Dukung Seniman Kontemporer, Nippon Paint Gandeng Museum Macan

Dukung Seniman Kontemporer, Nippon Paint Gandeng Museum Macan
CEO (Decorative Paints) Nippon Paint Indonesia Jon Tan (kiri) berbincang dengan Seniman Melati Suryodarmo (kedua kiri) dan Direktur Museum MACAN Aaron Seeto di Jakarta, Rabu (26/2/2020). (Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono)
Feriawan Hidayat / FER Rabu, 26 Februari 2020 | 23:51 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Nippon Paint memulai komitmen dan dukungannya untuk pameran besar dengan skala internasional bersama Museum Macan.

Dukungan tersebut diberikan melalui implementasi warna cat sebagai kanvas atau latar untuk memfasilitasi pengalaman berkunjung di Museum Macan pada pameran Melati Suryodarmo: Why Let the Chicken Run? yang akan berlangsung dari 28 Februari hingga 31 Mei 2020.

CEO Decorative Paints Nippon Paint Indonesia, John Tan, menjelaskan, Museum Macan merupakan museum yang menyuguhkan seni modern dan kontemporer dengan konsep serta tatanan artistik kelas dunia. Museum Macan juga mampu memberikan pengalaman seni yang relevan, ramah dan holistik bagi pengunjung.

"Hal inilah yang menjadi ketertarikan Nippon Paint untuk berkolaborasi melalui implementasi warna cat sebagai kanvas atau latar untuk memfasilitasi pengalaman pengunjung di Museum Macan," ujar John Tan di Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Museum Macan

Jon Tan, menambahkan, melalui kolaborasi dengan Museum Macan, pihaknya berharap dapat berkontribusi pada seni kontemporer yang berkelanjutan di Indonesia.

"Kami sangat mengapresiasi komitmen Museum Macan untuk pameran dan lingkungan yang berkualitas. Dukungan kami terhadap lembaga terkemuka Indonesia ini juga merupakan bentuk dukungan untuk para seniman sehingga masyarakat kita dapat lebih kreatif," tandas John Tan.

Sementara itu, Direktur Museum Macan, Aaron Seeto, mengatakan, ada banyak komponen yang digunakan untuk membuat pameran yang kompleks, dan desain pameran adalah salah satu bidang utama tersebut.

"Kemitraan dengan Nippon Paint ini telah dinanti-nantikan oleh para perancang pameran kami. Bersama-sama mereka akan membantu menyampaikan kisah seni kontemporer kepada publik," kata Aaron Seeto.

Sejak dibuka 2017, Museum Macan telah memantapkan dirinya sebagai lembaga budaya terkemuka di Indonesia dan Asia Tenggara. Museum Macan telah menyelenggarakan pameran kelas dunia yang menampilkan seniman Jepang terkenal dunia Yayoi Kusama, seniman Tiongkok kontemporer terkemuka Xu Bing dan seniman Taiwan Lee Mingwei, serta seniman Indonesia yang secara historis penting, Arahmaiani, Tisna Sanjaya dan Heri Dono.



Sumber: BeritaSatu.com