2 Kali Mangkir Panggilan, Polda Sumut Siap Jemput Paksa Pelaku Penganiaya Anak
INDEX

BISNIS-27 491.129 (6.19)   |   COMPOSITE 5612.42 (49.05)   |   DBX 1062.36 (-0.64)   |   I-GRADE 161.886 (2.05)   |   IDX30 478.794 (5.98)   |   IDX80 126.714 (1.36)   |   IDXBUMN20 355.426 (3.6)   |   IDXG30 131.028 (0.91)   |   IDXHIDIV20 432.126 (4.06)   |   IDXQ30 139.823 (1.88)   |   IDXSMC-COM 243.691 (1.17)   |   IDXSMC-LIQ 294.252 (2.73)   |   IDXV30 122.487 (1.93)   |   INFOBANK15 946.8 (16.1)   |   Investor33 412.464 (5.31)   |   ISSI 165.112 (0.72)   |   JII 597.802 (2.79)   |   JII70 206.187 (1.22)   |   KOMPAS100 1134.88 (12.89)   |   LQ45 883.061 (10.42)   |   MBX 1552.46 (15.74)   |   MNC36 308.511 (3.58)   |   PEFINDO25 308.232 (5.44)   |   SMInfra18 281.756 (1.89)   |   SRI-KEHATI 352.482 (4.61)   |  

2 Kali Mangkir Panggilan, Polda Sumut Siap Jemput Paksa Pelaku Penganiaya Anak

Selasa, 14 Mei 2019 | 19:43 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES

Medan, Beritasatu.com – Polda Sumatera Utara (Sumut) sejak Senin (13/5/2019) kemarin sudah melayangkan pemanggilan kedua terhadap dua tersangka pelaku penganiayaan pelajar SMA Shafiyyatulah Amaliah Medan, Cindy CS dan Syahyudi.

Terkait hal ini, pihak penyidik Subdit IV Renakta Polda Sumut akan mengeluarkan surat perintah membawa kedua tersangka tersebut untuk menjalani pemeriksaan. Hal ini diungkapkan kuasa hukum keluarga korban MHD, Saiful Anam, Selasa (14/5/2019).

“Tadi kami sudah mendapatkan informasi dari Kompol Hariyani Kanit 1 Subdit IV Renakta Polda Sumut, bahwa tersangka sudah dipanggil dua kali tapi tidak hadir, untuk itu akan dikeluarkan Surat Perintah membawa," kata Saiful Anam.

Ia menjelaskan, hal itu telah sesuai peraturan yang berlaku. Bila seorang tersangka tidak menghadiri panggilan penyidik hingga dua kali, maka dapat dilakukan penjemputan paksa. "Ya, info dari penyidik bahwa akan dikeluarkan surat penjemputan paksa sesuai dengan pasal 112 ayat 2 KUHAP " ujar Saiful Anam.

Lebih lanjut dikatakan Anam, kedua tersangka bisa terancam jemput paksa dan bisa langsung ditahan. Karena, menurut dia, unsur dugaan tindak pidana diskriminatif dan penganiyaan terhadap anak sesuai dengan Undang-undang (UU) Perlindungan Anak telah terpenuhi.

"Apalagi yang bersangkutan sudah dua kali mangkir dari panggilan polisi," tegas Saiful Anam.

Kasus penganiayaan ini terjadi pada Oktober 2018 lalu. Saat MHD dan teman-temannya dianggap tersangka yang pada saat itu berstatus guru, datang terlambat masuk kelas.

Tersangka Cindy memukul kaki MHD dengan menggunakan gagang sapu ijuk berkali-kali. Pelaku juga membenturkan korban ke dinding dan mencekik leher korban menggunakan dasi seragam sekolah korban.”Tak hanya Cindy, guru lainnya Syahyudi tanpa mengetahui jelas persoalannya, juga melakukan hal yang sama kepada MHD,” jelas Saiful Anam.
.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pengacara Anggap Eggi Sudjana Korban Politik

Eggi Sudjana dipandang sebagai korban politik.

NASIONAL | 14 Mei 2019

Polda Metro: Eggi Tidak Kooperatif

Awalnya, Eggi menolak menjalani pemeriksaan.

NASIONAL | 14 Mei 2019

Ratna Sarumpaet Sebut Inisiatif Konferensi Pers dari Prabowo

Ratna mengatakan tidak ada yang mengajaknya untuk ikut konferensi pers terkait penganiayaan dirinya.

NASIONAL | 14 Mei 2019

Densus Tangkap Delapan Terduga Teroris di Jateng

Densus 88 Mabes Polri menangkap delapan terduga teroris di sejumlah daerah di Jawa Tengah beberapa hari terakhir.

NASIONAL | 14 Mei 2019

Dituduh Adu Domba Polri-TNI, Iwan Klaim Tak Punya Motif

Tersangka membuat dan mengunggah sebuah video berdurasi 1.53 detik di akun Facebook miliknya.

NASIONAL | 14 Mei 2019

Ratna Sebut Publik Figur Boleh Bohong

Ratna menyatakan bahwa figur publik boleh melakukan kebohongan.

NASIONAL | 14 Mei 2019

Jika Diajak People Power, Pakar: Tolak Saja

Masyarakat diimbau untuk menolak jika diajak untuk mengikuti gerakan "people power" atau pengerahan kekuatan massa.

NASIONAL | 14 Mei 2019

Ratna Dinilai Tidak Konsisten Berikan Keterangan

Ratna Sarumpaet dianggap tidak konsisten dalam memberikan keterangan dalam persidangan.

NASIONAL | 14 Mei 2019

Polisi Jadwalkan Pemanggilan Kedua Permadi dan Lieus

Penyidik Badan Reserse Kriminal menjadwalkan pemanggilan kedua untuk politisi Permadi serta aktivis Lieus Sungkharisma pada Jumat (17/5/2019).

NASIONAL | 14 Mei 2019

Ramadan Bulan untuk Kuatkan Daya Rekat Persaudaraan

Makna jihad adalah memperjuangkan nilai Islam berupa perdamaian, kesejahteraan, dan keadilan.

NASIONAL | 14 Mei 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS