AS Bangun Dua Pangkalan Militer Ilegal di Suriah

AS Bangun Dua Pangkalan Militer Ilegal di Suriah
Konvoi kendaraan militer AS tiba di dekat kota Bardarash, Kurdi Irak, di provinsi Dohuk setelah mereka menarik diri dari Suriah utara, Senin (21/10/2019). ( Foto: AFP / SAFIN HAMED )
Unggul Wirawan / WIR Rabu, 6 November 2019 | 21:13 WIB

Damaskus, Beritasatu.com- Rusia mengecam keberadaan pangkalan militer ilegal milik Amerika Serikat (AS) di provinsi Deir ez Zor, Suriah yang kaya minyak. Pada Selasa (5/11), Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Vershinin mengatakan tindakan AS yang menambah “kehadiran ilegal” di Suriah telah melanggar hukum internasional.

Pernyataan itu muncul tak lama setelah media Turki melaporkan bahwa dua pangkalan militer AS baru sedang dibangun di provinsi Deir ez-Zor yang kaya minyak.

Diplomat Rusia itu diminta merespons pangkalan AS yang dilaporkan itu dan tanggapannya menggemakan posisi Rusia dalam masalah ini. Hal itu juga sebelumnya dinyatakan oleh Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov dan Presiden Vladimir Putin.

Media Turki melaporkan bahwa AS telah mulai membangun dua pangkalan militer baru di gubernur Deir ez-Zor yang dikenal dengan cadangan minyaknya. Dikatakan, bahwa salah satu fasilitas sedang dibangun di dekat bekas pangkalan Brigade 113 Angkatan Udara Suriah dan satu lagi di wilayah al-Sur.



Sumber: Suara Pembaruan