Kalahkan Kanada, Spanyol Juara Piala Davis 2019

Kalahkan Kanada, Spanyol Juara Piala Davis 2019
Petenis Rafael Nadal (kedua dari kanan) bersama rekan-rekannya di tim Spanyol merayakan keberhasilan menjuarai Piala Davis 2019. ( Foto: GABRIEL BOUYS / AFP )
Iman Rahman Cahyadi / CAH Senin, 25 November 2019 | 06:12 WIB

Madrid, Beritasatu.com - Rafael Nadal menaklukkan Denis Shapovalov untuk membawa Spanyol menjuarai Piala Davis dengan kemenangan 2-0 atas Kanada dalam final yang dimainkan di La Caja Magica, Madrid, Senin (25/11/2019) dini hari WIB.

Kemenangan 6-3, 7-6 (9-7) atas Shapovalov mengamankan gelar Piala Davis keenam bagi Spanyol.

Di partai pertama, Roberto Bautista Agut berhasil mengalahkan Felix Auger-Alissime dengan kemenangan 7-6, (7-3), 6-3.

Nadal yang bermain untuk hari keempat secara berturut-turut, sempat terlihat kelelahan. Dia mendominasi set pertama sebelum Shapovalov bangkit dan memaksakan tiebreak di set kedua.

Petenis muda itu menggagalkan dua match point dengan pukulan winner beruntun, dan mendapatkan satu set poin, sebelum akhirnya pukulan forehand-nya mengenai net.

Nadal langsung tersungkur sebelum dikerumuni rekan-rekan setimnya, lalu bangkit dan memeluk erat Bautista Agut.

"Pekan yang luar biasa, banyak hal yang kami lalui -- ayah Roberto meninggal... Banyak hal yang terjadi," kata Nadal.

"Saya sangat gembira. Ini merupakan momen yang tidak dapat dilupakan di stadion luar biasa ini. Kami sangat berterima kasih kepada para penonton. Semangat tim kami membara," pungkasnya.

Sementara itu kapten Spanyol Sergi Bruguera mengatakan ini adalah momen istimewa yang sulit diungkapkan. Ada begitu banyak perasaan, begitu banyak emosi yang belum pernah dirasakan.

"Sulit dipercaya. Bayangkan Roberto kemarin menghadiri pemakaman ayahnya, sekarang ia memberikan segalanya, mentalitas, semangat, memberikan segalanya untuk dia," tambah Bruguera.

Piala Davis dengan format baru menampilkan 18 tim yang bermain dalam ajang selama sepekan di ibukota Spanyol, dengan fase round robin diikuti fase gugur. Pada sistem yang lama, tim-tim bermain dengan sistem kandang-tandang sepanjang tahun.

Nadal tidak pernah kalah pada pertandingan kategori tunggal di Piala Davis sejak 2004. 



Sumber: Reuters