Super Art Fest 2019

Wadah Baru untuk Mengasah Seni Generasi Milenial

Wadah Baru untuk Mengasah Seni Generasi Milenial
Para juri dan kurator menggelar jumpa pers terkait 20 finalis Super Art Fest di Jakarta, Rabu 16 Oktober 2010. ( Foto: istimewa )
Elvira Anna Siahaan / EAS Kamis, 17 Oktober 2019 | 09:00 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Setelah melalui proses kurasi yang ketat, kompetisi Super Art Fest akhirnya sampai pada tahap penjurian dan memilih 20 peserta dari 552 orang yang mendaftar. Bertempat di Yello Hotel, Jakarta, Rabu (16/10/2019), sebanyak 20 finalis diajak berkumpul dan bertemu langsung dengan para juri yaitu Tutu (juri kategori Street Art), Emte (juri kategori Ilustrasi), Sanchia (juri kategori Comic Strip), Hardthirteen (juri kategori Custom Sneakers).Para finalis juga akan bertemu Leon Barto, kurator Super Art Fest yang juga dikenal sebagai kurator di Yamaguchi Art Center, Jepang.

Dikatakan Adjie Aditya Purwaka perwakilan Supermusic, Super Art Fest pertama tahun melebihi ekspektasi. Tim Super Art Fest bahkan tidak menyangka dapat menarik sekitar 552 peserta.

"Harapan kita Super Art Fest bisa menjadi wadah baru teman-teman pegiat seni yang ada di seluruh Indonesia. Super Art Fest bisa jadi tempat mereka berekspresi berkreasi dari berbagai kota di Indonesia. Kita berharap tahun depan bisa berjalan lagi dengan animo yang lebih besar," kata Adjie saat ditemui di Jakarta, Rabu (16/10/2019).

Diuraikan Adjie, pada tahap penetapan 20 finalis ini, masing-masing akan mempresentasikan karya mereka, dan harus melalui sesi tanya jawab dengan para juri. Tahap ini merupakan penilaian akhir yang akan menentukan posisinya sebagai juara.

Nantinya panitia, juri dan kurator menetapkan 3 kriteria penilaian, antara lain kriteria dasar yang akan menguji konsep, ide pengaplikasian, keserasian antara konsep dan aplikasinya, hingga tersampainya pesan. Kriteria kedua adalah kriteria teknis penilaian yang disesuaikan dengan teknis tiap kategori kompetisi, dan yang terakhir adalah kriteria penilaian yang dibuat khusus untuk sesi temu juri. Setelah tahapan jumpa juri ini, panitia akan mengumumkan 3 juara dari setiap kategori.

"Juaranya akan diberangkatkan untuk melihat festival seni tahunan Hong Kong Walls dan Hong Kong Art Basel di tahun 2020," kata Adjie.

Promosi
Sementara sebelum masuk pemilihan juara akan ada promotion night pada Januari 2020, yang khusus dipersembahkan bagi para finalis. Mereka diajak untuk mempromosikan karya para mereka sekaligus menjadi acara pemanasan menuju acara Awarding Night pada 1 Februari 2020 di Livespace, SCBD mendatang.

"Dari sini kami melihat perkembangan industri kreatif di Indonesia berkembang dengan baik, khususnya di bidang kreasi visual melalui seni ilustrasi, comic strip, street art dan custom art. Super Art Fest menghadirkan wadah baru bagi para penggiat seni kreatif di Indonesia dengan semangat muda, berkarakter serta berani untuk mencoba hal-hal baru,” ujar Adjie

Ditambahkan Leon Barto kurator Super Art Fest, kompetisi seni paling sulit dinilai, karena indikatornya luas.

"Ketertarikan saya sama suatu karya pasti beda dengan juri lain. Ini keputusan yang sulit untuk milih mana yang lebih bagus. Sejauh ini teman-teman yang terlibat sampai fase ini memiliki kualitas yang sangat baik," kata Leon.



Sumber: BeritaSatu.com