Disiplin Jadi Kunci Mengerem Penyebaran Covid-19
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Disiplin Jadi Kunci Mengerem Penyebaran Covid-19

Kamis, 16 April 2020 | 07:24 WIB
Oleh : Adi Marsiela / LES

Bandung, Beritasatu.com - Kedisiplinan masyarakat serta ketegasan pemerintah semasa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) menjadi kunci untuk mengerem atau menghentikan penyebaran Covid-19. Demikian benang merah yang bisa ditarik dari penelitian kolaboratif sejumlah pakar matematika dari berbagai kampus yang tergabung dalam SimcovID.

Kepala Pusat Permodelan Matematika dan Simulasi Institut Teknologi Bandung (ITB) Nuning Nuraini mengatakan, tim dari 10 perguruan tinggi dalam dan luar negeri membuat simulasi yang memperkirakan jumlah kasus, puncak, hingga akhir pandemic Covid-19 di Indonesia. Mereka menggunakan model SEIQRD (Susceptible Exposed Quarantine Recovery Death).

Tim SimcovID membuat proyeksi dinamika kasus berdasarkan data yang didapatnya lantas disimulasikan dengan skenario adanya intervensi berupa mitigasi dan supresi. Setelah itu tim menganalisa kasus Covid-19 tertinggi di Indonesia, serta provinsi mana saja yang memiliki persentase untuk kasus tak terdeteksi.

Nuning menjelaskan, tim harus menggunakan basic reproductive number (R) atau banyaknya kasus sekunder yang muncul akibat satu kasus orang terinfeksi primer masuk dalam suatu populasi tertutup, yang semuanya berpotensi tertular. Berbagai simulasi dengan model matematika dilakukan guna menekan nilai R di bawah 1. Sederhananya, menjaga nilai R lebih kecil dari 1 adalah menjaga angka rata-rata penularan dari setiap kasus tetap kurang dari satu orang.

Perhitungan tim SimcovID berdasarkan kasus kematian antara satu hingga empat persen dan dihitung menggunakan estimasi nonlinear kalman filter, memperlihatkan satu orang bisa menulari tiga orang.

Penelitian yang melibatkan peneliti dari ITB, University of Essex, Khalifa University, University of Oxford, University of Southern Denmark, Universitas Padjadjaran, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Sepuluh November, Universitas Brawijaya dan Universitas Nusa Cendana ini menerapkan strategi intervensi berupa mitigasi dan supresi. Pembedanya, mitigasi hanya menerapkan jaga jarak sementara supresi disertai dengan karantina wilayah atau PSBB seperti yang sudah diterapkan di DKI Jakarta serta wilayah Bogor, Depok, dan Bekasi.

Dalam permodelan yang diterbitkan pekan lalu itu, tim SimcovID melaporkan, apabila tidak ada intervensi dalam mengatasi wabah Covid-19 ini, maka kematian di Indonesia diperkirakan bisa mencapai 2,6 juta orang. Durasi epidemi diperkirakan berlangsung antara 4-5 bulan dengan puncak kasus infeksi mencapai 55 juta orang pada Mei 2020. Selain itu akan ada kebutuhan merawat setidaknya 6 juta orang di rumah sakit. Catatan lainnya, akan terbentuk imunitas kelompok atau herd immunity sehingga tidak terjadi epidemi gelombang dua.

Sementara saat ada mitigasi yang diterapkan pada 15 Maret 2020, jumlah kasus bakal menjadi lebih sedikit meski nilai R tetap lebih tinggi dari 1. Jumlah kematian diperkirakan mencapai 1,2 juta orang. Epideminya berlangsung antara 10-13 bulan dengan puncak kasus 5,5 juta orang di awal Juli 2020. Sementara mereka yang butuh pelayanan intensive care unit (ICU) diperkirakan mencapai 600 ribu orang.

