di Babak Pertama

Uruguay untuk sementara mengungguli Ghana, 2-0, dalam babak pertama partai terakhir penyisihan Grup H Piala Dunia 2022.

SEMESTA BOLA 2022 | 2 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
2022 Saham Energi Meroket 87%, Teknologi Nyungsep 36%

2022 Saham Energi Meroket 87%, Teknologi Nyungsep 36%

EKONOMI | 10 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE