“Indonesia Dekat di Hati” Hadirkan 50 Karya Maestro Lukis Tanah Air

“Indonesia Dekat di Hati” Hadirkan 50 Karya Maestro Lukis Tanah Air
Pameran Indonesia Dekat di Hati digelar dua hari pada 25 dan 26 April 2019 di kediaman Duta Besar Jepang untuk Indonesia. Pameran ini menghadirkan secara langsung 50 karya seni rupa hasil tangan maestro Indonesia. ( Foto: Suara Pembaruan / Dina Fitri Anisa )
Dina Fitri Anisa / IDS Jumat, 26 April 2019 | 11:00 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Mitra Seni Indonesia (MSI) kembali menggelar pameran seni dan budaya Indonesia bertajuk Indonesia in My Heart atau Indonesia Dekat di Hati, yang digelar dua hari pada 25 dan 26 April 2019. Pameran yang berlangsung di kediaman Duta Besar Jepang untuk Indonesia ini menghadirkan secara langsung 50 karya seni rupa hasil tangan maestro Indonesia.

Ketua panitia penyelenggara Indonesia Dekat di Hati, Rita Pusponegoro mengatakan, proses kurasi oleh Amir Sidharta dan Watie Moerany memungkinkan pameran ini memiliki bobot nilai tinggi bagi para pengunjung pameran.

Beberapa lukisan karya besar maestro Indonesia koleksi para anggota MSI yang dipamerkan antara lain adalah karya dari Basoeki Abdullah, Sudarso, Soedibio, Trubus Soedarsono, Ari Smit, Abdul Aziz, Popo Iskandar, Jeihan, Srihadi Soedarsono, Jokopekik, AD Pirous, Nyoman Gunarsa, dan Sunaryo.

Selain itu juga ada karya besar dari perupa berpengalaman seperti Huang Fong, Sri Hadhy, Roelijati, Wakidjan, Kaboel Suadi, Krijono, Guruh Soekarnoputra, DJ Rachmansyah, FX Widayanto, Nisan Kristiyanto, Nani Sakri, Kusdono Rastika, Putu Sutawijaya, I Wayan Sujana, ("Suklu"), Lugiono, Riyani Lukita dan Bondan Suryaningtyas, serta perupa muda Maharani Mancanegara dan Andra Semesta.

Watie menjelaskan, karya dalam pameran ini terdiri dari berbagai tema. Antara lain, pemandangan alam, flora dan fauna, potret, keseharian, tradisi, religi, dan seni budaya, yang digarap dengan ekspresi yang beragam. Mulai dari realis hingga abstrak.

“Kendati beragam dalam tema, ekspresi dan generasi, karya-karya ini pada umumnya melukiskan tentang Indonesia, dan masing-masing memiliki makna pribadi bagi setiap orang yang mengoleksinya. Oleh karena itulah, dalam proses seleksi dan kuratorial karya, dipilihlah judul yang sederhana tetapi mencerminkan Indonesia Dekat di Hati,” ungkapnya kepada SP saat pembukaan pameran, Kamis (25/4/2019).

Ia pun berharap, pameran koleksi anggota MSI ini bukan hanya dapat memberikan rasa bangga atas persahabatan dan kerja sama budaya antar bangsa, tetapi juga dapat menumbuhkan semangat berkarya dan meningkatkan kreativitas serta inovasi.

“Pameran-pameran yang menunjukkan apresiasi seperti ini dapat memberikan semangat bagi para perupa dalam mengembangkan konsep pemikiran dan membantu mendorong kemajuan penciptaan seni lukis Indonesia yang akan datang,” jelasnya.

Apresiasi
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum MSI, Sari Ramdani mengatakan, pameran ini adalah wujud dari visi dan misi MSI untuk meningkatkan apresiasi dan partisipasi masyarakat tentang seni dan budaya Indonesia, di dalam dan luar negeri, bersama instansi pemerintah maupun internasional.

“Bermitra bersama dalam berkesenian dengan negara-negara sahabat, melalui kedutaan besar yang ada di Jakarta, merupakan sebuah kegiatan untuk menjaga hubungan baik dan meningkatkan pengetahuan seni dan budaya antar bangsa,” terangnya.

Sedangkan, tuan rumah, Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masafumi Ishii, menyampaikan rasa apresiasi kepada MSI yang telah bersedia memamerkan berbagai hasil karya seni bernilai tinggi dalam pameran kali ini.

“Indonesia adalah negara yang kaya akan keberagaman budaya yang berasal dari ratusan suku bangsa. Pameran lukisan ini bisa dijadikan kesempatan emas untuk mempelajari seni dan sejarah Indonesia melalui kumpulan hasil karya bernilai tinggi yang tidak bisa dilihat dalam kehidupan sehari-hari. Saya yakin pameran ini bisa menarik minat banyak pengunjung,” tuturnya.



Sumber: Suara Pembaruan