Curah Hujan Tinggi, Banjir di Sejumlah Daerah Sumut
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Curah Hujan Tinggi, Banjir di Sejumlah Daerah Sumut

Kamis, 30 April 2020 | 12:42 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / LES

Langkat, Beritasatu.com - Banjir kembali menerjang pemukiman penduduk di Kelurahan Pekan Kuala, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Sebelumnya, banjir dengan ketinggian air mencapai satu meter terjadi di Kabupaten Labuhan Batu Utara dan Asahan.

"Banjir yang melanda Pekan Kuala ini akibat curah hujan yang sangat tinggi beberapa hari belakangan ini. Hujan membuat Sungai Begumit dan Tempo meluap, mulai malam sampai dini hari tadi," ujar Camat Kuala, Imanta Peranginangin, Kamis (30/4/2020).

Paranginangin mengatakan, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Langkat bersama Polri dan TNI sudah turun ke lokasi banjir. Petugas gabungan membantu melakukan evakuasi masyarakat yang terjebak banjir di kawasan tempat tinggalnya.

"Sejumlah warga dievakuasi ke dataran lebih tinggi. Masyarakat memilih ikut mengungsi karena mengkhawatirkan kondisi air akan naik lagi. Kita sudah menyiapkan bantuan makanan untuk dikonsumsi warga selama mengungsi," katanya.

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Langkat Noto Atmojo menyampaikan, tim gabungan meliputi BPBD, TNI dan Polri masih berada di lokasi bencana untuk membantu masyarakat. Petugas juga memantau luapan air sungai di pemukiman masyarakat.

"Kita mengingatkan masyarakat supaya lebih mewaspadai banjir susulan. Ini perlu diantisipasi agar tidak ada korban jiwa. Petugas kita juga disiagakan di lokasi bencana itu, sehingga jika kejadian tak diinginkan itu kembali terjadi, petugas cepat melakukan evakuasi," sebutnya.

Asahan
Banjir dengan ketinggian air mencapai satu meter melanda Dusun XI Aek Pola, Desa Buntu Pane, Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut), Rabu (29/4/2020).

Banjir akibat meluapnya Sungai Silau ini mengakibatkan puluhan rumah warga di sana terendam. Selain itu, ratusan hektare lahan pertanian milik masyarakat juga dilaporkan mengalami kerusakan.

"Banjir terjadi karena curah hujan sangat tinggi di daerah kami ini. Hujan turun berjam - jam. Kondisi ini membuat air sungai meluap ke pemukiman penduduk," ujar Kepala Desa Buntu Pane, Manten Aperi Simbolon.

Simbolon mengatakan, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama TNI dan Polri, sudah turun ke lokasi banjir tersebut. Petugas turun untuk membantu masyarakat.

"Kita masih melakukan pendataan atas jumlah rumah warga yang terendam, termasuk lahan pertanian yang mengalami kerusakan akibat diterjang banjir tersebut. Masyarakat korban banjir sudah dievakuasi," katanya.

Labura
Sebelumnya, banjir bandang menerjang pemukiman penduduk di Kelurahan Bandar Durian, Kecamatan Aek Nafas, Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura), Sumatera Utara (Sumut).

Tidak ada laporan korban jiwa akibat musibah bencana alam tersebut. Namun, banjir yang terjadi itu membuat jalan lintas sumatera (Jalinsum) di daerah itu tidak bisa dilalui. Ketinggian air lebih dari satu meter.

"Banjir ini terjadi akibat curah hujan yang sangat tinggi di daerah tersebut. Kondisi ini membuat air di Sungai Aek Natas meluap," ujar Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Labura, Jesman Sijabat.

Sijabat mengatakan, petugas BPBD bersama TNI/Polri sudah turun ke lokasi banjir tersebut. Pihaknya juga membawa dua unit perahi karet untuk menyusuri kawasan pemukiman penduduk yang terendam air.

"Rendaman air sudah mulai surut, dan kendaraan maupun angkutan bisa melalui jalinsum. Jalan ini sebelumnya tidak bisa dilalui, sehingga kendaraan terpaksa terhenti sepanjang tiga kilometer," katanya.

Sijabat mengimbau, masyarakat supaya tetap mengantisipasi potensi banjir susulan. Soalnya, curah hujan masih tinggi di daerah tersebut. Masyarakat diminta mengungsi jika hujan lebat kembali turun.

"Kami juga menyiapkan petugas BPBD dengan berkoordinasi dengan aparat TNI/Polri untuk memantau setiap perkembangan di lapangan. Kita sudah menyiapkan skema evakuasi termasuk mendirikan posko dan dapur umum," sebutnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kejahatan Marak saat Pandemi, Ganjar: Kalau Melawan Dor Saja

Ganjar meminta masyarakat menghidupkan kembali jaga malam dan patroli baik di perkotaan maupun pedesaan.

NASIONAL | 30 April 2020

48 Tenaga Medis RSUD Tarutung Terpapar Covid-19

Simaremare mengungkapkan, pemeriksaan kesehatan terhadap petugas medis ini karena sebelumnya menangani pasien berinisial TS (60).

NASIONAL | 30 April 2020

Polisi Bisa Beri Diskresi Mudik dengan Alasan Kemanusiaan

Petugas di lapangan punya dan bisa menerapkan diskresi atau kebijakan khusus dalam pelaksanaan larangan mudik 2020.

NASIONAL | 30 April 2020

UI: Gotong Royong, Strategi untuk Atasi Covid-19

Strategi gotong royong dapat meredam potensi gesekan/konflik sosial di antara warga.

NASIONAL | 30 April 2020

Kota Mojokerto Jadi Zona Merah Covid-19

Khofifah merilis penambahan 16 kasus positif virus corona Satu kasus dari Kota Mojokerto yang sebelumnya berstatus zona kuning virus corona.

NASIONAL | 30 April 2020

Semarang Berpotensi Jadi Episentrum Baru Covid-19

"Kalau masyarakat tidak disiplin, bukan tidak mungkin Kota Semarang akan benar-benar menjadi episentrum baru seperti yang diberitakan," ujar Ganjar Pranowo.

NASIONAL | 30 April 2020

Jumlah Positif Covid-19 Meningkat, Pemkot Palu Didesak Segera Berlakukan PSBB

Hingga Rabu petang jumlah positif Covid-19 di Sulteng telah mencapai 47 orang. Dari jumlah itu 15 di antaranya di Kota Palu.

NASIONAL | 30 April 2020

Puluhan TKI dari Malaysia Diturunkan Paksa di Sungai Ludam

Puluhan TKI itu ditemukan petugas dan dikarantina.

NASIONAL | 30 April 2020

Manahan Sitompul Dilantik sebagai Hakim Konstitusi

Manahan dalam menjalankan hidupnya memegang motto Ora et Labora sesuai dengan yang diterapkan oleh kedua orang tuanya.

NASIONAL | 30 April 2020

Presiden Lantik Syarifuddin sebagai Ketua MA

Ia menggantikan Hatta Ali yang akan memasuki masa purna bakti pada 1 Mei 2020.

NASIONAL | 30 April 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS