Inovasi Perpusnas Jadi Ikon Peradaban dan Ilmu Pengetahuan
INDEX

BISNIS-27 503.6 (2.5)   |   COMPOSITE 5652.76 (48.27)   |   DBX 1032.04 (3.25)   |   I-GRADE 164.451 (1.87)   |   IDX30 490.95 (3.33)   |   IDX80 128.766 (0.95)   |   IDXBUMN20 358.484 (4.17)   |   IDXG30 133.521 (0.92)   |   IDXHIDIV20 437.723 (3.27)   |   IDXQ30 142.408 (1.41)   |   IDXSMC-COM 239.978 (2.77)   |   IDXSMC-LIQ 292.98 (3.3)   |   IDXV30 120.747 (2.08)   |   INFOBANK15 969.323 (8.87)   |   Investor33 424.184 (2.73)   |   ISSI 165.497 (1.49)   |   JII 607.992 (3.57)   |   JII70 207.954 (1.77)   |   KOMPAS100 1151.81 (10.08)   |   LQ45 901.663 (6.22)   |   MBX 1571.94 (14.64)   |   MNC36 316.426 (2.22)   |   PEFINDO25 300.975 (9.54)   |   SMInfra18 283.853 (1.3)   |   SRI-KEHATI 362.321 (2.15)   |  

Inovasi Perpusnas Jadi Ikon Peradaban dan Ilmu Pengetahuan

Sabtu, 7 Desember 2019 | 21:46 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / LES

Jakarta, Beritasatu.com - Perpustakaan Nasional (Perpusnas) memiliki peran strategis dalam upaya peningkatan literasi masyarakat Indonesia. Tujuannya agar masyarakat memiliki pengetahuan untuk meningkatkan kualitas dirinya, dan meningkatkan taraf hidupnya.

Oleh karena itu, Perpusnas terus berinovasi. Komitmen ini diwujudkan dalam berbagai bentuk strategi khususnya untuk meningkatkan budaya literasi masyarakat Indonesia dan bentuk nyatanya sekarang bisa dirasakan lewat pelayanan secara terbuka kepada seluruh masyarakat lewat akses secara digital.

Perjalanan Perpusnas dalam memberikan sumbangsih pada negeri ini, kini dijabarkan dalam sebuah buku dengan judul Perpustakaan Nasional: “Ikon Peradaban dan Ilmu Pengetahuan”.

Kepala Perpustakaan Nasional, Muhammad Syarif Bando mengatakan buku ini diluncurkan dalam dua bahasa, agar masyarakat mengenal kiprah Perpustakaan Nasional. Dalam buku ini dijabarkan tentang peran Perpusnas sebagai lembaga pelestarian warisan budaya literasi bangsa. Buku ini juga memuat kisah para founding fathers bangsa Indonesia tentang kecintaan membaca buku, kisah para pegiat literasi pada masa lampau, serta tulisan ringkas sebuah naskah kuno yang telah mendapat pengakuan dunia sebagai Ingatan Dunia/Memory of The World.

“Ini menunjukkan arti penting membaca dan betapa bangsa Indonesia sangat kaya dengan warisan literasi yang mencerminkan karakter masyarakat Nusantara yang unik dan beragam,” kata Kepala Perpusnas RI, Muhammad Syarif Bando dalam keterangannya Sabtu (7/12/2019).

Menurutnya, Buku Perpustakaan Nasional sebagai Ikon Peradaban dan Ilmu Pengetahuan ini didedikasikan sebagai salah satu media sosialisasi peran strategis Perpusnas dalam upaya peningkatan literasi masyarakat Indonesia guna meningkatkan kualitas dirinya agar mampu meningkatkan taraf hidupnya.

“Termasuk kiprah kegiatan dan inovasi yang telah dilakukan Perpusnas, khususnya pada tiga tahun terakhir dalam mewujudkan layanan pengetahuan, informasi nasional-global, budaya literasi universal berbasis TIK dan inklusi sosial,” katanya.

