Sari Ramdani Bangkitkan Minat Berkesenian

Sari Ramdani Bangkitkan Minat Berkesenian
Sari Ramdani ( Foto: Suara Pembaruan / Dina Fitri Anisa )
Dina Fitri Anisa / IDS Jumat, 26 April 2019 | 14:00 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia merupakan negara yang kaya akan keberagaman budaya dari ratusan suku bangsa. Kekayaan seni dan budaya kreatif ini dapat menjadi modal kekal yang tidak akan pernah habis digali dan dieksplorasi sebagai sumber kesejahteraan masyarakat di Indonesia

Atas dasar inilah, Sari Ramdani (55) berkomitmen untuk terus membangkitkan minat berkesenian masyarakat Indonesia melalui perkumpulan yang diberi nama, Mitra Seni Indonesia (MSI). Menurutnya, seni itu tidak hanya bisa ditumbuhkan dalam kelas belajar formal di sekolah saja, tetapi juga dari lingkungan sekitar.

“Dalam berkesenian, seseorang bisa mendapatkan manfaat yang melimpah. Salah satunya menumbuhkan hati dan rasa yang lebih tinggi. Seperti, saat kepintaran seseorang tidak bisa diterima di masyarakat, tetapi jika kita memberikan hati yang tulus, maka hal itu bisa berlipat lebih bermanfaat bagi orang lain,” terangnya kepada SP, di Jakarta, Kamis (25/4).

Tidak hanya membangkitkan minat, Sari mengatakan, para anggota MSI juga bertekad untuk terus berupaya menjaga karya seni bangsa. Sehingga, budaya luhur bangsa Indonesia tetap tumbuh lestari dalam meningkatkan citra bangsa. Untuk itulah, MSI sering melakukan blusukan dan memberikan hasil dari penggalangan dana kepada para pengrajin di daerah.

“Ke daerah kita sering kerja sama dengan pemerintah provinsi, untuk mengadakan pesta budaya dan juga pelatihan rutin. Tujuan kita, membantu untuk mendapatkan keterampilan dan kemampuan yang lebih, sehingga kualitas dan kuantitas produksi kerajinan kreatif mereka meningkat,” ungkapnya.

Dirinya pun mengimbau kepada kaum milenial untuk tidak segan turut meneruskan misi MSI dalam memberikan perhatian lebih terhadap seni di Indonesia. “Kami membuka luas kesempatan para wanita dari beragam usia untuk bergabung bersama. Di MSI kami tidak memandang status sosial dan ekonomi. Hal yang terpenting adalah komitmen untuk melestarikan dan memajukan budaya bangsa,” terangnya.

Menurut Sari, kini MSI sudah memiliki 800 anggota dengan domisili Jakarta, dari beragam lintas usia, nulai dari usia 27 hingga 89 tahun. Selain Jakarta, MSI juga melebarkan sayap hingga Bandung, Surabaya, dan berikutnya di Malang.



Sumber: Suara Pembaruan