Pelti Andalkan Christo-Aldila di SEA Games 2019

Pelti Andalkan Christo-Aldila di SEA Games 2019
Christopher Rungkat ( Foto: istimewa )
Hendro D Situmorang / CAH Rabu, 18 September 2019 | 09:15 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti), Rildo Anwar, tetap optimistis petenis Indonesia bisa penuhi target dua emas pada SEA Games 2019. Walaupun babak belur di Piala Davis 2019, Rildo berharap para pemain bisa termotivasi.

Christopher Rungkat dan Aldila Sutjiadi masih menjadi andalan dan ujung tombak Tim Indonesia. Keduanya diharapkan mampu mengulang kesuksesan seperti saat merebut emas Asian Games 2018.

"Target kami sejak awal tak berubah dua emas dari ganda campuran, ganda putra atau ganda putri. Besok mereka sudah kembali latihan di Pejompongan Jakarta. Kekalahan dari Selandia Baru harus menjadi cambuk bagi petenis Indonesia. Tim kita seharusnya bisa merebut kemenangan karena Rifqi dan David sempat unggul lebih dahulu tetapi akhirnya kemenangan ditentukan di poin akhir. Mereka kalah di mental," kata Rildo di Senayan Jakarta, Selasa (17/9/2019).

Diakui dari segi permainan mereka sebenanya sudah imbang. Tetapi dari jam terbang kelihatan sekali lawan terbilang sudah profesional, meski tak seharusnya kalah juga.

Demi mengatasi masalah tersebut, PP Pelti akan kembali mengirimkan petenis Indonesia ke ajang internasional.

"Seperti di Tennis Open sebelum Davis Cup itu kan tiga pekan berturut-turut. Nanti kami akan berusaha mencari lagi dengan cara meminta wild card ke negara lain, semisal di Kuala Lumpur dan Thailand," kata Rildo.

Christopher dan Aldila sebagai pemain berpengalaman akan dikombinasi dengan beberapa pemain muda. Seperti Ari Fahresi dan Rifanti Kahfiani. Dengan squad seperti itu, PP Pelti optimistis bisa memenuhi target dua emas. Selain ganda campuran, peluang emas bisa datang dari ganda putra ataupun ganda putri.

Pelatih tim putra Febi Widhiyanto mengatakan, ada evaluasi besar setelah kalah 1-3 dari Selandia Baru dalam Davis Cup lalu. Salah satunya untuk menentukan formasi pemain. Dia mengatakan, selama ini tim pelatih lebih banyak memilih tipe all court player, atau pemain yang bisa diterjunkan untuk semua nomor. Sekarang, akan lebih diperhatikan spesialisasi mereka.

“Kami masih mempertimbangkan pemain siapa yang akan main tunggal dan ganda. Ada Anthony (Susanto), M. Rifqi (Fitriadi), David (Susanto), lalu Christo. Masih bisa diacak semua. Tapi kalau untuk pasangan ganda, kami nggak bisa memaksakan karena bisa tidak maksimal nanti,” tutup dia. 



Sumber: Suara Pembaruan