Go Head Challenge 2018 Wujudkan Impian Fahaad Tunjukkan Kreativitas

Go Head Challenge 2018 Wujudkan Impian Fahaad Tunjukkan Kreativitas
Fahaad salah satu finalis ajang GAC 2018 asal Maluku yang tengah berbincang dengan Kurator GAC, Widi Puradiredja yang berkeinginan membuat sebuah karya berupa kotak musik yang bisa mengeluarkan gambar sesuai tema dalam musik yang dimainkannya. ( Foto: Beritasatu.com/Chairul Fikri )
Chairul Fikri / CAH Selasa, 22 Januari 2019 | 21:24 WIB

Jakarta - Penyelenggaraan ajang Go A Head Challange 2018 yang digelar tahun ini membuka peluang generasi muda di Indonesia untuk menunjukan kreativitas yang dimiliki. Fahaad selaku salah satu finalis dari perwakilan Provinsi Maluku berkeinginan membuat sebuah alat musik yang mampu menggambarkan khalayan dalam musik yang dimainkannya.

"Sebagai anak muda saya punya keinginan membuat sebuah kotak musik yang bisa menggambar saat musik yang kita sedang mainkan. Saya punya khayalan menggabungkan dua konten seperti musik konten visual art. Mungkin itu dulu hanya aku anggap sebagai sebuah cita-cita dan khayalan, namun melalui ajang ini impian aku bisa aku wujudkan. Ini pastinya membuat aku sebagai generasi muda jadi terpacu menghasilkan sebuah karya," ungkap Fahaad saat ditemui di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan, Selasa (22/1).

Ditambahkan Fahaad, sebagai generasi muda yang lahir dari wilayah Indonesia timur, dirinya dan sejumlah rekannya yang lain memang butuh wadah untuk menunjukan hasil kreativitasnya. Terlebih untuk bisa mewujudkan karyanya juga diperlukan modal yang tak sedikit. Oleh sebab itu, dirinya sangat mendukung penyelenggaraan ajang GAC 2018 ini.

"Ajang ini pastinya sangat berguna untuk orang-orang seperti saya yang punya keingan dan cita-cita menghasilkan sebuah karya yang berguna bagi perkembangan industri kreatif. Melalui ajang ini, kita perlu riset dan eksperimen yang juga membutuhkan dana  tidak sedikit. Makanya dengan ajang ini, saya bersyukur ide saya mampu coba diwujudkan," jelasnya.

Apalagi di ajang ini, dirinya  dipertemukan dengan para mentor yang memang sudah berkecimpung secara profesional dalam bidang musik, visual art, fotografi dan kuliner.

"Dari situ saya coba mengungkapkan gagasan saya dan bersyukur mereka mengapresiasi ide saya membuat sebuah kotak musik yang bisa menggambar saat musik dimainkan dengan tema seperti musik yang sedang dibawakan," tutupnya.

Fahaad dan 17 finalis lainnya rencananya akan mempertunjukan penggabungan 2 konten pilihannya menjadi sebuah karya di malam puncak GAC 2018 yang akan di selenggarakan di Quennhead, Kemang, Jakarta Selatan pada Sabtu (26/1) mendatang.



CLOSE