KKP Ringkus Kapal Nelayan Asing Bawa Ikan Tuna 500 Kg di Laut Sulawesi
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

KKP Ringkus Kapal Nelayan Asing Bawa Ikan Tuna 500 Kg di Laut Sulawesi

Kamis, 30 Januari 2020 | 20:06 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Ditjen PSDKP) menangkap kapal asing ilegal berbendera Filipina M/BCA Marian yang melakukan kegiatan penangkapan ikan di wilayah pengelolaan perikanan (WPP) 716, di perairan Laut Sulawesi, pada Rabu (29/1/2020).

“Kapal tersebut melakukan kegiatan penangkapan tanpa dilengkapi dengan dokumen perizinan yang sah” jelas Nilanto Perbowo, Plt Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan di Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Penangkapan kapal tersebut dilakukan oleh kapal pengawas perikanan Hiu 15 milik KKP. Pada saat ditangkap, kapal pamboat yang dinakhodai oleh Arnil berkewarganegaraan Filipina dan 2 ABK lainnya tersebut sedang melakukan kegiatan penangkapan ikan di wilayah perairan zona ekonomi eksklusif Indonesia (ZEEI) Laut Sulawesi. “Bersama kapal tersebut turut diamankan barang bukti hasil tindak pidana perikanan yang dilakukan oleh kapal tersebut, yakni ikan tuna sebanyak 500 kilogram”, tambah Nilanto.

Lebih lanjut, Nilanto menegaskan, penangkapan kapal ilegal ini merupakan bentuk komitmen KKP dalam upaya memberantas illegal fishing di WPP. “Kami tetap konsistensi untuk melaksanakan arahan pimpinan, menjaga kedaulatan pengelolaan sumber daya perikanan di WPP Republik Indonesia”, sambung Nilanto.

Direktur Pemantauan dan Operasi Armada Pung Nugroho Saksono menjelaskan, illegal fishing yang terjadi di perairan Sulawesi ini memang modus operandinya berbeda dengan yang terjadi di Natuna atau Arafura. Kapal-kapal perikanan yang dipergunakan umumnya adalah pamboat yang berukuran relatif kecil, namun kapal tersebut biasanya beroperasi dengan kapal penampung yang menunggu di perbatasan.

“Jadi jangan lihat ukuran kapalnya yang kecil, karena kapal pamboat ini sebenarnya produktif untuk menangkap ikan tuna, sangat efisien sekali, dan mereka beroperasi secara masif dengan dukungan kapal penampung yang biasanya stand by di wilayah perbatasan”, papar Ipung.

Kapal berbendera Filipina ini merupakan kapal kedelapan yang ditangkap di era kepemimpinan Menteri KKP Edhy Prabowo. Sebelumnya Ditjen PSDKP-KKP telah menangkap tujuh kapal perikanan ilegal dengan rincian 3 kapal berbendera Vietnam, 3 kapal berbendera Filipina dan 1 kapal berbendera Malaysia.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Penipu Putri Lolowah dari Saudi adalah Ibu dan Anak

AH telah ditangkap di Kuningan, Jakarta Selatan, sementara ibunya masih buron.

NASIONAL | 30 Januari 2020

Polisi Anggota Sabhara Coba Bunuh Diri di Medan

Bripda AP dalam kondisi masih sadarkan diri dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan. Korban mengalami luka patah di bagian kaki dan pinggang.

NASIONAL | 30 Januari 2020

Aspri Imam Nahrawi Didakwa Terima Suap Rp 20 Miliar

Perbuatan ini dilakukan Miftahul bersama-sama dengan Imam Nahrawi.

NASIONAL | 30 Januari 2020

Panja Akan Dalami Siapa yang Ambil Untung dari Kerugian Jiwasraya

Menurut Baidlowi, produk Jiwasraya JS Saving Plan mirip skema Ponzi.

NASIONAL | 30 Januari 2020

Bandara Internasional Yogyakarta Dorong Pertumbuhan Ekonomi DIY

Perekonomian nasional dan DIY akan menghadapi tantangan kondisi perekonomian dunia yang tetap masih lesu.

NASIONAL | 30 Januari 2020

Polrestabes Medan Tangkap Jaringan Narkoba Malaysia-Aceh-Medan

Penangkapan itu berkat laporan masyarakat tentang adanya transaksi narkoba.

NASIONAL | 30 Januari 2020

Evakuasi Belum Pasti, Pemerintah Pasok Logistik ke Wuhan

Indonesia masih terhambat mengevakuasi warganya karena alasan wilayah Wuhan yang terisolasi.

NASIONAL | 30 Januari 2020

Sulitkan Petani Dapatkan Pupuk Subsidi, Anggota DPR Minta Moratorium Kartu Tani

Pembuat kebijakan hendaknya turun kebawah melihat fakta dan kenyataan di lapangan bagaimana kondisi petani yang sesungguhnya.

NASIONAL | 30 Januari 2020

WNA Asal Tiongkok di Sumut Didata Pemprov Sumut

Pendataan ini dianggap penting untuk mewujudkan koodinasi satu pintu dalam penanganan pencegahan penyebaran virus korona.

NASIONAL | 30 Januari 2020

Camat dan Sekcam Langkat Terjaring OTT Polda Sumut

Berkas itu terkait surat permohonan maupun rekomendasi izin dalam mendirikan bangunan.

NASIONAL | 30 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS