Logo BeritaSatu

Pertama dalam Sejarah India Tampil di Final Piala Thomas

Sabtu, 14 Mei 2022 | 16:08 WIB
Oleh : Dwi Argo Santosa / DAS

Jakarta, Beritasatu.com – Capaian tim bulutangkis putra India di Piala Thomas 2022 disebut sebagai kebangkitan bulutangkis India setelah lama tanpa prestasi dunia. Inilah untuk pertama kalinya tim putra India berhasil masuk final Thomas Cup sejak turnamen ini digelar 73 tahun lalu.

Tim putra negeri Sungai Gangga ini disebut sebagai generasi emas India. Mereka berhasil menciptakan sejarah ketika mengalahkan Denmark 3-2 di babak semifinal, Jumat (13/5/2022) malam di Impact Arena, Bangkok, Thailand.

Dalam pertandingan seru yang disebut beberapa media bak film thriller ini, pemain India peringkat sembilan dunia, Lakshya Sen, kalah di partai pembuka dengan straight game, 21-13, 21-13 di tangan peringkat satu dunia dan peraih medali emas Olimpiade, Viktor Axelsen.

Namun duet Satwiksairaj Rankireddy dan Chirag Shetty mengubah cerita. Partai ini dinilai sangat krusial mengantarkan tim pada kemenangan karena skor yang sangat ketat.

Pasangan Satwik-Chirag susah payah mengalahkan Kim Astrup/Mathias Christiansen.

Pada set pertama mereka unggul 21-18. Namun pada set kedua ganda India ini kehilangan tiga peluang match point dan kalah 21-23. Baru pada set penentuan, Satwik-Chirag menang dengan skor 22-20.

Tunggal kedua India, Kidambi Srikanth memberi kejutan dengan mengalahkan peringkat ketiga dunia, Anders Antonsen.

Kidambi Srikanth, yang belum terkalahkan di ajang Piala Thomas 2022 ini, memastikan bahwa ia dalam performa terbaiknya melawan Antonsen, peraih medali perunggu dari Kejuaraan Dunia.

Setelah set pertama yang brilian dengan menang 21-18, Srikanth kehilangan momentum dan melakukan kesalahan terlalu banyak di set kedua. Ia kalah 12-21.

Pertama dalam Sejarah India Tampil di Final Piala Thomas
HS Prannoy (pegang raket) setelah menang di set penentuan melawan tunggal Denmark Rasmus Gemke pada semifinal Piala Thomas di Bangkok, Jumat, 13 Mei 2022.

Srikanth akhirnya mencatatkan kemenangan ketiga dalam kariernya melawan pemain Denmark itu, dengan menutup skor set pamungkas 21-15.

Laga selama 1 jam 20 menit ini bukan tanpa drama. Antonsen terlihat frustrasi dengan jenis pukulan Kidambi hingga melemparkan raketnya dua kali.

Ia mendapatkan kartu kuning dan juga peringatan, pada kesempatan kedua.

Keunggulan India segera digagalkan oleh pasangan Anders Skaarup Rasmussen/Frederik Sogaard yang mengalahkan pasangan muda Krishna Prasad Garaga/Wisnu Panjala.

Pasangan Denmark itu terlalu cepat bagi duet India yang berusaha memberikan perlawanan. Anders Skaarup Rasmussen/Frederik Sogaard menang mudah 21-13, 21-14.

Partai penentuan mempertemukan HS Prannoy melawan Rasmus Gemke.

Gemke unggul atas Prannoy di set pembuka. Gemke melakukan smes setelah menahan Prannoy dengan reli-reli panjang.

Prannoy disebut mengalami cedera kaki setelah terjatuh saat mencoba melepaskan pukulan. Ia kalah 21-13 dalam waktu 27 menit.

Pertama dalam Sejarah India Tampil di Final Piala Thomas
Pemain India HS Prannoy mendapat perawatan saat melawan tunggal Denmark Rasmus Gemke pada semifinal Piala Thomas di Bangkok, Jumat, 13 Mei 2022.

Di set kedua Prannoy menampilkan comeback yang bersemangat hingga memimpin 11-1 atas Gemke pada interval. Prannoy menutup set kedua dengan kemenangan 21-9.

Pemain India itu kembali menunjukkan sentuhan tajamnya. Penempatan sudut yang sempurna memaksa Gemke melakukan kesalahan.

Di tengah riuhnya dukungan penonton dan di antara kesulitan pada kakinya, Prannoy berhasil membawa India memenangi set terakhir dengan skor 21-12.

Kemenangan itu disambut tim dengan gegap gempita.

Prakash Padukone
India belum pernah tercatat dalam sejarah final Thomas Cup. Namun demikian pemain tunggal putra India pernah mencuat dalam sejarah perbulutangkisan berkat nama Prakash Padukone, juara All England 1980.

Ketika itu Prakash Padukone mengalahkan salah satu legenda bulutangkis Indonesia, Liem Swie King, di final. Prakash adalah satu-satunya pemain India yang pernah memenangi All England.

Pertama dalam Sejarah India Tampil di Final Piala Thomas
Prakash Padukone.

Pada tahun yang sama Prakash meraih peringkat 1 dunia BWF.

