Kapal Tenggelam di Sumenep, Korban Tewas Jadi 19 Orang
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Kapal Tenggelam di Sumenep, Korban Tewas Jadi 19 Orang

Rabu, 19 Juni 2019 | 11:11 WIB
Oleh : Aries Sudiono / LES

Surabaya, Beritasatu.com - Tim SAR gabungan, hingga Rabu (19/6) pagi tadi telah mengevakuasi sebanyak 19 korban tewas dari kapal motor Amin Jaya yang tenggelam di perairan Sumenep, Jawa Timur, Senin (17/6). Satu korban terakhir yang ditemukan adalah jasad perempuan di kawasan Pelabuhan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Madura, sekitar pukul 06.46 WIB.

“Ini adalah jenazah korban kedua yang ditemukan pada pagi ini,” ungkap Kepala Humas Basarnas Kota Surabaya Tholib Mahameru.

Menurut dia, temuan korban tersebut berasal dari informasi masyarakat. "Pada sekitar pukul 05.43 WIB tadi pagi, tim SAR gabungan mengevakuasi satu jenazah anak laki-laki di pantai Bicabbi, Kecamatan Dungkek, Sumenep. Kemudian mengevakuasi jenazah seorang perempuan di kawasan Pelabuhan Dungkek Sumenep pada sekitar pukul 06.46 WIB, semuanya berkat informasi dari masyarakat sekitar," ujarnya.

Kapal kayu yang dinakhodai Arim itu awalnya berangkat dari Pulau Gua gua, Kecamatan Raas, Sumenep menuju ke Pelabuhan Kalianget. Kapal tersebut terguling dan akhirnya tenggelam seteah dihantam ombak saat melintas di perairan antara Pulau Sapudi dan Pulau Giliyang, Senin petang.

Awalnya diinformasikan kapal tersebut berisi 40-an orang, dengan 29 korban diselamatkan oleh nelayan dan tim SAR, dua korban tewas, dan 11 hilang. Namun dengan temuan 19 korban tewas, diyakini kapal tersebut berpenumpang 60 orag termasuk anak buah kapal.

“Kapal motor dari kayu itu tidak memiliki manifest (daftar penumpang). Namun jika mengacu pada fakta yang ada, jumlah penumpang selamat ada 39 orang, yang meninggal 17 orang dan yang masih dalam pencarian sekitar tiga hingga empat orang. Sehingga total jumlah penumpang kemungkinan ada 59-60 orang termasuk dua orang anak buah kapal (ABK) dan seorang nakhoda,” ujar Kapolres Sumenep AKBP Muslimin, Selasa (18/6) malam.

Ia menjelaskan, sebelumnya dilaporkan ada 29 orang yang selamat. Namun jumlah penumpang selamat sudah bertambah jadi 39 orang. Sedangkan korban tewas dikirim ke RS Bhayangkara Polda Jatim untuk diidentifikasi oleh tim DVI. Setelah itu, jenazah korban dkirim ke alamat rumah duka masing-masing setelah dipastikan identitasnya.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menjelaskan, satu korban yang dtemukan pukul 05.00 WIB pagi tadi diketahui atas nama Rehan (5) diterima pihak RSUD Dr H Moh Anwar sekitar pukul 08.30 WIB.

Frans Barung memastikan, proses pencarian terhadap para korban yang dinyatakan hilang masih terus dilakukan. Seluruh tim gabungan masih terus menyisir wilayah perairan Giliyang secara hati-hati karena ketinggian ombak di lokasi pencarian mencapai 2-3 meter.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Malioboro Bebas Kendaraan, Beri Ruang Publik yang Lebih Harmonis

Uji coba kawasan Malioboro menjadi semi pendestrian membuat ruang transaksi dan interaksi tempat bertemu lebih besar.

NASIONAL | 19 Juni 2019

1.514 Peserta dari 3.784 Pendaftar di Sumut Lulus PPDB SMA

Ada tiga peserta lolos dengan perolehan nilai tertinggi.

NASIONAL | 19 Juni 2019

SOS Minta KPK dan KY Turut Awasi Pengadilan Kasus Pengaturan Skor

Saran ini dikatakan Akmal menanggapi jalannya lanjutan persidangan dengan terdakwa Joko Driyono di PN Jaksel, Selasa (18/6/2019).

NASIONAL | 19 Juni 2019

Masalah PPDB Muncul karena Pemda Tak Jalankan Permendikbud

Menurut Muchlis Rantoni, dinas pendidikan daerah menerjemahkan Permendikbud tidak dengan semestinya. Hal ini terkait dengan kuota zonasi 90 persen.

NASIONAL | 19 Juni 2019

Operasi Bibir Sumbing, Khitanan Massal Hingga Pengobatan Gratis

Bahkti sosial yang dilakukan Polda Kalbar dan Kodam XII Tanjungpura dalam rangka HUT Bhayangkara untuk membantu masyarakat Kalbar meningkatkan kualitas hidup.

NASIONAL | 19 Juni 2019

PPDB di Kabupaten Kepahiang Digelar Awal Juli 2019

Hal ini terjadi karena pihak sekolah terlambat mendata jumlah siswa baru yang akan diterima di masing-masing sekolah.

NASIONAL | 19 Juni 2019

Kebijakan Moratorium dan Alokasi Hutan untuk Rakyat Dapat Perhatian Forum APWF di Korsel

Kebijakan moratorium dapat dilaksanakan dalam jangka waktu yang lama dan sampai diperpanjang beberapa kali, bahkan ada wacana untuk menjadikannya permanen.

NASIONAL | 19 Juni 2019

Tiga Napi yang Kabur dari Rutan Sungaipenuh Tertangkap di Riau

Penangkapan tiga orang napi yang kabur dari Rutan Sungaipenuh, Jambi itu dilakukan satuan gabungan Reskrim Polda Jambi, Polres Kerinci, dan Polres Bengkalis.

NASIONAL | 19 Juni 2019

KKP Kembali Tangkap Kapal Ilegal Malaysia

Jumlah KIA yang berhasil ditangkap KKP pada Januari-Juni 2019 menjadi total 34 KIA, yang terdiri dari 15 kapal Vietnam, 15 kapal Malaysia, dan 4 kapal Filipina.

NASIONAL | 19 Juni 2019

142 Warga Bengkulu Positif DBD, 3 Meninggal

Penderita DBD ini pada umumnya ditemukan di kawasan permukiman yang padat penduduk dan kondisi lingkungan kurang terjaga dengan baik.

NASIONAL | 19 Juni 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS