Operet Anak Rusun Suntikan Optimisme di Kala Pandemi

Operet Anak Rusun Suntikan Optimisme di Kala Pandemi
Anak-anak rusun bersama dengan Veronica Tan beradu kebolehan di Operet Anak Rusun berjudul “Selendang Arimbi” pada 2019 silam. (Foto: SP/Dina Fitri Anisa / isimewa)
Dina Fitri Anisa / EAS Senin, 20 Juli 2020 | 21:58 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Operet Anak Rusun kembali menampilkan drama musikal berjudul Selendang Arimbi pada 25 dan 26 Juli 2020 di Kompas TV, pukul 15.00 WIB. Diputarnya kembali Selendang Arimbi oleh Yayasan Waroeng Imaji tak lain untuk menyuntikan semangat optimisme kala pandemi Covid-19 melanda Indonesia.

Diakui, pandemi Covid-19 memberi dampak di berbagai bidang, terutama ekonomi warga yang tinggal di rusun. Berangkat dari empati kepada anak rusun, inisiator Operet Aku Anak Rusun dan pendidiri Yayasan Waroeng Imaji, Veronica Tan mengatakan, menghadapi pandemi harus dengan pikiran positif.

Lewat operet diharapkan tumbuh keyakinan, bahwa segala persoalan pasti ada solusinya. Operet nantinya akan menonjolkan nilai toleransi, solidaritas, semangat mewujudkan mimpi melalui cara yang sederhana, yaitu lewat musik dan juga tari.

"Kita semua tidak boleh berputus harapan. Kita semua bisa melewati masa-masa sulit ini,” ungkapnya saat jumpa pers virtual Operet Aku Anak Rusun, Senin (20/7/2020).

Veronica pun menjelaskan, musikal ini sebelumnya telah diselenggarakan pada 16 November 2019 lalu di Ciputra Artpreneur, Jakarta. Dalam produksinya Operet Aku Anak Rusun melibatkan talenta anak-anak Indonesia dari tiga rusun dan mengikutsertakan 130 sebagai penari, 12 anak sebagai pemeran inti, dan 40 anak sebagai penyanyi anak yang dikoordinasi oleh Yayasan Gerakan Kepedulian Indonesia.

“Konsep Operet Aku Anak Rusun bertujuan untuk mengembangkan pembangunan karakter anak-anak rusun. Di zaman ini, mereka bisa membuka wawasan, dan mendapatkan energi positif dari kegiatan yang baik. Ternyata banyak anak-anak rusun yang memiliki talenta luar biasa di bidang seni dan masih bisa dikembangkan lagi,” tuturnya.

Meski hanya memutar tayangan ulang, Veronica menegaskan, Operet Aku Anak Rusun mengemban misi lebih besar lagi, yaitu mendukung warga rusun yang terdampak Covid-19 melalui donasi. Donasi yang terkumpul akan disalurkan untuk membantu anak-anak rusun yang terdampak Covid-19, khususnya di bidang edukasi dan pemenuhan gizi anak.

Produser Operet Anak Rusun, Dovieke Angsana pun menjelaskan, selain menayangkan operet di layar TV, akan dirilis juga lagu berjudul Together for The World yang merupakan kolaborasi antara Soundkestra dengan Veronica Tan dan Nathania, serta melibatkan beberapa talenta anak rusun. Lagu ini juga akan tersedia di YouTube mulai Senin (20/7/2020).

“Kami mengajak semua masyarakat, melalui lagu, untuk tetap semangat dan pantang putus asa menghadapi pandemi Covid-19 ini. Lagu ini dipersembahkan khususnya bagi para tenaga medis yang tengah berjuang,” tuturnya.



Sumber: BeritaSatu.com