Pertama Kali, Perempuan Saudi Boleh Menonton Smack Down Langsung

Pertama Kali, Perempuan Saudi Boleh Menonton Smack Down Langsung
Penonton perempuan untuk pertama kalinya menyaksikan Royal Rumble World Wrestling Entertainment (WWE) secara langsung di Jedah, Arab Saudi, 27 April 2018. ( Foto: AP / Amr Nabil )
Faisal Maliki Baskoro / FMB Minggu, 29 April 2018 | 20:09 WIB

Jedah - Untuk pertama kalinya dalam sejarah, perempuan diperbolehkan menonton gulat profesional yang menampilkan pria-pria kekar bertelanjang dada secara langsung.

Pada Jumat malam (27/4), World Wrestling Entertainment Inc (WWE) mengadakan pertunjukkan Greatest Royal Rumble di King Abdullah Sports City Stadium di Jedah, Arab Saudi.

Tampak beberapa perempuan menghadiri acara gulat "smackdown" yang menampilkan John Cena dan Triple H. Beberapa perempuan terlihat tidak mengenakan hijab atau abaya. Mereka tampil santai sambil menikmati pertandingan gulat.

Menurut pemerintahan Arab Saudi, acara gulat ini adalah bagian dari langkah Putra Mahkota Mohammed bin Salman untuk memodernisasi kerajaan dengan mengurangi ketergantungan atas minyak mentah dan mendorong sektor lain, seperti hiburan. Bulan lalu, Saudi membuka bioskop pertamanya setelah dilarang selama tiga dekade terakhir. Rencana membangun taman hiburan di Riyadh pun sudah disiapkan oleh Pangeran Salman.

Banyak penduduk Arab Saudi yang menjadi fan gulat profesional ala "smackdown". WWE sebelumnya pernah mengadakan delapan pertandingan eksebisi di Saudi tetapi perempuan tidak boleh menonton dan pertandingan tidak disiarkan di TV karena dianggap "vulgar".

Ada pemandangan unik saat pertandingan berlangsung. Pada pukul 20.18 waktu setempat, stadion mendadak hening dan acara gulat dihentikan selama 20 menit karena adzan dan memberikan waktu bagi umat Islam untuk salat.

Pegulat perempuan mengenakan tank top dan bra olahraga ketat yang mengundang sorakan dari penonton yang mayoritas pria. Sementara, pegulat pria dianjurkan mengenakan legging untuk menutupi aurat tetapi ada juga yang mengenakan celana pendek ketat.



Sumber: WSJ