Pemprov Sumut Siapkan Transisi Menuju New Normal
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Pemprov Sumut Siapkan Transisi Menuju New Normal

Jumat, 29 Mei 2020 | 16:01 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / LES

Medan, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) sedang menyiapkan strategi masa transisi menuju tatanan kehidupan baru (New Normal). Konsep ini sedang digodok supaya penerapannya tidak menambah daftar jumlah korban di tengah pandemi Covid-19.

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mengatakan, ada tiga pilihan di tengah pandemi virus corona yang masih berlangsung, yaitu new normal, berjalan sesuka hati, dan ketiga survival (orang yang kuat ikut, dan yang lemah mati).

"Pilihan kita adalah new normal, sehingga konsepnya perlu dibahas. Semoga konsep ini rampung dalam 14 hari ke depan. Kita akan menerapkan sekaligus memikirkan apa yang harus dilaksanakan dan dikerjakan. Sebab, vaksin Covid-19 belum ditemukan," ujar Edy, Jumat (29/5/2020).

Mantan Pangkostrad ini menambahkan, kehidupan baru yang akan diterapkan ke depannya, memang jauh berbeda dengan sebelum adanya pandemi Covid-19. Tidak ada lagi upaya jabat tangan atau salam-salaman, dan kewajiban menggunakan masker.

"New normal ini untuk menghidupkan perekonomian tetap berjalan, sosial budaya tetap berjalan, semua kegiatan tetap berjalan tetapi kita berbuat di celah-celah kondisi pandemi. Hal lainnya, kita pelajari untuk sekolah dan rumah ibadah," katanya.

Menurutnya, penerapan dalam mengaktifkan kembali sekolah di daerah pandemi Covid-19 seperti di Medan, perlu dilakukan kajian lebih mendalam. Begitu juga dengan membuka kembali rumah ibadah di daerah pandemi dengan kabupaten lainnya, juga berbeda.

"Untuk sementara ini, untuk sekolah menengah atas (SMA) maupun sekolah menengah kejuruan (SMK), masa belajar dari rumah diperpanjang. Ini juga dipikirkan, konsep yang dikerjakan seperti apa, sehingga tidak mungkin anak - anak ini terus tidak sekolah," sebutnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Update Covid-19: Bertambah 678, Kasus Positif di Indonesia Jadi 25.216

Selama 24 jam sampai Jumat (29/5/2020) pukul 12.00 WIB, ada penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 678. Total kasus positif di Indonesia menjadi 25.216.

NASIONAL | 29 Mei 2020

Longsor di Ulu Manna, Arus Transportasi Darat Bengkulu Selatan Belum Normal

Timbunan tanah masih menutupi badan jalan di Kecamatan Ulu Manna, Bengkulu Selatan, belum berhasil disingkirkan petugas Dinas Pekerjaan Umum.

NASIONAL | 29 Mei 2020

Persiapan Normal Baru, Pemprov Bengkulu Bagikan 2 Juta Masker

Dalam persiapan pelaksanaan "new normal" atau kenormalan baru, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu, akan membagikan sebanyak 2 juta masker kepada masyarakat.

NASIONAL | 29 Mei 2020

Airlangga Hartarto Sebut 92 Proyek Strategis Rampung

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan dari 223 proyek strategis nasional lama, sebanyak 88 persen atau 92 proyek yang pelaksanaannya sudah rampung.

NASIONAL | 29 Mei 2020

Polisi Tunggu Laporan KPU Soal Kebocoran Data Pemilih

Informasi bocornya jutaan data dicuitkan oleh akun Twitter @underthebreach. Pelaku mengklaim akan menampilkan 2,3 juta data kependudukan Indonesia dan pemilu.

NASIONAL | 29 Mei 2020

Acer Bagi Tips Hadapi New Normal Bidang Pendidikan

Pandemi Covid-19 di Indonesia berdampak pada kehidupan, terutama bidang pendidikan.

NASIONAL | 29 Mei 2020

Abu Janda Diperiksa Polisi Terkait Ujaran Kebencian

Abu Janda dilaporkan karena melontarkan kata-kata yang dianggap ujaran kebencian di media sosial yakni teroris punya agama dan agamanya adalah Islam.

NASIONAL | 29 Mei 2020

Minta Jokowi Mundur, Eks Tentara Ditangkap Polisi

Ruslan adalah mantan perwira menengah di Yonif RK 732/Banau dengan pangkat terakhir Kapten Infanteri. Ruslan terlibat pembunuhan La Gode pada 27 Oktober 2017.

NASIONAL | 29 Mei 2020

Pemkot Medan Kembali Perpanjang Masa Belajar di Rumah

Seluruh sekolah diwajibkan untuk mengikuti kebijakan yang diambil pemerintah.

NASIONAL | 29 Mei 2020

Angkasa Pura II Siapkan Skenario New Normal

Seluruh petugas akan dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD)

NASIONAL | 29 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS