3 Tersangka Sisir Sungai Sempor Digunduli, Polda DIY Telusuri Kesalahan
INDEX

BISNIS-27 503.122 (0)   |   COMPOSITE 5724.74 (0)   |   DBX 1066.46 (0)   |   I-GRADE 161.886 (4.37)   |   IDX30 491.004 (0)   |   IDX80 126.714 (3.02)   |   IDXBUMN20 355.426 (9.57)   |   IDXG30 131.028 (2.32)   |   IDXHIDIV20 432.126 (9.85)   |   IDXQ30 139.823 (3.69)   |   IDXSMC-COM 243.691 (3.69)   |   IDXSMC-LIQ 294.252 (6.8)   |   IDXV30 122.487 (4.61)   |   INFOBANK15 976.214 (0)   |   Investor33 412.464 (10.19)   |   ISSI 167.54 (0)   |   JII 607.336 (0)   |   JII70 206.187 (3.44)   |   KOMPAS100 1162.4 (0)   |   LQ45 883.061 (21.77)   |   MBX 1587.29 (0)   |   MNC36 308.511 (7.09)   |   PEFINDO25 317.232 (0)   |   SMInfra18 287.626 (0)   |   SRI-KEHATI 361.444 (0)   |  

3 Tersangka Sisir Sungai Sempor Digunduli, Polda DIY Telusuri Kesalahan

Rabu, 26 Februari 2020 | 20:29 WIB
Oleh : Fuska Sani Evani / LES

Yogyakarta, Beritasatu.com - PB PGRI mengkritik perlakuan polisi terhadap tiga tersangka tragedi sisir Sunai Sempor yang menewaskan 10 siswa SMPN 1 Turi, Sleman, DIY. Penampilan ketiganya yang digunduli dengan memakai baju tahanan mengundang organisasi guru tersebut berkomentar melalui media sosial.

Akun @PBPGRI_OFFICIAL yang diunggah pada Selasa, 25 Februari 2020 menuliskan, “Mereka (tersangka) memang salah, tapi program Pramuka itu legal dan jadi agenda pendidikan. Jangan ulangi lagi! Sebelum semua guru turun”. Admin twitter itu menuliskan, kegiatan bersifat outdoor di tengah cuaca seperti itu memang tak dapat dibenarkan, apalagi sampai merenggut nyawa siswa. PB PGRI sepakat para tersangka itu wajib diproses.

Tiga pembina pramuka yakni IYA, R, dan DS dianggap paling bersalah karena menentukan lokasi sungai, serta tidak mempersiapkan acara dengan matang. Ketua PGRI DIY Kadarmanta Baskara Aji juga meminta masyarakat menghormati sikap PB PGRI, dan mau menunggu proses hukum yang berjalan. “Sikap PGRI DIY, tetap akan memberi pendampingan hukum kepada tiga tersangka tersebut,” katanya Rabu (26/2/2020).

Kadarmanta mengatakan, pada prinsipnya PGRI mengharapkan supaya persoalan tersebut tidak perlu berlanjut yang justru menjadi kontraproduktif. "Saya tidak tahu pasti prosedur, SOP-nya seperti apa. Tetapi kalau memang banyak yang keberatan dengan hal itu, saya kira nanti kepolisian akan melakukan koreksi terhadap hal itu," ucapnya.

Ia juga menekankan agar semua menghormati proses hukum, namun Polisi juga harus mau mengevaluasi perlakuan kepada para guru tersebut. Pendapat yang sama juga dilontarkan Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana. Dia menilai, proses penyelidikan oleh aparat yang berwenang dan berlanjut pada proses hukum serta penggundulan para tersangka, jika memang berlaku untuk semua tersangka, agar bisa menjadi pelajaran dan tidak mengulang kejadian. "Di sisi lain, kami mohon agar proses hukum dilakukan secara adil sesuai dengan kaidah hukum yang berlaku di negara ini," katanya.

Huda menegaskan, mereka menjalani proses hukum atas kelalaian mereka, tetapi semestinya tetap diperlakukan secara wajar sebagaimana orang yang menjalani proses hukum dan tetap harus mendapatkan bantuan hukum.

Propam
Sementara itu, menurut Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yuliyanto, Propam Polda DIY langsung melakukan pemeriksaan di Polres Sleman untuk mengetahui pelanggaran yang dilakukan oleh anggota. “Jika nanti terbukti ada pelanggaran maka akan dilakukan tindakan kepada petugas yang menyalahi aturan,” ujarnya.

Yuliyanto mengatakan, guna menyikapi protes tentang tersangka kasus susur sungai yang gundul, ia dan jawatannya akan melakukan penyelidikan yang dilakukan oleh Propam Polda DIY untuk menentukan apakah ada pelanggaran yang dilakukan oleh anggotanya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Waspadai Penyebaran Covid-19 Gelombang Kedua

Setelah eskalasi tinggi di Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok, kini penyebarannya mulai merambah ke banyak negara.

NASIONAL | 26 Februari 2020

Ketua DPR Minta Pemerintah Cermati Virus Covid-19

Puan mengharapkan evakuasi 188 WNI yang menjadi ABK kapal Wolrd Dream ke Pulau Sebaru ditangani komprehensif termasuk dampaknya terhadap iklim ekonomi.

NASIONAL | 26 Februari 2020

Jateng Dorong Masyarakat Simpan Data Digital

Arsip Emas (Arsip Elektronik Masyarakat) merupakan aplikasi penyimpanan arsip-arsip keluarga.

NASIONAL | 26 Februari 2020

Ombudsman Kaji Laporan Dugaan Maladministrasi Moeldoko Soal Tim Penasihat

Jika diputuskan masuk dalam ranah Ombudsman, Adrianus mengatakan, pihaknya bakal langsung bekerja.

NASIONAL | 26 Februari 2020

Negatif Korona,188 WNI dari Kapal World Dream Dibawa ke Pulau Sebaru

Sebanyak 188 WNI yang dijemput dari kapal pesiar World Dream akan dievakuasi dan diobservasi di pulau Sebaru.

NASIONAL | 26 Februari 2020

Manajemen Adaptif Pengelolaan Lingkungan Bantu Rumuskan Solusi Perubahan Ekosistem

Semakin lengkap informasi yang dimasukkan, maka semakin akurat prediksi yang dihasilkan.

NASIONAL | 26 Februari 2020

80.205 Anak Usia 0 -18 tahun di Jambi Belum Miliki Akte Kelahiran

Untuk menuntaskan pengurusan administrasi kependudukan di Jambi, pihak Dinas Dukcapil Jambi masih terus menggencarkan GISA.

NASIONAL | 26 Februari 2020

Waspada Penyakit Menular, Jateng Batasi Keluar Masuk Hewan Ternak

Rumah-rumah pemotongan hewan maupun peternakan secara intensif dilakukan pemantauan dan pemberian tambahan vaksinasi.

NASIONAL | 26 Februari 2020

Rano Karno Tak Pernah Lihat Bentuk Fisik Dana dari Wawan

Seluruh lalu lintas keuangan diatur oleh Agus Uban dan pertanggungjawaban penggunaannya dilaporkan langsung kepada Wawan selaku ketua tim pemenangan.

NASIONAL | 26 Februari 2020

Ombudsman Dukung MA Larang Rekam Persidangan

Ombudsman Republik Indonesia (ORI) mendukung MA yang melarang pengambilan foto, rekaman suara, rekaman TV saat persidangan tanpa seizin Ketua Pengadilan Negeri

NASIONAL | 26 Februari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS