Ganda Putra Melaju ke 8 Besar Combiphar Tennis Open 2019

Ganda Putra Melaju ke 8 Besar Combiphar Tennis Open 2019
Pasangan ganda putra Indonesia, David Agung dan Anthony Susanto mengembalikan bola ke lawannya pada kejuaraan Combiphar Tennis Open 2019 di Jakarta, Selasa (13/8). ( Foto: Istimewa )
Hendro D Situmorang / AMA Rabu, 14 Agustus 2019 | 11:48 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ganda putra David Agung dan Anthony Susanto sebagai wakil tuan rumah Indonesia melaju ke babak 8 besar pekan kedua Combiphar Tennis Open 2019. Duet kakak beradik itu sukses melewati babak pertama ganda turnamen tenis internasional berlabel ITF World Tennis Tour, Selasa (13/8/2019).

David/Anthony yang dipersiapkan untuk multicabang SEA Games 2019 di Filipina itu menyingkirkan pasangan gado-gado Aryan Goveas (India) dan Aaron Schmid (Swiss) di lapangan tenis The Sultan Hotel & Residence Jakarta. Duo Susanto unggul melalui pertarungan super tie break berdurasi satu jam 33 menit dengan skor akhir 3-6 6-3 [14-12].

“Beruntung akhirnya bisa menang karena saya masih tampil ekstra hati-hati mengingat kondisi engkel kaki kanan yang belum sepenuhnya pulih,” tutur David yang hanya tampil di sektor ganda pada pekan kedua turnamen ini.

Di perempat final, David/Anthony akan menantang unggulan keempat Hiroyasu Ehara/Sho Shimabukuro yang mengalahkan duet tuan rumah, Arief Rahman/Muhammad Althaf Dhaifullah 6-4 6-1.

Kemenangan juga menghampiri pasangan gado-gado Indonesia-Afrika Selatan, Justin Barki, dan Ruan Roelofse. Unggulan ketiga itu sukses membekuk duet Korea Selatan, Seon Yong Han/Seong Gook Oh. Justin/Ruan menang straight set atas wakil Negeri Ginseng itu, 6-2 6-4.

Hasil positif itu menyemangati Justin Barki yang bakal melakoni partai perdana nomor tunggal, Rabu (14/8/2019). Penerima fasilitas wild card tuan rumah itu bakal menantang Hiroyasu Ehara dari Jepang.

“Saya berusaha memanfaatkan peluang secara maksimal agar bisa melaju ke babak berikutnya,” tutur Justin, mahasiswa Universitas Princeton, AS ini.

Selain Justin, kubu Merah Putih masih memiliki Ari Fahresi di nomor tunggal. Petenis junior asal Madura yang mendapatkan wild card babak utama itu akan menghadapi unggulan keenam dari Australia, Matthew Romios.

Sayangnya, Indonesia harus kehilangan salah satu andalan, Muhammad Rifqi ‘Tole’ Fitriadi. Anggota tim Pelatnas SEA Games 2019 itu harus mengakui keunggulan Manish Sureshkumar dari India. Tole kalah dalam laga rubber set berdurasi 2 jam 48 menit dengan skor akhir 6-7(9) 6-4 4-6.

Gugur di tunggal, Tole masih menyimpan asa di nomor ganda berduet dengan wakil Amerika Serikat, Bill Duo. Pasangan wild card ini akan meladeni ganda petenis muda, Phuong Van Nguyen (Vietnam) dan Kasidit Samrej (Thailand).

Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti), Rildo Ananda Anwar mengaku tidak membebankan atlet yang berlaga untuk menjadi juara. Baginya hal ini menjadi pengalaman berharga yang berguna karena yang bertanding rangking jauh semua. Langkah ini juga sebagai mempersiapkan diri untuk mengasah menuju SEA Games 2019 mendatang di Filipina.

"Peringkat mereka di ITF lebih tinggi dari atlet Indonesia. Kalau kita menang, itu sebuah prestasi. Kejuaraan ini juga guna memantau formasi atlet yang akan diturunkan di SEA Games 2019, terutama penentuan tim ganda dan tunggal," kata Rildo.



Sumber: Suara Pembaruan