Sementara untuk skenario supresi yang berlaku 12 April 2020, maka nilai R bisa kurang dari 1. Jumlah kematian ditaksir mencapai 120.000 orang. Durasi epidemi 6 hingga 7 bulan, dengan puncak kasus mencapai 1,6 juta orang terinfeksi pada Akhir April atau awal Mei 2020, dan kebutuhan ICU 120 ribu orang. Catatannya, bakal ada kemungkinan gelombang dua, tiga, dan seterusnya.

“Yang paling tepat supresi. Harusnya keseluruhan wilayah supaya yang sudah (ada kasus positif) tidak mengimport kasus,” ujar Nuning dalam pesan singkatnya, Rabu (15/4/2020).

Saat ditanya apakah perlu ada penghentian layanan transportasi massal dengan pembatasan okunpansi, Nuning menyatakan, mobilitas yang tinggi mengakibatkan tujuan PSBB bisa tidak tercapai. “Sebenarnya, transportasi masih diperlukan ya,” imbuh dia.

Menurut dia, penelitian itu tidak sekedar melihat angka estimasi. Namun memberikan gambaran terkait langkah apa yang sebaiknya diambil agar tidak terjadi hal yang paling buruk.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Polri Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19

Polri meluncurkan Program Keselamatan Tahun 2020 yang dimulai oleh Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri dalam rangka membantu masyarakat terdampak Covid-19

NASIONAL | 15 April 2020

Sebut Perawat-Dokter Setan, Pedagang Dicokok Polisi

Kebencian Desmaizar alias Ade kepada profesi perawat dan dokter mengantarkannya ke tahanan polisi

NASIONAL | 15 April 2020

Jokowi Diminta Pecat Staf Khusus yang Miliki Konflik Kepentingan

ICW meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) memecat staf khususnya yang memiliki konflik kepentingan.

NASIONAL | 15 April 2020

DPR: Tertibkan Pasukan yang Tak Patuh Komando

Ada dugaan bahwa pasukan yang diturunkan di Papua tak sepenuhnya mengikuti komando dari komandan militer maupun Kepolisian di sana

NASIONAL | 15 April 2020

Ahmad Sahroni Soroti Tumpang Tindih Pelaksanaan PSBB

Ahmad Sahroni menilai tumpang tindih pelaksanaan PSBB antara pusat dan daerah seharusnya tidak terjadi apabila kedua melaksanakan ketentuan secara konsekuen.

NASIONAL | 15 April 2020

Bulan Ini, Produksi Beras di Purwakarta Surplus 12.000 Ton

Pemkab Purwakarta mampu mempertahankan produktivitas beras di tengah ancaman wabah virus "corona" (Covid-19).

NASIONAL | 15 April 2020

Ketua Komisi VIII: Tak Ada Dana Ibadah Haji Digunakan untuk Penanganan Covid-19

Yandri Susanto meminta agar masyarakat tak mempercayai isu dana iuran haji mereka telah digunakan oleh pemerintah untuk menangani pandemi Covid-19.

NASIONAL | 15 April 2020

Pencanangan Pembangunan Bandara Kediri Dilakukan Secara Virtual

Luhut Binsar Pandjaitan meresmikan secara virtual pencanangan pembangunan Bandara Internasional Kediri di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, pada Rabu (15/4/2020).

NASIONAL | 15 April 2020

Jadi Kepala BP2MI, Benny Rhamdani Akan Fokus Urus Kepulangan TKI Terkait Covid-19

Dilantik menjadi Kepala BP2MI Benny Rhamdani akan fokus untuk mengurus kepulangan TKI ke Indonesia terkait terjadinya pandemi global Covid-19.

NASIONAL | 15 April 2020

Fadli Zon: Saya Sudah Larang Orang Minang Mudik, Pemerintah Masih Mencla-Mencle

Sebagai Ketua Umum Ikatan Keluarga Minangkabau, dirinya telah meminta agar orang-orang Minang di perantauan menunda mudik tahun ini, sampai situasi kondusif.

NASIONAL | 15 April 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS