Mitra Seni Indonesia Gelar Parade Seni dan Budaya 2019

Mitra Seni Indonesia Gelar Parade Seni dan Budaya 2019
Mitra Seni Indonesia (MSI) menggelar Parade Seni dan Budaya 2019 di area Car Free Day Jakata pada 4 Agustus 2019 dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) MSI yang ke 12 dan kemerdekaan RI yang ke 74. ( Foto: ist )
Kunradus Aliandu / KUN Minggu, 4 Agustus 2019 | 11:45 WIB

Jakarta - Mitra Seni Indonesia (MSI) menggelar Parade Seni dan Budaya 2019 di area Car Free Day Jakata pada 4 Agustus 2019. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) MSI yang ke 12 dan kemerdekaan RI yang ke 74.
Sekitar 500 peserta berpakaian unik dengan mengenakan kain bernuansa etnik Indonesia mulai dari batik, tenun hingga sarung dan juga busana nasional, yang dirancang dengan berbagai model mewarnai parade ini. Berbagai kalangan masyarakat mulai dari pencinta dan penggiat seni, dan kalangan milenial pun berbaur dalam parade seni dan budaya ini. Start dari Sarinah-Bundaran Hotel Indonesia dan kembali ke Sarinah menempuh jarak sekitar 5 kilometer (km).

Parade seni dan budaya ini menggandeng berbagai kelompok seni seperti Perempuan Menari, Ondel-Ondel Jakarta hingga Flash Mob yang melakukan pagelaran di dekat Grand Indonesia dan sangat memukau masyarakat. Parade Seni dan Budaya ini berakhir kembali di Sarinah dan menggelar berbagai penampilan untuk mengajak masyarakat lebih mencintai seni Indonesia. Dimulai dengan penampilan kolaborasi kolintang, angklung, arumba dan tangklung MSI, mengiringi paduan suara dan line dance MSI, dilanjutkan dengan Tari Tradisional Rampak Gendang MSI. Selanjutnya lomba Line Dance dengan koreografi yang khusus diciptakan untuk acara ini 'Untukmu Indonesiaku', hasil koreo dari instruktur muda berbakat ULD, Bambang Satyawan dan Agung Arifin.

Peserta dan masyarakat juga diajak bermain angklung bersama Mang Udjo dari Bandung Nuansa Seni dan Budaya terlihat sangat kental pada acara Parade Seni dan Budaya MSI ini. Kegiatan Parade Seni dan Budaya ini diselenggarakan atas dukungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan bekerja sama dengan PT Sarinah (Persero).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, yang diwakili oleh Edi Irawan, Plh Direktur Kesenian, menyambut baik prakarsa Mitra Seni Indonesia menyelenggarakan Parade Seni dan Budaya 2019.Dalam pesannya disampaikan, kegiatan ini selain mengutamakan gaya hidup sehat juga mengangkat seni dan budaya Indonesia yang harus dilestarikan dan dikembangkan. Menteri berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara periodik agar nilai nilai budaya dan kesenian Indonesia tetap lestari.

Sementara itu, Ketua Umum Mitra Seni Indonesia Sari Ramdani berharap, dengan diselenggarakannya kegiatan ini masyarakat akan lebih mencintai seni dan budaya Indonesia. “Akhirnya mau bergabung dengan Mitra Seni Indonesia untuk bersama-sama melestarikan dan mengembangkan seni dan budaya Indonesia,” tambah Sari Ramdani.

Direktur Utama PT Sarinah (Persero) Gusti Ngurah Putu Sudiarta Yasa menegaskan Sarinah sebagai jendela Indonesia merupakan wadah bagi segenap penggiat indutri kreatif Tanah Air dalam menawarkan karya terbaiknya kepada konsumen, untuk mempromosikan produk kerajinan dan talenta lokal terbaik.“Kegiatan ini sejalan dengan kegiatan rutin PT Sarinah yang selalu mendukung acara yang menampilkan talenta terbaik di Tanah Air dalam bidang seni, baik seni musik, seni kriya, dan seni lainnya,”ujarnya.

Sementara itu Ketua Panitia Penyelenggara Parade Seni dan Budaya Hesti Indah Kresnarini mengatakan, tema yang dipilih untuk acara ini bertajuk "Tingkatkan Cinta Masyarakat terhadap Seni dan Budaya Indonesia". Tema ini dimaksudkan agar masyarakat lebih peduli dan menghargai Seni & Budaya Indonesia dan pada akhirnya tertarik dan mau mengembangkan seni dan budaya Indonesia. Oleh karena itu tagline yang dipilih "Aku Kamu Cinta Seni Indonesia".“Cinta seni dan budaya harus dimulai dari diri sendiri. Setelah kita cinta akan mengajak keluarga, famili dan kerabat untuk mencintai seni dan budaya Indonesia,”ujarnya.

Dalam parade ini juga dilombakan kostum peserta terbaik. sehingga diperlukan kreatifitas peserta untuk berpakaian sebaik dan semenarik mungkin, dengan tidak melepaskan wastra & nuansa Indonesia. Kepada para pemenang diberikan trophy, sertifikat dan berbagai hadiah menarik lainnya



Sumber: PR