Veronica Tan Inisiasi Operet Aku Anak Rusun

Veronica Tan Inisiasi Operet Aku Anak Rusun
Press Conference Operet Aku Anak Rusun yang diadakan oleh Soundkestra dan Yayasan Waroeng Imaji, atas inisiasi Veronica Tan di Ciputra Artpreneur, Jakarta, Rabu (25/9/2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Indah Handayani )
Indah Handayani / FER Rabu, 25 September 2019 | 16:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Melanjutkan kesuksesan penampilan di tahun 2017, Operet Aku Anak Rusun yang kedua dengan judul Selendang Arimbi, akan digelar pada 16 November 2019 di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan. Seluruh hasil penjualan tiket dan keuntungan sponsorship acara ini, akan dikembalikan untuk pelatihan anak rusun.

Drama musikal yang mengangkat seputar kehidupan anak rusun di Jakarta ini, diadakan oleh Soundkestra dan Yayasan Waroeng Imaji, atas inisiasi Founder Yayasan Waroeng Imaji, Veronica Tan.

Operet Aku Anak Rusun sendiri, mengangkat nilai toleransi, solidaritas, semangat mewujudkan mimpi yang disajikan dalam tari dan lagu Indonesia serta melibatkan talenta anak-anak Indonesia dari 3 rusun. Anak-anak ini dilatih oleh para pekerja seni yang mumpuni di bidang drama musikal.

Veronica Tan mengatakan, konsep Operet Aku Anak Rusun bertujuan untuk memberikan kesempatan pada anak-anak rusun untuk berkreasi di bidang seni. Pasalnya, banyak anak-anak rusun yang memiliki talenta luar biasa dan masih bisa dikembangkan. 

"Konten Operet Aku Anak Rusun yang berjudul Selendang Arimbi mengangkat nilai positif yang relevan dengan anak-anak dan masyarakat umum, seperti nilai toleransi, solidaritas dan semangat mewujudkan mimpi. Kami optimistis nilai-nilai itu penting untuk anak-anak dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat," ungkap Veronica di Jakarta, Rabu (25/9/2019).

Operet Aku Anak Rusun Selendang Arimbi bercerita tentang seorang anak rusun benama Arimbi, yang bercita-cita menjadi penari. Tantangan yang datang silih berganti tidak menggetarkan Arimbi untuk tetap meraih cita-citanya. Didukung oleh teman-teman rusunnya, Arimbi menghadapi segala tantangan dengan positif. Tidak hanya belajar untuk fokus pada cita-cita, Arimbi juga belajar banyak hal mengenai solidaritas dan toleransi.

Penulis naskah Operet Aku Anak Rusun Selendang Arimbi, Vanda Parengkuan, mengatakan, drama musikal ini dipersembahkan khusus untuk dua kelompok anak-anak yaitu anak-anak rusun yang memainkan drama musikal ini di panggung, dan anak-anak lainnya yang menonton pertunjukan ini.

"Melalui dialog tokoh-tokoh cerita, alur cerita, lagu, dan tarian, diharapkan, baik anak-anak yang berperan di panggung, maupun anak-anak penonton, semuanya bisa belajar tentang berbagai karakter manusia, budaya, cara berpikir, dan cara mengatasi masalah," jelas Vanda.

Lebih lanjut, Vanda menambahkan, melalui drama musikal ini, pihaknya mengharapkan anak-anak bisa belajar berempati pada sesama manusia tanpa memandang perbedaan.

"Sejak usia dini, mereka belajar tentang bersahabat dalam keragaman. Juga belajar untuk pantang putus asa dalam mencapai cita-cita," pungkas Vanda.



Sumber: Investor Daily