Peluncuran buku ini juga disertai acara diskusi panel menghadirkan narasumber, antara lain penulis buku Ikon Peradaban dan Ilmu Pengetahuan, Maya Fransiska, Direktur Eksekutif Serikat Perusahaan Pers (SPS), Asmono Wikan, dan Jadi Suriadi dari Wellbeing Institute dengan moderatornya Kepala Biro Hukum dan Perencanaan Perpusnas DR Joko Santoso.

Menurut Muhammad Syarif Bando, Perpustakaan merupakan elemen sentral suatu bangsa dalam upaya peningkatan literasi masyarakatnya karena perpustakaan memiliki modal terhadap akses informasi, teknologi informasi dan komunikasi, serta budaya universal. Hal ini disampaikan oleh International Federation of Library Association and Institution (IFLA dalam advokasinya kepada PBB sebagai upaya melibatkan perpustakaan dalam proses mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goal's (SDG's) periode 2015-2030.

Oleh dasar tersebut, PBB kemudian menetapkan bahwa tujuh dari 17 agenda SDG's melibatkan perpustakaan dengan layanan berbasis inklusi sosial sebagai salah satu instrumen strategis lintas sektor. Tiga skala prioritas telah ditetapkan Perpustakaan Nasional RI (Perpusnas) untuk membantu pemerintah mewujudkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) IV periode 2020-2024 sebagai kontribusi Indonesia dalam mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB, yakni literasi informasi terapan dan inklusif pendampingan masyarakat untuk literasi informasi, serta pemerataan layanan perpustakaan berbasis inklusi sosial.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BNPB Harapkan Presiden Segera Keluarkan Inpres Penanggulangan Bencana

BNPB mengharapkan Presiden Joko Widodo segera mengeluarkan Inpres terkait kewajiban kabupaten/kota untuk membuat rencana darurat dalam penanggulangan bencana.

NASIONAL | 7 Desember 2019

Pertamina MOR IV Kembangkan Mangrove Edupark untuk Selamatkan Pesisir Semarang

“Penyaluran program CSR ini merupakan bentuk komitmen Pertamina untuk terus melestarikan lingkungan dan memberdayakan masyarakat," tambah Iin.

NASIONAL | 7 Desember 2019

Sportsfest Akbar Hadir di Yogyakarta

Kompetisi balap sepeda dalam skala lokal, nasional, hingga internasional kini menjadi ajang yang dinantikan.

NASIONAL | 7 Desember 2019

Ganjar Ancam Cabut Izin Sekolah yang Gaji Guru di Bawah UMK

Ganjar Pranowo siap mencabut izin sekolah swasta yang memberikan gaji guru honorer di bawah UMK.

NASIONAL | 7 Desember 2019

Pelaksanaan BPJS Dinilai Tak Sejiwa dengan Konstitusi

Menurut Azmi Syahputra, persoalan BPJS sekarang terjadi karena ada aturan yang dilanggar.

NASIONAL | 7 Desember 2019

KAI Bangun Jembatan Sementara di Jalur KA Sukabumi-Bogor

Jembatan sementara dibangun di Kampung Cicewol, Kabupaten Sukabumi, Jabar, pascalongsor yang menggerus jalur perlintasan Kereta Api Pangrango Sukabumi-Bogor.

NASIONAL | 7 Desember 2019

"Half Time" Membantu Orang Memasuki Fase Kedua Kehidupan

Ada yang berperan ganda, tetap menjalankan karier atau pekerjaan lamanya, sekaligus melakukan peran baru yang Tuhan tunjukkan.

NASIONAL | 7 Desember 2019

Menaker Dorong Peran Perempuan di Industri Ekonomi Kreatif

Industri ekonomi kreatif mampu menyerap sebanyak 41.340 tenaga kerja.

NASIONAL | 7 Desember 2019

22.985 Babi Mati di Sumut Akibat Hog Cholera

"Kami masih terus melakukan sosialisasi, penguburan tetap terhadap bangkai babi," kata Mulkan Harahap.

NASIONAL | 7 Desember 2019

Jelang Akhir Tahun, Kemhub Gelar Uji Petik di 51 Pelabuhan

Uji petik mencapai hampir 1.300 kapal.

NASIONAL | 7 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS