Baveti Siap Gelar Kejuaraan Tenis Veteran Internasional

Baveti Siap Gelar Kejuaraan Tenis Veteran Internasional
Theo Sambuaga (kiri) lantik Wayan Suarjana (kanan) sebagai Ketua Baveti Bali di Lapangan Tenis Hotel Werdapura Sanur, Bali, Sabtu (1/12). ( Foto: Suara Pembaruan / Nyoman Mardika )
Hendro D Situmorang / CAH Rabu, 3 Juli 2019 | 21:41 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Pengurus Pusat Barisan Atlet Veteran Tenis Indonesia (PP Baveti), Theo L Sambuaga mengatakan Indonesia siap menggelar Kejuaraan Tenis Veteran/Seniors International di Elite Club Epicentrum, Rasuna, Jakarta pada 31 Juli hingga 4 Agustus mendatang.

Ini merupakan edisi kedua penyelenggaraan kejuaraan tersebut. Selain itu, gelaran tenis tingkat internasional sengaja digelar PP Baveti dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia 

"Kejuaraan internasional ini merupakan mata rantai dari ITF Seniors Circuit 2019 dan menyandang Grade 2,” kata Theo L Sambuaga, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (3/7/2019).

Direktur Turnamen 2019 Baveti Indonesia Open Samudra Sangitan menjelaskan tentang nomor yang akan dipertandingkan. Adapun kelompok usia yang dipertandingkan baik singles dan doubles untuk Pria adalah 40+, 45+, 50+, 55+, 60+, 65+ dan 70+ dan untuk wanita adalah 40+, 50+ dan 60+.

"Pengelompokan ini sudah sesuai dengan aturan Federasi Tenis International (ITF Seniors) yang berlaku saat ini. Mengenai jumlah hadiah yang diperebutkan adalah sebesar US$ 12.000 atau Rp171.600.000," ujar dia.

Panitia Pelaksana 2019 Baveti Indonesia Open membidik sekitar 300 peserta baik dari dalam maupun luar negeri yang akan berpartisipasi di ajang ini.

"Sudah ada peserta dari Argentina, Ghana, Inggris, Hong Kong, Tiongkok, India, Amerika, Australia, Thailand, Singapura, Malaysia yang mendaftar untuk ikut serta dalam 2019 Baveti Indonesia Open," ucap Johnny Lontoh selaku Ketua Panitia Pelaksana.

Melihat calon lawan yang berasal dari luar negeri, PP Baveti pun mengaku tak gentar. Tampil di depan publik sendiri, PP Baveti sudah siap menerjunkan petenis-petenis veteran/Senior mereka untuk mengikuti kejuaraan tenis veteran/senior internasional ini.

Sebab ajang ini merupakan kesempatan untuk meraih ITF Seniors point yang cukup signifikan. "Kalau pada tahun 2017 dengan Grade 5, juara memperoleh 40 points, sekarang dengan Grade 2 juara dapat memperoleh 120 points," tutup Johnny.



Sumber: Suara Pembaruan