Wajah Baru Art Jakarta 2019

Wajah Baru Art Jakarta 2019
Art Jakarta 2019 ( Foto: Suara Pembaruan / Dina Fitri Anisa )
Dina Fitri Anisa / IDS Sabtu, 31 Agustus 2019 | 12:34 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pameran seni rupa Art Jakarta kembali diselenggarakan pada Jumat (30/8) hingga Minggu (1/9). Berbeda dengan penyelenggaraan tahun sebelumnya, kali ini Art Jakarta mengusung beberapa perubahan signifikan.

CEO MRA Group, Maulana Indraguna Sutowo menuturkan, membangun art fair bergengsi di usianya yang ke-11 tidaklah mudah. Namun, dengan komitmen yang telah ditanamkan, ajang ini akan terus berkembang dengan menghadirkan event yang lebih megah dengan logo, tim, dan lokasi penyelenggaraan terbaru, yaitu Jakarta Convention Center (JCC).

“Kami mengerti membangun art fair seperti ini butuh usaha dan dukungan dari berbagai pihak. Bukan hanya untuk Jakarta tapi juga untuk Indonesia," kata Indra saat pembukaan Art Jakarta 2019 di JCC, Jakarta Pusat, Jumat (30/8).

Art Fair Director, Tom Tandio menjelaskan, Art Jakarta dapat menjadi forum pertemuan yang baik bagi galeri peserta, seniman, kolektor, kurator, bahkan masyarakat umum untuk bersama-sama meningkatkan apresiasi seni. Art Jakarta turut memperkaya dinamika perkembangan seni rupa kontemporer di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.

“Hal ini merupakan wujud langkah awal yang dilakukan tim manajemen Art Jakarta untuk memasuki dekade baru, sehingga mampu menjadikan kota Jakarta sebagai salah satu pusat acara seni rupa kontemporer di Asia, dan juga menempatkan Indonesia sebagai salah satu pusat perkembangan seni rupa kontemporer dunia di Asia,” jelasnya.

Tahun ini, sekitar 70 galeri seni lokal dan internasioal meramaikan Art Jakarta 2019. Namun, event ini juga fokus pada program-program yang menarik para pencinta seni. Ada Art Jakarta Spot, Art Jakarta X, Art Jakarta Play, dan Art Jakarta Scene. Selain itu, Art Jakarta juga bekerja sama dengan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) untuk memberi ruang pada program ART_UNLTD.

Melalui program ini, Bekraf bersama Tim Kurator ART_UNLTD, Asmujo J. Irianto, Enin Supriyanto, Irawan Karseno, dan Totot Indrarto, mengambil peran aktif dan strategis untuk menyediakan wadah bagi para perupa muda agar karya-karyanya dapat bertemu dan dinikmati publik.

Wakil Kepala Bekraf, Ricky Pesik mengatakan, sebanyak 52 seniman menampilkan karyanya di ART_UNLTD dengan sistem rotasi. Setiap harinya akan hadir seniman yang berbeda agar mendapati panggung yang sama dengan seniman senior.

“ART_UNLTD ini sudah tahun kedua di Art Jakarta. Gagasan besarnya, Art Jakarta sebagai event internasional yang namanya sudah besar. Akan banyak berkumpulnya artis, kurator, dan direktur besar di sini. Diharapkan, wadah ini menjadi kesempatan para seniman yang belum pernah mengikuti art fair bisa unjuk gigi, dan memperluas jaringan,” jelasnya.



Sumber: Suara Pembaruan