Opera Cinta Habibie-Ainun Tampil Perdana di TIM

Opera Cinta Habibie-Ainun Tampil Perdana di TIM
Opera Ainun di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Jumat, 14 September 2018. ( Foto: istimewa )
Elvira Anna Siahaan / EAS Jumat, 14 September 2018 | 16:35 WIB

Jakarta - Pertama kalinya opera bertajuk "Opera Ainun" pentas di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jumat (15/9) dan Minggu (16/9). September 2018. Suguhan seni yang menggabungkan cerita dan musikal ini menceritakan tentang kehidupan cinta Presiden Indonesia ke-3, BJ Habibie bersama cinta sejatinya, Hasri Ainun Habibie.

"Opera Ainun" yang digarap oleh Lima Dimensi Production merupakan opera klasik yang diangkat dari kisah nyata, dan tak semata berpusat pada cinta dua sejoli, namun juga mengangkat nilai-nilai nasionalisme.

"Opera Ainun merupakan kisah klasik milik bangsa Indonesia. Melalui opera ini, Ainun meluapkan sudut pandangnya sebagai sosok di belakang Rudy (BJ Habibie), dalam perjalanan hidup mereka berdua," jelas Sapti Wahyudi selaku produser.

Lebih lanjut Sapti menjelaskan, "Opera Ainun" murni karya generasi muda Indonesia yang telah digarap sejak Agustus 2016, melalui proses panjang perumusan konsep cerita, story-book, naskah, dan komposisi musik yang apik. Selama 150 menit, penonton akan disuguhkan cerita perpaduan antara budaya tradisional Indonesia dengan seni Eropa. Peleburan dua tradisi ini akan terlihat pada aransemen musik, tarian, busana, dan tata panggung.

"Melalui Opera Ainun, kami ingin memasyarakatkan seni opera dengan suguhan alur cerita yang tidak terlalu berat. Sehingga kisah inspiratif dari Ibu Ainun dapat tersaji dan dinikmati oleh khalayak," ungkap Sapti.

“Opera Ainun”, merupakan pertunjukan opera pionir yang seluruhnya melibatkan orang Indonesia pada segala aspek produksi kreatif, mulai dari penulisan hingga musik, desain, koreografi, akting, dan kostum.

Keterlibatan para pekerja kreatif lintas generasi dalam produksi opera ini juga diharapkan menjadi sebuah regenerasi industri seni, yang nantinya dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi para pekerja muda untuk berkontribusi memajukan bidang ini.

Pergelaran perdana "Opera Ainun" juga melibatkan nama-nama besar di industri seni Tanah Air. Sebut saja Purwacaraka yang dipercaya sebagai komposer dengan full orchestra 35 pieces, dimana seluruh komposisi musiknya merupakan karya asli.

Sementara penulis skenario kondang Titien Wattimena menjadi penulis naskah dan libretis, pengarah busana dipercayakan kepada Samuel Wattimena. Sementara posisi art director diisi oleh Ria Sirdjono, dan disutradarai oleh Ari Tulang.

 



Sumber: BeritaSatu.com