Logo BeritaSatu

Qatar Kesempatan Terakhir Generasi Emas Timnas Belgia

Selasa, 8 November 2022 | 07:15 WIB
Oleh : Dwi Argo Santosa / JAS

Negara
MN
M
S
K
MG
KG
SG
Poin

Jakarta, Beritasatu.com - Piala Dunia 2022 di Qatar adalah kesempatan terakhir generasi emas Timnas Belgia menunjukkan kualitasnya. Disebut sebagai kesempatan terakhir karena skuad generasi emas ini bakal terus tergerus usia sehingga kemungkinan kecil bisa bertahan di turnamen-turnamen selanjutnya.

Para pemain muda sudah mulai bermunculan meski tidak sepiawai dan sepopuler para pendahulunya.

Tim yang disebut generasi emas adalah sekelompok pemain yang berhasil menempatkan Tim Setan Merah, julukan Timnas Belgia, di posisi kedua peringkat dunia versi FIFA.

Nama-nama beken yang berderet di tim generasi emas ini antara lain penyerang Divock Origi, Christian Benteke, Romelu Lukaku, Adnan Januzaj, Michy Batshuayi, atau Dries Mertens.

Di tengah ada gelandang serang Thorgan dan Eden Hazard, Kevin De Bruyne, atau Axel Witsel. Juga, Nacer Chadli, Marouane Fellaini, Mousa Dembele, atau Radja Nainggolan.

Sedangkan di barisan pertahanan terdapat Jan Vertonghen, Toby Alderweireld, Vincent Kompany, Thomas Vermaelen, serta kiper Thibaut Courtois atau Simon Mignolet.

Mereka adalah pemain-pemain andalan di klub-klub besar Eropa pada masanya. Beberapa dari mereka tidak diragukan lagi akan tampil di Euro 2024. Namun, Qatar 2022 hampir pasti akan menjadi turnamen terakhir yang menampilkan Kevin De Bruyne, Eden Hazard, Romelu Lukaku, Thibaut Courtois, Jan Vertonghen, Dries Mertens, Axel Witsel, dan Toby Alderweireld secara bersamaan.

Qatar Kesempatan Terakhir Generasi Emas Timnas Belgia
Timnas Belgia.

Mereka yang berkibar sejak 2014 tentu kini dimakan usia. Namun tak bisa dimungkiri berkat merekalah Belgia lumayan berkibar di kancah Eropa maupun dunia. Mereka menggapai perempat final Piala Dunia Brasil pada 2014, kalah dari Argentina 0-1.

Pada Piala Dunia 2018 di Rusia pasukan Roberto Martinez ini finis ketiga. Ini adalah hasil terbaik negara itu di Piala Dunia sejauh ini. Ketika itu Belgia menekuk Brasil 2-1. Lalu untuk memperebutkan peringkat ketiga mereka mengandaskan Inggris 2-0.

Istimewanya, Timnas Belgia tak terkalahkan pada babak kualifikasi di kedua perhelatan Piala Dunia tersebut. Pada 2014 delapan kali menang dan dua kali seri. Pada 2018, sembilan kali menang dan sekali seri.

Pada dua kali Piala Eropa, Timnas Belgia mencapai perempat final. Pada 2016 kalah oleh Wales dan pada 2020 oleh Italia.

Dari catatan sejarah tersebut terlihat, meski disebut generasi emas namun mereka belum berhasil mempersembahkan trofi Eropa, apalagi dunia. Wajar bila Eden Hazard begitu berhasrat Timnas Belgia mengangkat trofi utama sebagai pengakuan label “Generasi Emas” yang telah mereka sandang selama hampir satu dekade.

Kevin de Bruyne dan rekan-rekan internasionalnya memikul harapan besar untuk dapat mempersembahkan trofi tersebut.

Belgia kini berada di peringkat kedua dunia versi FIFA. Meski demikian Belgia masih sering diremehkan di antara kekuatan tim Piala Dunia mapan lainnya seperti Brasil, Prancis, Spanyol, dan Jerman. Bahkan dibanding Italia yang pada perhelatan di Qatar kali ini justru tersingkir di babak kualifikasi.

Pada babak kualifikasi Piala Dunia 2022 ini, Belgia cukup perkasa di grup E zona Eropa bersama dengan Wales, Cheska, Estonia dan Belarus. Dari delapan pertandingan yang dimainkan, Belgia tak terkalahkan. Enam kemenangan dan dua seri ditambah selisih gol yang luar biasa, yakni 19 membuatnya lolos ke Qatar.

Namun para pengamat masih menyangsikan generasi emas yang disebut layu sebelum berkembang. Pada ajang Liga Negara-negara Eropa mereka kalah dari tim besar yakni dua kali dari Italia dan Belanda serta sekali kalah dari Prancis.

Pada ajang Piala Dunia 2022 di Qatar ini Belgia menjadi terfavorit lolos dari Grup F meski ada Maroko yang tampil solid di Piala Afrika dan Kanada yang memuncaki kualifikasi CONCACAF.

Pesaing terkuat adalah Kroasia yang selalu muncul di panggung internasional. Jangan lupa, Kroasia adalah tim kejutan pada Piala Dunia 2018. Mereka mencapai final dan kalah oleh Prancis 2-4. Namun para pengamat menyebut, masalahnya Ivan Rakitic tidak lagi di lini tengah dan Luka Modric akan berusia 37 tahun.

Pada 2018 Maroko berada di grup yang sulit meski berhasil mencuri satu poin dari Spanyol sebelum tersingkir di tempat terakhir. Para pemain yang merumput di klub tenar seperti Achraf Hakimi dan Romain Saiss di lini belakang hingga Youssef En-Nesyri dan Munir El Haddadi di depan, Maroko tidak akan tersingkir dengan mudah.

Hal yang sama berlaku untuk Kanada, yang berada di Piala Dunia pertama mereka sejak 1986. Mereka memiliki peluang berat untuk maju, mirip dengan Maroko.

Pemain Andalan
Berharap menyamai finis ketiga mereka empat tahun lalu dan mempertahankan peringkat dua dunia, Belgia memiliki sejumlah pemain bintang dan bakat menyerang sebagai modal.

Qatar Kesempatan Terakhir Generasi Emas Timnas Belgia
Infografik Daftar Pemain Timnas Belgia di Piala Dunia 2022.

Namun, ada banyak lubang di kumpulan pemain ini. Pelatih Roberto Martinez harus bekerja keras untuk menemukan campuran yang tepat, terutama di lini belakang.

Qatar Kesempatan Terakhir Generasi Emas Timnas Belgia
Kevin de Bruyne.

Superstar tim nasional Belgia yang tidak diragukan lagi adalah Kevin de Bruyne, yang dianggap sebagai salah satu pemain terbaik di dunia. Kreativitasnya berkelas dunia terbukti dari setiap operan yang ia lakukan baik di klubnya Manchester City maupun di timnas.

De Bruyne juga adalah gelandang yang sering mencetak gol dan akan memimpin serangan yang kuat.

Bersama de Bruyne seharusnya ada Romelu Lukaku yang menikmati kembalinya performa terbaiknya di Inter. Sayang cedera kembali membuat awal musim klubnya terhenti.

Nama-nama bintang lain dalam skuad Belgia termasuk Eden Hazard, pemain yang jatuh ke dalam ketidakjelasan di Real Madrid. Juga kiper Thibaut Courtois, yang merupakan bintang final Liga Champions musim lalu dan telah menjadi salah satu kiper terbaik di dunia.

Stok lama generasi emas masih akan dipertahankan Martinez. Tidak ada yang menyangsikan kemampuan penyerang dan gelandang serta kiper.

Area utama yang menjadi perhatian adalah di lini pertahanan. Jan Vertonghen dari Benfica dan Toby Alderweireld dari Al-Duhail berusaha keras tidak terganggu oleh pesaing. Mereka masing-masing berusia 35 dan 33 tahun.

Ada sangat sedikit talenta muda yang datang untuk menggantikan mereka, yang berarti kedua veteran itu kemungkinan akan bermain untuk Belgia di lini belakang saat sehat.

Organisasi pertahanan telah lama menjadi kelemahan tim. Dengan bek tengah veteran formasi bahwa 3-4-3 favorit Martinez bakal mengundang terlalu banyak tekanan di area kotak penalti. Untuk tim papan atas, rekor satu clean sheet dalam delapan pertandingan menjadi pertanda buruk.

Lebih jauh ke depan, memang, gambarnya lebih cerah. Masih ada persaingan untuk mendapatkan tempat, dan anak-anak muda yang menjanjikan seperti Openda, Jeremy Doku dan Charles De Ketelaere siap untuk menerobos.

Di luar nama-nama itu, Yannick Carrasco dan Youri Tielemans telah menjadi pelanggan tetap sepanjang era Martinez.

Striker bintang Romelu Lukaku baru sempat bugar dan kembali bermain di Inter Milan. Namun mantan penyerang MU dan Chelsea ini kembali menjadi korban cedera otot.

Seperti dilaporkan oleh Gazzetta dello Sport, Lukaku tidak bisa bermain lagi untuk Inter Milan sampai sebelum jeda Piala Dunia.

Publikasi Italia mengatakan masih ada kemungkinan dia terbukti fit untuk Piala Dunia, tetapi statusnya tetap menjadi pertanyaan dan kebugarannya berpacu dengan waktu. Martinez tidak memasukkannya dalam daftar yang bakal terbang ke Qatar.

Selain itu, bek sayap Thomas Meunier mengalami patah tulang pipi pada 16 Oktober yang membuatnya diragukan tampil di Piala Dunia. Borussia Dortmund menyatakan bahwa ia tidak akan bermain lagi untuk klub sampai setelah Piala Dunia.

Pelatih
Timnas Belgia bukan saja padu dari sisi para pemain. Mereka sudah sering bermain bersama. Dari sisi hubungan pelatih-pemain pun bisa dibilang tim ini solid. Adalah Roberto Martinez yang sudah memegang tampuk kepelatihan sejak 2016.

Qatar Kesempatan Terakhir Generasi Emas Timnas Belgia
Pelatih Timnas Belgia, Roberto Martinez

Setan Merah awalnya diarsiteki Marc Wilmots. Namun Royal Belgian Football Association memecatnya gara-gara Belgia kandas di perempat final Piala Eropa 2016. Ketika itu Belgia dipermalukan tim debutan Wales, 1-3.

Sampai jenjang perempat final Piala Eropa bukanlah sebuah kesuksesan melainkan kegagalan mengingat squad Belgia saat itu merupakan formasi tim terbaik Eropa. Apalagi kalah oleh Wales yang rata-rata kualitas pemainnya tidak lebih baik dari Belgia.

Martinez yang didampingi asisten Thierry Henry, mantan striker legendaris Arsenal, membuat Timnas Belgia tajam dan berbahaya dalam serangan, tetapi mereka memiliki sejumlah kelemahan yang bisa dimanfaatkan tim. Namun, Martinez adalah pelatih top yang tahu bagaimana memaksimalkan pemainnya dengan menempatkan mereka di posisi terbaik untuk sukses.



Waktu
Pertandingan
Stadion
Belum ada pertandingan yang sedang berlangsung maupun yang sudah lewat.

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tragis, Uruguay Gagal ke 16 Besar Meski Tekuk Ghana

Uruguay tersisih secara tragis dari Piala Dunia 2022 setelah menang 2-0 atas Ghana namun dalam pertandingan lain Korsel menang atas Portugal. 

SEMESTA BOLA 2022 | 2 Desember 2022

Piala Dunia 2022: Uruguay Ungguli Ghana 2-0 di Babak Pertama

Uruguay untuk sementara mengungguli Ghana, 2-0, dalam babak pertama partai terakhir penyisihan Grup H Piala Dunia 2022.

SEMESTA BOLA 2022 | 2 Desember 2022

Babak Pertama, Korsel vs Portugal Imbang 1-1

Portugal sebelumnya unggul lebih dahulu melalui gol Ricardo Hortadan dismakan Korsel melalui gol Kim Young-Gwon.

SEMESTA BOLA 2022 | 2 Desember 2022

Menit Ke-32, Uruguay Gandakan Keunggulan atas Ghana

Uruguay menggandakan keunggulan atas Ghana menjadi 2-0 yang kembali dicetak Giorgian De Arrascaeta pada menit ke-32. 

SEMESTA BOLA 2022 | 2 Desember 2022

Menit 27, Korsel Cetak Gol Penyeimbang ke Gawang Portugal

Gol penyeimbang Korsel dicetak Kim Young-Gwon (Korea Selatan) lewat tembakan dengan kaki kiri dari jarak yang sangat dekat.

SEMESTA BOLA 2022 | 2 Desember 2022

Menit Ke-26, Giorgian De Arrascaeta Bawa Uruguay Ungguli Ghana

Uruguay untuk sementara mengungguli Ghana, 1-0, dalam partai terakhir penyisihan Grup H Piala Dunia 2022.

SEMESTA BOLA 2022 | 2 Desember 2022

Menit 5, Ricardo Horta Buka Keunggulan Portugal

Keunggulan Portugal atas Korea Selatan dibuka melalui gol Ricardo Horta saat laga baru berjalan lima menit meneruskan umpan silang Diego Dalot.

SEMESTA BOLA 2022 | 2 Desember 2022

Piala Dunia 2022: Ini Susunan Pemain Korsel vs Portugal

Meski cuma butuh hasil imbang, Cristiano Ronaldo tetap jadi starter Portugal melawan Korea Selatan di laga terakhir grup.

SEMESTA BOLA 2022 | 2 Desember 2022

Lawan Ghana, Uruguay Pasang Suarez dan Nunez

Uruguay memasang striker Luis Suarez dan Darwin Nunez saat melawan Ghana dalam pertandingan penyisihan terakhir penyisihan Grup H Piala Dunia 2022.

SEMESTA BOLA 2022 | 2 Desember 2022

Timnas Jepang Targetkan Perempat Final di Piala Dunia 2022

Pelatih timnas Jepang Hajime Moriyasu menargetkan timnya melaju ke perempat final di Piala Dunia 2022 setelah lolos ke babak 16 besar.

SEMESTA BOLA 2022 | 2 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Piala Dunia 2022: Dramatis, Gol di Injury Time Bawa Korsel Lolos 16 Besar

Piala Dunia 2022: Dramatis, Gol di Injury Time Bawa Korsel Lolos 16 Besar

SEMESTA BOLA 2022 | 3 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE