Rifanty dan Aldila Tatap Final Pelti Indonesia W15 Jakarta

Rifanty dan Aldila Tatap Final Pelti Indonesia W15 Jakarta
Aldila Sutjiadi ( Foto: Suara Pembaruan/Hendro Situmorang )
Hendro D Situmorang / CAH Jumat, 28 Juni 2019 | 17:24 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Petenis non-unggulan tuan rumah, Rifanty Kahfiani (21 tahun) optimistis mampu melangkah hingga putaran akhir nomor tunggal Pelti Indonesia W15 Jakarta. Mojang Bandung kelahiran 19 Februari 1998 itu tak gentar menantang seeded kelima asal Jepang, Michika Ozeki di semi final turnamen berhadiah total 15.000 dollar AS atau sekitar Rp 210 juta ini, Sabtu (29/6).

“Tipe permainannya mirip dengan unggulan pertama yang saya kalahkan di babak kedua kemarin dengan pukulan flat yang keras. Saya yakin bisa menang lagi atas Ozeki seperti tahun lalu di Solo,” ucap Rifanty di lapangan tenis Elite Club Epicentrum usai memenangi laga perempat final atas seniornya, Jessy Rompies 6-3 7-6(6) di Jakarta, Jumat (28/6/2019).

Andalan Merah Putih, Aldila Sutjiadi (24) juga berhasil melaju ke babak empat besar. Di perempat final, Jumat (28/6), unggulan kedua itu masih terlalu kuat bagi seeded keenam, Sakura Hondo dari Jepang. Aldila unggul straight set dengan skor akhir 6-1 6-3.

Pada babak semi final, Aldila bakal bentrok dengan wakil Belanda, Arianne Hartono.

“Pasti seru karena kami sudah saling tahu kekuatan masing-masing dan yang pasti, harus kerja keras agar bisa lolos ke final,” ucap Aldila yang sukses memboyong gelar juara ganda berpasangan dengan Arianne di turnamen selevel ini di Jakarta, tahun lalu. [H-15]

Hasil Perempat Final, Jumat (28/6)
Rifanty Kahfiani v Jessy Rompies 6-3 7-6(6)
5-Michika Ozeki (Jepang) v 3-Ma Yexin (Tiongkok) 3-6 6-4 6-2
8-Arianne Hartono (Belanda) v 4-Ramu Ueda (Jepang) 6-2 6-3
2-Aldila Sutjiadi v 6-SakuraHondo (Jepang) 6-1 6-3

Jadwal Sabtu (29/6)
Semi Final Tunggal
Rifanty Kahfiani v 5-Michika Ozeki (Jepang)
2-Aldila Sutjiadi v 8-Arianne Hartono (Belanda)

Final Ganda
3-Arianne Hartono (Belanda)/Nadia Ravita v Lee Barnard/Zani Barnard (Afrika Selatan)



Sumber: Suara Pembaruan