Meriahkan HUT RI ke-74, KPM Akan Gelar Festival Budaya Manggarai di TMII

Meriahkan HUT RI ke-74, KPM Akan Gelar Festival Budaya Manggarai di TMII
Sejumlah perempuan Manggarai yang tergabung Komunitas Perempuan Manggarai Jakarta (KPM)siang memamerkan musik dan tarian Manggarai dalam sebuah acara di Jakarta, baru-baru ini. ( Foto: Ismewa )
Willy Grasias / EHD Sabtu, 10 Agustus 2019 | 18:13 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Komunitas Perempuan Manggarai Jakarta (KPM) bekerja sama dengan Komunitas Sanggar Ca Nai Kalimalang, Jakarta dan Ikatan Keluarga Manggarai Kebon Jeruk Jakarta (IKMKJ) mengadakan Festival Budaya Manggarai di Anjungan NTT, TMII, Sabtu (17/8/2019) – Minggu (18/8/2019). Acara tersebut sekaligus untuk memperingati dan memeriahkan HUT RI ke-74.

Tidak hanya pentas budaya, festival tersebut juga sebagai ajang untuk mempromosikan beberapa makanan khas lokal Manggarai, keanekaragaman hasil pertanian, hasil kerajinan dan tenunan Manggarai yang selama ini sudah dikelola oleh beberapa unit usaha kecil dan menengah (UKM) resmi maupun perorangan.

“Globalisasi termasuk globalisasi budaya bukanlah sebuah ancaman tetapi justru menjadi peluang bagi kita untuk menghantar budaya kita di pentas internasional tanpa harus kehilangan identitasnya.

Karakter budaya lokal Manggarai bisa kehilangan identitasnya dan bahkan warna budaya itu sendiri akan luntur apabila kita sebagai pelaku sejarah terbawa arus gloablisasi tanpa bisa mempertahankan identitas khas budaya yang kita miliki," ujar Ketua Panitia, Emmiliana A.K. dalam siaran persnya yang diterima Beritasatu.com, Sabtu (10/8/2019) petang.

Menurut Emmiliana, budaya Manggarai harus tetap berdiri kokoh dengan keaslian identitasnya yang syarat nilai kehidupan sehingga kelestariannya tetap terus dijaga.

Ia berharap, keanekaragaman budaya Manggarai diharapkan semakin dikenal luas tidak hanya oleh masyarakat Manggarai sendiri tetapi orang luar Manggarai pun bisa menikmati kemeriahan dan keunikannya, seperti tarian Caci, Ndudu Ndake, Danding, Sanda dan Mbata.

“Festival budaya ini diharapkan dapat menularkan nilai-nilai falsafah kehidupan yang terkandung didalamnya, di berbagai tingkatan kehidupan orang Manggarai di mana pun,” kata Emmiliana.

Keanekaragaman olahan pangan lokal Manggarai yang belum banyak dikenal bahkan cenderung terlupakan dan tidak dikenal oleh generasi Manggarai saat ini, ditampilkan pula selama event FBM ini.

Diharapkan kekhasan makanan lokal yang syarat nilai gizi tidak hanya sekedar banyak dikenal tetapi juga digemari oleh masyarakat Manggarai diaspora maupun orang luar Manggarai dan dilestarikan dari generasi ke generasi.

Di sisi lain kemajuan di bidang informasi pada era globalisasi harus dapat dimanfaatkan keunggulannya dan kekuatannya dalam memasarkan keanekaragaman hasil pertanian lokal beserta olahannya dengan lebih cepat dengan jangkauan sebaran area pemasaran yang semakin luas tanpa batas.

Tidak kalah meriah, kerajinan dan tenunan lokal khas Manggarai pun tampil dalam kemasan fashion show yang menghadirkan hasil kreatifitas pada model rancangan fashion untuk berbagai kebutuhan seperti busana kasual,busana kantor dan busana resmi lainnya termasuk busana pengantin adat Manggarai. Busana berbahan lokal tenunan Manggarai ini juga bisa menjadi pilihan busana di berbagai usia baik pria maupun wanita.

Pentas fashion show ini diharapkan dapat mengenalkan produk produk fashion berbahan dasar tenunan khas Manggarai semakin dikenal luas serta mempunyai nilai saing yang sejajar dengan daerah lain di Indonesia.

Meningkatnya daya saing produk makanan, tenunan maupun kerajinan diharapkan dapat meningkatkan perekonomian daerah Manggarai melalui UMKM perorangan maupun kelembagaan.

Dalam kaitan dengan UMKM dalam Festival ini akan hadir juga program sosialisasi UMKM dan OJK untuk proses edukasi bagaimana memilih produk maupun jasa yang ditawarkan, bagaimama memasarkan produk dan jasa yang efektif pada era globalisasi serta akses ke lembaga pembayaran yang resmi.

Menurut Emmiliana, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk ditetapkannya rangkaian kegiatan tahunan atau dua tahunan bagi masyarakat Manggarai di Jabodetabek.

“Mari bersama kita saksikan, meriahkan Festival Budaya Manggarai 20019 ini. Dari kita dan untuk generasi kita. Generasi yang berpola pikir global tetapi tetap berpijak pada budaya lokal,” kata dia.



Sumber: BeritaSatu.com