Penambangan Emas Ilegal, Polda Banten Kantongi 4 Nama Calon Tersangka
INDEX

BISNIS-27 447.461 (-0.09)   |   COMPOSITE 5059.22 (7.12)   |   DBX 933.73 (1.89)   |   I-GRADE 135.366 (-0.03)   |   IDX30 427.201 (-0.77)   |   IDX80 111.513 (-0.18)   |   IDXBUMN20 284.629 (-0.73)   |   IDXG30 118.405 (-0.11)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-0.56)   |   IDXQ30 125.347 (-0.34)   |   IDXSMC-COM 215.54 (0.35)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-0.22)   |   IDXV30 105.043 (0.14)   |   INFOBANK15 803.622 (3.84)   |   Investor33 371.182 (0.57)   |   ISSI 148.056 (-0.09)   |   JII 539.107 (-2.51)   |   JII70 182.679 (-0.65)   |   KOMPAS100 996.599 (0.43)   |   LQ45 780.316 (-0.76)   |   MBX 1404.61 (1.86)   |   MNC36 278.843 (0.35)   |   PEFINDO25 265.576 (-2.08)   |   SMInfra18 242.356 (-1.23)   |   SRI-KEHATI 313.434 (0.56)   |  

Penambangan Emas Ilegal, Polda Banten Kantongi 4 Nama Calon Tersangka

Senin, 3 Februari 2020 | 20:15 WIB
Oleh : Laurens Dami / LES

Serang, Beritasatu.com - Sebanyak empat nama calon tersangka dalam kasus penambangan emas ilegal di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) disebut telah dikantongi oleh penyidik Polda Banten. Penyidik Subdit IV Tindak Pidana Tipiter Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten akan menetapkan empat pemilik tempat pengolahan emas tersebut resmi sebagai menjadi tersangka dalam pekan ini.

Polda Banten berjanji akan melakukan gelar perkara dan selanjutnya menetapkan tersangka kasus penambangan emas tanpa izin (PETI) atau penambangan emas ilegal pada pekan ini. Berdasarkan informasi dari Polda Banten, keempat tersangka tersebut masing-masing berinisial JL, ES, SY, dan TA. Keempat tersangka memiliki tempat pengolahan emas.

Keempat calon tersangka tersebut yakni JL, memiliki tempat pengolahan emas di Desa Luhurjaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak. Kemudian ES memiliki lokasi pengolahan emas di Kampung Banjarsari, Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak. Sedangkan SY dan TA di daerah Cipanas, Kabupaten Lebak. Diketahui, tempat pengelolaan emas milik keempat calon tersangka tersebut telah didatangi oleh tim dari Bareskrim Polri dan Subdit IV Tipiter Ditreskrimsus Polda Banten, pada 9 Januari lalu.

Pascabanjir bandang di Lebak, keempat lokasi pengolahan emas tersebut memang tidak beroperasi. Namun, pada saat tim Satuan Tugas (Satgas) Polda Banten, TNI, dan dinas terkait melakukan penyisiran beberapa waktu lalu, petugas menemukan barang bukti berupa mesin tromol atau glundung yang digunakan untuk mengelola emas. Mesin tersebut jumlahnya bisa mencapai ratusan unit. Mesin tersebut juga menjadi salah satu barang bukti yang disita oleh penyidik Polda Banten.

Kasubdit IV Tipiter Ditreskrimsus Polda Banten AKBP Joko Winarto, Senin (3/2) mengakui, ada empat calon tersangka yang sudah dikantongi penyidik dalam kasus penambangan ilegal di kawasan TNGHS. Namun, ia tidak memastikan kapan dilakukan gelar perkara sekaligus penetapan tersangka terhadap empat orang tersebut.

“Iya benar, keempatnya merupakan pemilik tempat pengolahan emas,” ujarnya.

Kendati sudah ada calon tersangka, namun para calon tersangka tersebut belum pernah diperiksa oleh penyidik Polda Banten. Diduga, keempat calon tersangka tersebut sudah kabur meninggalkan rumah sejak banjir bandang menerjang sejumlah kecamatan di Kabupaten Lebak tersebut.

“Kami sudah mendatangi rumah mereka, namun sudah kosong. Kami masih mencari. Pokoknya kami akan mencari sampai dapat. Kalau belum ketemu, yah nanti ditetapkan sebagai DPO (daftar pencarian orang),” ujar Joko.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Hadapi Era Digital, Rupbasan Pangkalpinang Siapkan ASN Adaptif Teknologi

Rupbasan Pangkal Pinang juga mencoba mengenalkan QR Code untuk sistem pengecekan barang sitaan

NASIONAL | 3 Februari 2020

Pegawai KPK Kenang Jasa Gus Sholah dalam Pemberantasan Korupsi

Indonesia telah kehilangan tokoh nasional, bapak bangsa dan sosok negarawan yang juga berjasa dalam pemberantasan korupsi.

NASIONAL | 3 Februari 2020

Resmikan Turnamen KKS, Walkot Semarang Dukung Kegiatan Guyub

Resmikan Turnamen KKS Wali Kota 2020, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dukung kegiatan masyarakat yang bersifat kekeluargaan.

NASIONAL | 3 Februari 2020

Sistem Peringatan Dini Longsor Perlu Diperkuat

Ancaman longsor kategori sedang tinggi terdapat di 441 kabupaten/kota dengan jumlah penduduk 40,9 juta jiwa.

NASIONAL | 3 Februari 2020

Komisaris Dealer Mobil Mewah Didakwa Suap Pejabat Ditjen Pajak

Suap itu diberikan Darwin agar keempat petugas pajak tersebut menyetujui permohonan restitusi pajak sebesar Rp 7,7 miliar.

NASIONAL | 3 Februari 2020

Polri Awasi Ketat Kepulangan 600 WNI Eks ISIS

Polri melaksanakan verifikasi dan profiling terhadap eks ISIS itu apakah mereka benar WNI.

NASIONAL | 3 Februari 2020

Pemerintah Siapkan Rp 1,9 T untuk Penanganan Bencana Longsor dan Banjir

Pemerintah siapkan Rp 1,9 triliun untuk program penanganan banjir dan longsor dengan pendekatan vegetatif.

NASIONAL | 3 Februari 2020

Wapres Minta Dunia Kampus Perbanyak Riset

Kampus bertugas membantu pemerintah mencari hingga melaksanakan sistem ekonomi yang bisa menurunkan kesenjangan antara kota dengan desa.

NASIONAL | 3 Februari 2020

Siti Badriah Diperiksa Soal Kasus Investasi Bodong MeMiles

Siti yang berada dalam ruang pemeriksaan hampir dua jam dicecar 28 pertanyaan terkait keterlibatannya di MeMiles.

NASIONAL | 3 Februari 2020

Pengadilan Tipikor Tolak Keberatan Terdakwa Suap Impor Bawang

Mantan politisi PDIP Nyoman Dhamantra adalah terdakwa suap sebesar Rp 2 miliar dari Afung Dody Wahyudi dan Zulfikar terkait pengurusan impor bawang putih.

NASIONAL | 3 Februari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS