Pelemparan Molotov di LBH Medan, Diduga Terkait Perkara
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Pelemparan Molotov di LBH Medan, Diduga Terkait Perkara

Senin, 21 Oktober 2019 | 11:51 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / LES

Medan, Beritasatu.com - Aksi teror pelemparan bom molotov di Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jalan Hindu Medan, Sumatera Utara (Sumut), diduga berkaitan perkara hukum yang sedang ditangani. Oleh karena itu, aparat kepolisian diminta dapat mengusut tuntas kasus di balik aksi teror tersebut.

"Banyak bantuan hukum dari perkara menyangkut hak azasi manusia yang sedang ditangani. Kita minta polisi dapat segera mengungkap dalang di balik aksi teror di Kantor LBH Medan, 19 Oktober 2019 kemarin," ujar Direktur LBH Medan, Ismail Lubis di Medan, Senin (21/10/2019).

Ismail mengungkapkan, sebelum aksi teror pelemparan molotov tersebut, pihak LBH Medan mengaku mendapatkan telepon gelap dari nomor tak dikenal. Bahkan, ada orang tak dikenal (OTK) yang menghubungi nomor HP dan kantor pihak LBH Medan dengan menggunakan nomor dari luar negeri.

"Aksi teror ini sudah dilaporkan ke Polrestabes Medan. Polisi juga mengamankan closed circuit television (CCTV). Semoga kasus ini segeta terungkap, sehingga motif di balik kejadian dari pihak yang terlibat, bisa dituntaskan," katanya.

Wakil Direktur LBH Medan, Irvan Saputra menyampaikan, pihaknya menghormati proses penyelidikan polisi yang sedang berjalan, dan tidak ingin melampaui kewenangan penyelidikan polisi. "Kalau dibilang terkait kasus yang dipegang, kami menduga kemungkinan itu ada. Tapi kami tidak bisa menyampaikan itu secara langsung, karena harus menghormati hukum yang saat ini sedang berproses. Bagi kami, ini merupakan aksi teror yang mengganggu situasi kamtibmas di Medan," jelasnya.

Sementara itu, pejabat sementara Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Eko Hartanto menyampaikan, pihaknya masih menyelidiki pelemparan molotov di Kantor LBH Medan. Dalam kasus ini, polisi mengorek keterangan sejumlah warga termasuk pihak dari LBH Medan. "Motif pelemparan molotov ini masih dalam penyelidikan. Kita juga masih memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Pelaku diduga lebih dari satu orang. Sejumlah saksi juga dimintai keterangan. Cepat atau lambat, kasus ini akan terungkap," sebutnya.

Diketahui, pada Sabtu (19/10) dini hari lalu terjadi pelemparan bom molotov ke kantor LBH Medan. Bom molotov yang terbakar api ini tak sempat membakar gedung kantor tersebut. Kejadian yang menghebohkan ini membuat polisi turun ke lokasi. Waka Polda Sumut Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, pejabat sementara (Pjs) Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Eko Hartanto dan lainnya turun ke lapangan meninjau lokasi.

Dalam penyelidikan itu, polisi mengambil keterangan dari sejumlah warga di lokasi kejadian. Selain itu, polisi mengamankan CCTV.

"Diduga, ada pihak yang ingin mencari sensasi di tengah suasana kondusif di Kota Medan. Molotov itu dilempar ke bagian lantai dua," kata Eko.

Ia meminta masyarakat supaya tetap tenang menyusul kejadian itu. Polisi akan mengungkap kasus pelemparan molotov, di mana pelakunya diduga lebih dari satu orang.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pelantikan Presiden Berjalan Lancar, IPW Apresiasi TNI dan Polri

Keberhasilan pengamananpelantikan presiden ini tak terlepas dari kerja sama dan koordinasi yang tinggi di jajaran aparat keamanan.

NASIONAL | 21 Oktober 2019

Status Gunung Tangkuban Parahu Turun ke Level Normal

Penurunan status tersebut merupakan hasil evaluasi yang dilakukan pihaknya dengan mengacu terhadap potensi ancaman bahaya Tangkuban Parahu.

NASIONAL | 21 Oktober 2019

Asap Mendadak Tebal di Kota Jambi

Pantauan SP di Kota Jambi, Senin pukul 08.30 WIB, asap tampak tebal dan membatasi jarak pandang hingga 1,5 kilometer.

NASIONAL | 21 Oktober 2019

Tak Antusias Ditelepon Istana, M Nasir Cerita Pengalaman Jadi Menristekdikti

Nasir menuturkan, awal ditunjuk menjadi Menteri Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menrsitekdikti) bermula dari telpon nomor tak dikenal yang menghubunginya.

NASIONAL | 21 Oktober 2019

PN Jaksel Gelar Sidang Praperadilan Imam Nahrawi Hari Ini

Sidang perdana praperadilan Imam ini akan dipimpin oleh Hakim Tunggal Elfian.

NASIONAL | 21 Oktober 2019

Orang Yang Jadi Jaksa Agung Harus Non Partisan

Orang yang jadi Jaksa Agung harus non partisan.

NASIONAL | 21 Oktober 2019

BTP Doakan Periode Kedua Presiden Jokowi Berjalan Lancar

Basuki mendoakan cita-cita Presiden Jokowi untuk membangun negeri bisa terwujud.

NASIONAL | 21 Oktober 2019

Konser Musik Sambut Hari Pelantikan

Memasuki hari terakhir penyelenggaraannya pada Minggu (20/10/2019) antusiasme masyarakat yang tinggi membuat suasana menjadi semakin ramai.

NASIONAL | 20 Oktober 2019

Presiden Jokowi Diharapkan Bisa Jaga Pertumbuhan Ekonomi dan Stabilitas Nasional

Di periode pertama, ekonomi bergerak maju, saya merasakan, tetapi sosial politik banyak gejolak.

NASIONAL | 20 Oktober 2019

Ketum Hipmi: Pidato Presiden Jokowi Mengejutkan

Dari awal pidato hingga akhir, Jokowi berbicara soal tantangan perekonomian dengan terminologi dan ilustrasi yang milenial sekali.

NASIONAL | 20 Oktober 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS