Ansu Fati Tak Dibiarkan Pergi dari Camp Nou

Ansu Fati Tak Dibiarkan Pergi dari Camp Nou
Ansu Fati (kiri) melepaskan tendangan saat melawan Real Betis. ( Foto: AFP PHOTO )
Alexander Madji / AMA Senin, 18 Mei 2020 | 14:10 WIB

Barcelona, Beritasatu.com - Pelatih Barcelona Quique Setien tidak membiarkan Ansu Fati pergi ke klub lain pada musim panas 2020. Ia akan dipertahakan dan diproyeksikan untuk memperkuat tim utama Barcelona musim depan. Meski demikian, penampilan pemain ini akan terus dipantau.

Ini tentu saja menjadi kabar bagus untuk Ansu Fati. Namun pada saat bersamaan, sebagaimana ditulis Marca.com, hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi seorang pemain berusia 17 tahun seperti dia. Bahkan, kondisi ini membuatnya berada di persimpangan perjalanan kariernya di masa mendatang.

Pasalnya, dengan bertahan di Camp Nou maka ia harus bisa bersaing dengan para penyerang senior seperti Lionel Messi, Luis Suarez, Antoine Griezmann, Ousmane Dembele, Martin Braithwaite, atau bahkan Philippe Coutinho bila balik dari Bayern Muenchen. Belum lagi bila Barcelona jadi mendatangkan Neymar da Silva Jr dari Paris Saint-Germain (PSG) dan Lautaro Martinez dari Inter Milan.

Karena itu, kebijakan Setien untuk tidak meminjamkan Ansu Fati ke klub lain bisa berdampak buruk pada karier pemain ini. Ia khawatir tidak mendapat waktu bermain yang cukup bila dipertahankan di Camp Nou. Apalagi, pada lima laga terakhir La Liga Santander, sebelum dihentikan sementara, Ansu Fati hanya bermain selama 103 menit.

Meski demikian, sepanjang musim ini, ia sudah mencetak lima gol dalam 26 pertandingan. Fakta ini menunjukkan bahwa Ansu Fati lebih dari sekadar pemain akademi. Ia sudah membuktikan bisa berkontribusi secara signifikan untuk tim utama.

Nasib Ansu Fati akan terselamatkan bila ia mampu mengatar Barcelona B memenangi laga play off Segunda B. Sebab hanya kemenangan yang mampu membawa Barcelona B promosi ke La Liga Smartbank musim depan. Bila ini terwujud, selain pendapatan klub akan bertambah 10 juta euro, Ansu Fati bisa juga merasakan kompetisi level tinggi musim depan, tanpa harus membela tim utama bersama Lionel Messi dan kawan-kawan.

 



Sumber: Suara Pembaruan