Priska Dipastikan Masuk Tim Indonesia di SEA Games 2019

Priska Dipastikan Masuk Tim Indonesia di SEA Games 2019
Ketua Umum PP Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti), Rildo Ananda Anwar bersama petenis junior Indonesia Priska Madelyn Nugroho. ( Foto: Beritasatu Photo / Hendro D Situmorang )
Hendro D Situmorang / JAS Jumat, 3 Mei 2019 | 09:36 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum PP Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti), Rildo Ananda Anwar memastikan petenis junior Indonesia Priska Madelyn Nugroho masuk tim tenis Merah Putih pada ajang SEA Games 2019 Filipina mendatang.

“Priska sudah dipastikan masuk di SEA Games 2019 karena memang dia pemain junior yang punya talenta cukup baik dengan menembus Wimbledon Junior 2019,” katanya di Lapangan Tenis Gelora Bung Karno (GBK), Senayan Jakarta, Senin (15/7/2019)

Walau Priska masih junior tetapi prestasinya saat ini cukup membanggakan. Apalagi dia berhasil bisa menjadi salah satu dari dua petenis Indonesia yang bertanding di Wimbledon 2019 serta menembus babak perempat final, yang sudah cukup untuk bisa menjadi syarat turun berlaga di SEA Games 2019.

Terlebih saat ini, petenis berumur 16 tahun itu berada di peringkat 32 ITF junior. Terkait seleksi atlet tenis yang akan maju di SEA Games 2019, Rildo mengungkapkan akan dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap petenis-petenis Indonesia yang dinilai mempunyai prestasi yang baik.

Ia mencontohkan petenis Rifanty Kahfiani yang beberapa waktu lalu mengalahkan seniornya, Jessy Rompies pada Pertamina 25K Women's Circuit 2019 dan dinilai Rildo merupakan hal yang mengejutkan sehingga Rifanty dinilai layak untuk turun di SEA Games 2019.

Priska pun mengaku senang jika namanya menjadi pertimbangan PP Pelti. Ia semangat membuktikan bahwa dirinya tak kalah saing dengan pemain senior seperti Aldila Sutjiadi, Beatrice Gumulya, dan Jessy Rompies.

Sepulang dari London, Priska langsung tancap gas latihan untuk persiapan di ITF Women's Junior J1 Nanjing, Tiongkok, 30 Juli-4 Agustus. Pengalaman yang telah didapatkannya di ajang Grand Slam, yakni Australian Terbuka, Prancis Terbuka, dan Wimbledon, akan dijadikan pelajaran berharga.

"Pelatih meminta untuk meningkatkan agresivitas karena pola bermain menyerang diakui sudah menjadi ciri khas saya dan harus dipertajam lagi agar bisa mematikan lawan," ungkap Priska yang melaju hingga perempat final Wilmbledon Junior 2019.

Namun Priska tak mau tinggi hati meski dirinya bakal dijadikan pertimbangan untuk masuk squad Merah Putih menuju SEA Games 20019. Ia menyerahkan keputusan tersebut ke PP Pelti. Fokusnya kini adalah berlatih, berlatih dan berjuang semaksimal mungkin menjadi pemain elite top dunia. 



Sumber: Suara Pembaruan