Pemain kelahiran 10 Juni 1955 ini malang melintang di berbagai turnamen kelas dunia. Selama kurun 1979-1985, Prakash mencapai babak final di 21 turnamen dan memenangi enam di antaranya. Dua kali ia mengalahkan bintang Denmark, Morten Frost Hansen, yakni di English Masters 1979 dan Denmark Open 1980.

Pada 1980, ia berturut-turut menundukkan jagoan Indonesia, yakni Liem Swie King di All England dan Rudi Hartono di Swedish Open.

Pertama dalam Sejarah India Tampil di Final Piala Thomas
Berita Tim Piala Thomas India maju ke final.

Dua kemenangan lain diperoleh dari pemain Tiongkok, Han Jian, di India Open 1981 serta pemain Inggris Ray Steven pada ajang Dutch Open 1981.

Selain Prakash tak ada lagi pemain India ketika itu yang berprestasi di pentas dunia. Berbeda dengan saat ini, baik di nomor putri pun, nama-nama pemain India sudah mulai betebaran di sejumlah turnamen BWF.

Di babak penyisihan tahun ini, India berada di Grup C bersama Taipei, Jerman, dan Kanada.

Pada babak penyisihan tersebut India menggilas Jerman dan Kanada 5-0 sehingga dipastikan lolos ke perempat final.

India menempati posisi kedua dalam klasemen Grup C setelah kalah 2-3 dari Taipei pada Rabu (11/5/2022).

Perjalanan di babak penyisihan tersebut sesuai dengan dugaan para pengamat. Di atas kertas, India bakal lolos.

Penampilan mengesankan dan heroik justru terjadi pada perempat final dan semifinal. Di perempat final Tim Thomas India besorak ketika mengalahkan tim Malaysia yang sudah 14 kali mengenyam final dan memenangi lima di antaranya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Erick Thohir dan Presiden IOC Bahas Kontribusi Olahraga di Tengah Tantangan Global

Erick Thohir menyatakan di tengah masalah dunia yang kian kompleks olahraga internasional harus punya peran untuk mengatasi persoalan tersebut.

SPORT | 5 Oktober 2022

Sejarah, Trofi dan Medali Kejuaraan MPL dari Emas Asli

Untuk pertama kali, trofi, cincin dan medali kejuaraan Mobile Legend Professional League Indonesia (Kejuaraan MPL Indonesia) dibuat dari emas asli.

SPORT | 4 Oktober 2022

Max Verstappen Diharapkan Kunci Gelar di GP Jepang

Pembalap Red Bull Racing Max Verstappen diharapkan bisa mengunci gelar juara dunia Formula 1 di Grand Prix (GP) Jepang.

SPORT | 4 Oktober 2022

Perez Juara GP Singapura, Max Verstappen Gagal Kunci Gelar

Pembalap tim Red Bull Sergio Perez memenangi GP Singapura namun Max Verstappen gagal memanfaatkan balapan ke-17 di kalender itu untuk mengunci gelar juara dunia.

SPORT | 3 Oktober 2022

Anggia/Laras Sabet Gelar di Indonesia International Challenge

Pasangan ganda putri Anggia/Putri mempersembahkan gelar untuk Indonesia di ajang bulutangkis Mansion Sports Indonesia International Challenge 2022.

SPORT | 3 Oktober 2022

Menyerang Tak Bisa, Bertahan Tak Bisa, Kenapa Quartararo?

Total antara Belanda dan Thailand dia hanya mendapat 47 poin sementara dalam kurun waktu yang sama Bagnaia mendapat 136 poin!

SPORT | 2 Oktober 2022

BIN O2C Juara Livoli Divisi Satu 2022

BIN O2C Bandung menjuarai kompetisi bola voli Livoli Divisi Satu setelah di partai final menundukkan Bharata Muda Jakarta.

SPORT | 2 Oktober 2022

Alvin Bahar Kuasai Serie 5, Tiga Pembalap Honda Racing Indonesia Berpeluang Juara Nasional

Kemenangan di ISSOM seri 5 itu menjadi kado terindah buat Alvin Bahar karena diraih bertepat di hari ulang tahunnya.

SPORT | 2 Oktober 2022

Ini Hasil Lengkap Kejuaraan Vier World Arm Wrestling 2022

Atlet gulat tangan asal Korea Selatan (Korsel), Ju Minkyung tampil sebagai juara umum (king of table) kejuaraan Vier World Arm Wrestling 2022.

SPORT | 2 Oktober 2022

Vietnam Open: Dejan/Gloria Juara, Febriana/Amalia Runner-up

Dejan/Gloria menjuarai nomor ganda campuran sementara Febriana/Amalia menjadi runner-up ganda putri Vietnam Open 2022

SPORT | 2 Oktober 2022


TAG POPULER

# Jokowi tak salami kapolri


# Banjir Jakarta


# MTsN 19 Jakarta


# Tersangka Tragedi Kanjuruhan


# Mamat Alkatiri


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Harga Minyak Naik karena Pemotongan Produksi OPEC+

Harga Minyak Naik karena Pemotongan Produksi OPEC+

EKONOMI | 9 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings