Menangi Laga Klasik Lawan Nadal, Federer ke Final Wimbledon

Menangi Laga Klasik Lawan Nadal, Federer ke Final Wimbledon
Roger Federer (kiri) mengembalikan bola ke arah Rafael Nadal dalam laga semifinal Wimbledon, 12 Juli 2019. ( Foto: AFP )
Heru Andriyanto / HA Sabtu, 13 Juli 2019 | 03:04 WIB

London, Beritasatu.com - Petenis veteran Roger Federer meraih tiket final turnamen grand slam Wimbledon untuk ke-12 kalinya, Jumat (12/7/2019) malam waktu setempat, dengan mengalahkan musuh bebuyutan Rafael Nadal.

Laga ini digelar 11 tahun setelah Nadal memenangi final epic mereka di All England Club, pertandingan yang disebut-sebut sebagai yang terhebat dalam sejarah tenis dunia.

Federer, 37, menang dengan skor 7-6 (7/3), 1-6, 6-3, 6-4 dalam pertemuan ke-40 menghadapi lawan yang sama untuk mecapai final grand slam ke-31 dalam karirnya. Petenis Swiss itu, yang sudah delapan kali juara di Wimbledon, ditunggu unggulan pertama Novak Djokovic di final.

"Saya kehabisan tenaga, begitu sulit di penghujung laga. Rafa melepaskan sejumlah pukulan yang tak bisa dipercaya dalam pertandingan itu, yang sangat tinggi levelnya," kata Federer usai pertandingan.

"Pertempuran dengan Rafa selalu spesial. Saya mendapat poin terbanyak, sebagian sangat sulit didapat melalui reli-reli panjang."

(AFP)

Federer adalah pemain tunggal putra tertua ketiga yang bermain di final grand slam setelah Ken Rosewall bermain di Wimbledon dan AS Terbuka 1974 pada usia 39 tahun.

Namun, dia masih harus bekerja ekstra keras hari Minggu nanti untuk bisa merebut trofi grand slam yang ke-21, karena head-to-head dengan Djokovic masih tertinggal 22-25.

"Novak adalah juara bertahan dan dia sudah membuktikan itu pekan ini," imbuh Federer.

"Dia sangat solid. Saya akan berusaha untuk terus menekannya tetapi ini akan sulit karena bukan tanpa sebab dia menjadi petenis nomor satu dunia."

Baca juga: Juara Bertahan Djokovic ke Final Wimbledon

Pertandingannya melawan Nadal memang masih kurang dramatis dibandingkan final mereka berdua pada 2008, tetapi Federer butuh lima kali match point sebelum akhirnya bisa menang.

Federer pun bisa membalas kekalahannya di semifinal Prancis Terbuka melawan petenis Spanyol itu beberapa bulan lalu.

Federer, Nadal, dan Djokovic sudah menginjak usia 30an, tetapi mereka adalah tiga petenis teratas dunia yang merajai turnamen grand slam saat ini. Nadal di peringkat dua dengan 18 trofi, sementara Djokovic 15.

Dalam 10 laga final grand slam terakhir, salah satu dari mereka bertiga yang selalu menjadi juara. Khusus Wimbledon, sejak 2002 hanya satu orang selain mereka yang bisa menginterupsi, yaitu Andy Murray. Namun, dia absen sejak 2017 karena cedera pinggang.

(AFP)



Sumber: AFP