Hubungan Diplomatik Indonesia-Yordania Solid

Hubungan Diplomatik Indonesia-Yordania Solid
President Indonesia Jordan Business Councils,Mayra Andrea (tengah) berfoto bersama Abdallah Al Saodi (ketiga kiri), Chairman Jordan Indonesia Bussiness Councils dan Board Chairman of Amman-Jordan Chamber Industry. ( Foto: Istimewa )
Anselmus Bata / AB Rabu, 28 Agustus 2019 | 22:37 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Duta Besar Indonesia untuk Yordania, Andy Rachmianto, Selasa (27/8/2019), mengatakan bahwa hubungan diplomatik Indonesia-Yordania kuat dan solid. Pada April 2020, kedua negara akan merayakan ulang tahun ke-70 hubungan bilateral. Hal tersebut disampaikannya saat menerima kunjungan President Indonesia Jordan Business Council (IJBC), Mayra Andrea.

Melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (28/8/2019), Andy menyatakan Indonesia adalah mitra dagang ke-20 terbesar bagi Yordania. Indonesia menargetkan pada 2020 dapat mencapai volume perdagangan hingga US$ 500 juta. Pada akhir 2018, volume perdagangan Amman-Jakarta mencapai US$ 300. Nilai investasi Yordania di Indonesia pada semester pertama 2019 mencapai US$ 3,84 juta. 

Ketika ditanya tentang pariwisata, Andy mengatakan jumlah orang Indonesia yang mengunjungi Yordania berjumlah 45.000 pada tahun 2018. Indonesia menjadi penyumbang wisatawan terbesar kelima bagi Yordania, setelah Amerika, Inggris, Turki, dan Jerman. Sebaliknya, turis Yordania yang datang ke Indonesia mencapai 5.700 orang.

Terkait dukungan Jakarta untuk perjuangan Palestina, Andy Rachmianto mengatakan dukungan Indonesia solid dan tak tergoyahkan kepada Palestina dan terus berlanjut sampai menjadi negara merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

Sejak dekade terakhir, Indonesia telah memberikan sekitar US$ 12 juta kepada 2.000 pejabat dan nonpejabat Palestina melalui program peningkatan kapasitas. Untuk mendukung perekonomian Palestina, Pemerintah Indonesia baru-baru ini memberlakukan kebijakan tarif nol rupiah untuk produk minyak zaitun dan kurma yang diimpor Palestina.

Pada pertemuan dengan Dubes Andy Rachmianto, Mayra Andrea menyampaikan pihaknya telah bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk memperluas kerja sama dengan Pemerintah Yordania.

"Dalam rangka menjalin kerja sama peningkatan ekonomi bilateral Indonesia-Yordania, salah satu produk yang kami promosikan adalah kopi. Kita bisa membuka pasar Timur Tengah dengan menjual kopi," katanya.

Selain itu, IJBC juga mendorong Pemerintah Provinsi Sumatera Barat beserta kabupaten/kota untuk menjajaki peluang kerja sama dengan Pemerintah Yordania di bidang pendidikan, perikanan, hasil sumber daya alam, pariwisata, dan investasi.

“Kunjungan perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama IJBC untuk menjajaki berbagai kerja sama,” katanya.

Mayra Andrea juga menyatakan pada Kamis (29/8/2019) dilakukan resepsi diplomatik. Mayra yang memimpin delegasi Indonesia membawa rombongan kebudayaan yang dipimpin GPBH Pakuningrat yang tergabung dalam IJBC. GPBH Pakuningrat berasal dari trah Hamengku Buwono. Mereka mempromosikan budaya Yogyakarta melalui peragaan busana dan tarian yang diselenggarakan di Amman, Yordania. Kegiatan ini difasilitasi Kedutaan Besar Republik Indonesia di Amman.



Sumber: BeritaSatu.com