Asian Tennis Tour

Moya Open 2019 Ajang Uji Coba Petenis SEA Games

Moya Open 2019 Ajang Uji Coba Petenis SEA Games
Direktur Turnamen, Pengurus Pusat Pelti dan atlet tenis nasional Indonesia yang turut serta dalam turnamen Asian Tennis Tour bertajuk "Moya Open 2019" di Jakarta, 7-13 Oktober ini. ( Foto: SP/Hendro Situmorang )
Hendro D Situmorang / FER Selasa, 8 Oktober 2019 | 23:04 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Para petenis nasional ikut serta turnamen Asian Tennis Tour, Moya Open 2019, di Jakarta, 7-13 Oktober 2019. Ajang ini sekaligus jadi pemanasan bagi para atlet yang akan berjuang di SEA Games 2019 Filipina. Sejumlah atlet pelatnas yang ambil bagian, antara lain Beatrice Gumulya, Jessy Rompies, Ari Fahresi dan Anthony Susanto. Adapun pemain lain tak bisa bergabung lantaran sedang mengikuti tour di luar negeri.

Direktur Turnamen, Susan Soebakti mengatakan, Moya Open 2019 yang masuk Asian Tennis Tour merupakan seri turnamen yang dikelola Asian Tennis Federation (ATF). Menurutnya, ajang ini menjadi turnamen seri Asian Tennis Tour pertama yang berlangsung di luar India, markas ATF.

"Untuk pemeringkatan petenis di turnamen ini berdasarkan single ranking ITF dan ATF. Jumlah peserta 50 untuk petenis putra dan 30 putri. Seluruh provinsi bisa dibilang mengirim atletnya karena ajang ini juga menjadi persiapan PON tahun depan bagi mereka," ujar Susan saat memantau pertandingan di Lapangan Tenis Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (8/10/2019).

Wakil Ketua Umum PP Pelti, Sutikno Muliadi mengakui Moya Open sebagai pemanasan atlet sebelum terjun di SEA Games, akhir November mendatang. Indonesia menargetkan 2 medali emas lewat ganda campuran, Christopher Rungkat/Aldila Sutjiadi dan ganda putri Beatrice Gumulya/Jessy Rompies.

"Ketua Umum PP Pelti (Rildo Ananda Anwar) sudah sering sampaikan. Kita ada dua target medali, ganda campuran dan ganda putri. Kita akan coba maksimalkan di situ," kata Sutikno.

Beatrice Gumulya menyatakan saat ini akan fokus pada pertandingan yang di depan mata. Setelah dari Moya Open, dia bersama Jessy Rompies akan melakukan pertandingan tour di Tiongkok dan Amerika Serikat (AS).

"Setelah itu atau mungkin dua minggu sebelum SEA Games, saya sama Eci (Jessy) baru akan mempersiapkan diri menatap SEA Games. Kalau persiapannya terlalu panjang, kita mungkin tidak bisa, karena juga cari poin di turnamen lain," tutur Bea.

CEO Moya Indonesia, Irwan A Dinata mengaku gembira kejuaraan ini dijadikan ajang uji coba petenis Indonesia menuju SEA Games 2019.

"Inilah sumbangsih kami dalam mendukung perjuangan petenis Indonesia menggapai target medali pada pesta olahraga antar negara di kawasan AsiaTenggara,” tutup Irwan.



Sumber: Suara Pembaruan