Aplikasi Wagon Dorong Pedagang Warung Go Online

Aplikasi Wagon Dorong Pedagang Warung Go Online
Aplikasi Wagon ( Foto: Ist )
Herman / FMB Sabtu, 23 Desember 2017 | 12:02 WIB

Jakarta - Untuk membangun ekosistem industri teknologi keuangan atau financial technology (fintech) di Indonesia, Digital Artha Media (DAM) Corporation sebagai salah satu startup di Indonesia tengah mengembangkan sebuah aplikasi Wagon atau singkatan dari Warung Goes Online.

Managing Director DAM Corporation, Fanny Verona menyampaikan, Wagon merupakan platform yang dihadirkan untuk menjembatani online dan offline retail, yang ditujukan terutama bagi pedagang warung atau siapa saja yang tertarik untuk menjadi digital entrepreneur mandiri.

"Kita membangun aplikasi fintech ini untuk mengajak para pedagang warung menjadi digital entrepreneur. Aplikasi ini sudah kita hadirkan sejak satu bulan lalu, dan sekarang penggunanya sudah hampir 2.000 pedagang warung," kata Fanny Verona, di Jakarta, baru-baru ini.

Fanny menambahkan, setelah penggunanya mencapai 5.000 - 10.000, rencananya aplikasi Wagon baru akan diluncurkan secara resmi. Tahun depan, program sosialisasi untuk aplikasi tersebut juga akan semakin gencar dilakukan, bahkan hingga ke kota "tier-3".

Beberapa transaksi yang bisa dilayani menggunakan aplikasi Wagon antara lain transfer uang, pembayaran tagihan pembiayaan, pulsa, paket data internet, token listrik, TV berlangganan, belanja online, asuransi, iuran jaminan kesehatan, game voucher, bahkan untuk tiket perjalanan.

Saat ini produk-produk yang dikelola oleh DAM Corp seperti Mandiri e-cash dan Line Pay e-cash. Selain mengembangkan aplikasi Wagon, tahun depan DAM juga akan meluncurkan beberapa produk fintech lainnya seperti Indiepay untuk solusi dompet elektronik dan Indieprint untuk memudahkan proses mencetak dokumen berbasis cloud.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE