Konsistensi Purwacaraka Cerdaskan Anak Indonesia

Konsistensi Purwacaraka Cerdaskan Anak Indonesia
Lippo Mall Kemang bersama Purwa Caraka Music Education Centre membuka tahun 2019 dengan konser bertajuk Cerdas Bersama Musik yang digelar di Atrium Lippo Mall Kemang, Jakarta, Sabtu 12 Januari 2019. ( Foto: Beritasatu/Emral )
Dina Fitri Anisa / FER Minggu, 13 Januari 2019 | 19:24 WIB

Jakarta - Purwa Caraka Music Education Center (PCMC), konsisten menggelar konser bertemakan Cerdas Bersama Musik di setiap cabangnya. Kali ini, empat cabang PCMC yang berdomisili di Kemang, Cipete, Bintaro, dan Tebet menghadirkan lebih dari 70 peserta untuk unjuk gigi di Atrium Lippo Kemang Village, Jakarta Selatan, pada Sabtu (12/1).

Maestro musik Indonesia sekaligus PCMC, Purwa Tjaraka mengatakan, pengambilan tema Cerdas Bersama Musik bukan tanpa sebab. Dikatakan Purwa, dirinya masih melihat kondisi pendidikan Indonesia saat ini hanya berfokus untuk mengasah kemampuan otak kiri para siswanya, agar pintar dalam akademis.

Padahal, hal yang dibutuhkan anak untuk berkembang lebih baik tidak cukup hanya pintar saja, tapi anak tersebut harus juga memiliki kecerdasan yang mendukung. Untuk itulah, berdasarkan banyak penelitian dan studi, bermain musik adalah salah satu cara agar anak bisa memiliki kecerdasan dan kepintaran yang seimbang, tidak hanya akademi, tapi juga rasa dan emosional mereka.

"Ini bukan saya bilang, banyak studi yang sudah mengkajinya. Kita harus membedakan mana pintar dan cerdas. Otak kiri selalu berbicara yang pasti-pasti, seperti logika, rasional, analitis, dan objektif. Sedangkan kanan berfungsi secara acak, dan pemikiran subjektif dengan rasa. Dengan tema ini, kami ingin mengedukasi bahwa, otak kanan juga harus diasah agar seorang anak bisa cerdas dan tidak hanya pintar. Coba, kalau pintar tapi maling karena tidak memiliki rasa dan hati. Kita perlu itu," paparnya.

Lebih lanjut, dirinya pun mengatakan, konser yang berlangsung di Atrium utama Lippo Mall Kemang ini juga memiliki tujuan lain, bagi peserta ataupun publik yang menonton. "Kalau untuk peserta, kami harapkan mereka bisa menunjukan kemampuan tekhnis mereka yang telah dipelajari, dan melatih rasa percaya diri mereka saat tampil di panggung terbuka. Sedangkan untuk publik yang menonton, diharapkan acara ini bisa menumbuhkan semangat untuk bermusik," terangnya.

Tujuan tersebut rupanya juga diamini oleh pemilik empat cabang PCMC, Ani Bachrumsyah. Sejak satu tahun lalu, cabang PCMC yang berlokasi di Lippo Mall Kemang di bangun, rupanya animo pengunjung yang mendaftar meningkat, bahkan memiliki siswa terbanyak dibanding tiga cabang lainnya.

"Paling enak memang di Mal, jadi orang belanja sambil belajar musik. Ada perbedaan karakteristik siswanya. Hampir satu tahun di sini sudah ada 400 murid. Saat ini sudah dua kali konser," jelasnya.

Pada penyelenggaraan kali ini, siswa-siswi dari PCMC menampilkan berbagai kemeriahan pertunjukan musik dari mulai vokal, drum, flute, bass gitar, violin, sampai piano klasik, pop dan jazz.

Dari sekitar 70 peserta, terdapat sebuah penampilan dari The Hamzah atau yang lebih dikenal dengan RNA, yang terdiri dari Rian Hamzah (Gitar), Nissa Hamzah (Bass), Adri Hamzah (Drum). Mereka bertiga saudara kandung yang telah belajar musik di PCMC sejak 2000 dan kini telah menerbitkan 3 album bersama band Omelette.

Sedangkan Rian sendiri pernah beberapa kali menjadi additional Guitarist GIGI. Adri Hamzah pernah meraih juara 1 festival band anak bersama Summer Band, mewakili Purwa Caraka Music Studio Cipete di San Remo (Italy) pada 2008.

Nissa pun bercerita, selama mempelajari musik di PCMC dirinya pun mengatakan manfaat bermusik dari kecil sangat besar. Selain melatih kepercayaan diri, bermusik juga menuntut dirinya untuk terus berkreasi.

"Bermusik tidak sekadar harus ahli mainin alatnya saja. Namun juga harus berpikir bagaimana cara membuat melodi, jadi mendorong otak ini terus berpikir, biar bisa seimbang dengan yang akademis juga," terangnya.



Sumber: BeritaSatu.com