Peringatan 150 Tahun Terusan Suez Digelar Rahasia di Mesir
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Peringatan 150 Tahun Terusan Suez Digelar Rahasia di Mesir

Senin, 18 November 2019 | 13:47 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / JAI

Ismalia, Beritasatu.com - Sejak dibuka pada 150 tahun lalu, Terusan Suez telah menjadi salah satu jalur perairan terpenting di dunia. Namun, peringatan 150 tahun Terusan Suez dilakukan secara rahasia di Mesir dan jauh dari kemegahan seperti ketika pertama kali diresmikan.

Kepala Otoritas Terusan Suez, Osama Rabie, mengatakan 1,3 juta kapal membawa kargo seberat 28,6 miliar ton dan senilai 135,9 miliar pound Mesir (Rp 118,7 triliun) melewati kanal itu sejak peresmiannya 150 tahun lalu.

Peringatan 150 tahun Terusan Suez digelar oleh otoritas kanal tersebut pada Minggu (17/11/2019), dengan dihadiri pemimpin otoritas Rabie, Duta Besar Prancis untuk Mesir Stephane Romatet, dan para pejabat senior, dan diplomat. Kapal-kapal yang menyeberangi kanal itu selama upacara memperlihatkan kemeriahan acara itu.

Kanal buatan manusia itu digali antara tahun 1859 dan 1869 dalam suatu proyek ambisius untuk menghubungkan Mediterania ke Laut Merah, serta memotong waktu pelayaran untuk perdagangan internasional yang saat itu semakin bertumbuh dari Eropa ke Asia. Terusan itu memungkinkan jalur transportasi air dari Eropa ke Asia, tanpa harus mengelilingi Afrika.

"Terusan Suez bukan hak prerogatif suatu bangsa”, demikian pernyataan Ferdinand de Lesseps, diplomat Prancis yang menjadi otak dari pembuatan kanal tersebut, dalam pidatonya saat peresmian Terusan Suez, pada 1864.

Ferdinand de Lesseps, mengungkapkan idenya tersebut mengambil “mimpi” dari Firaun yang mengeruk saluran serupa 4.000 tahun sebelumnya. “Kelahiran dan kepemilikannya adalah aspirasi umat manusia,” ujar Ferdinand de Lesseps.

Terusan Suez diresmikan pada 17 November 1869 dan sejak saat itu telah membentuk sejarah Mesir serta menjadi jalur kehidupan bagi perekonomian dunia. Kanal tersebut menjadi rute pengiriman terpendek yang menghubungkan laut-laut Mediterania dan Merah, Asia, dan Eropa.

Sejak didirikan sampai hari ini, terusan itu menjadi gerbang utama bagi pergerakan perdagangan global dan tujuan pengiriman utama karena posisi geografisnya yang unik. Kanal itu membentang dari kota pelabuhan Mesir di Saeed di Laut Mediterania ke Pelabuhan Suez di Laut Merah.

Jutaan warga Mesir, menggunakan unta dan keledai sebagai binatang buas, untuk dipekerjakan dalam pembangunan selama satu dekade. Puluhan ribu tewas dalam proses itu.

Pelayaran pertama menyusuri kanal sepanjang 164 kilometer pada 17 November 1869 memungkinkan rute lebih cepat dari dan ke Asia, serta menghindari situasi tantangan yang berbahaya di ujung Afrika selatan. Tapi sejarah perairan itu juga diikuti pasang surut dan arus dari wilayah Timur Tengah.

Momentum itu tiba pada Juli 1965 saat mantan presiden Mesir Gamal Abdel Nasser, sebagai pembela kuat dari persatuan Arab, menentang kepentingan Inggris dan Prancis dan nasionalisasi Perusahaan Terusan Suez yang mengelola jalur air.

Keputusan itu, yang dianggap meningkatkan popularitas Nasser di dalam negeri, telah memicu krisis internasional. Prancis dan Inggris, dua negara yang mengendalikan perusahaan saat itu, serta Israel telah menyerang Mesir sekitar tiga bulan kemudian. Terusan itu juga berfungsi sebagai garis terdepan selama Perang Arab-Israel pada 1967-1973.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Penyelidikan Pemakzulan, DPR AS Undang Trump Beri Kesaksian

Ketua DPR Amerika Serikat, Nancy Pelosi, mengundang Presiden Donald Trump, untuk memberi kesaksian dalam penyelidikan pemakzulan terhadapnya.

DUNIA | 18 November 2019

Partai Demokrat AS Menang Pilgub Louisiana

Partai Demokrat Amerika Serikat (AS) memenangi pemilihan gubernur (pilgub) negara bagian Louisiana, Amerika Serikat (AS), Sabtu (16/11).

DUNIA | 17 November 2019

WNI di Hong Kong Masih Aman

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha, menyatakan WNI yang berada di Hong Kong masih dalam kondisi aman.

DUNIA | 17 November 2019

Myanmar Tolak Penyelidikan ICC atas Rohingya

Myanmar menyatakan menolak penyelidikan Pengadilan Pidana Internasional atau International Criminal Court (ICC) atas dugaan kejahatan terhadap warga Rohingya.

DUNIA | 17 November 2019

Gotabaya Rajapaksa Menangi Pilpres Sri Lanka

Gotabaya Rajapaksa dinyatakan sebagai pemenang dalam pemilihan presiden Sri Lanka, Minggu (17/11).

DUNIA | 17 November 2019

Startup Workmate Raih Pendanaan Rp 73 Miliar dari Investor

Pasar rekrutmen tenaga kerja informal di Asia Tenggara diprediksi meningkat dua kali lipat.

DUNIA | 17 November 2019

KBRI Bantu Pendidikan Ribuan Anak Pekerja Migran di Malaysia

Sekitar 27.000 jiwa yang bersekolah tingkat SD dan SMP di wilayah Sabah dan Sarawak.

NASIONAL | 17 November 2019

Trump Ke Rumah Sakit Cek Kesehatan

Presiden tetap sehat dan energik tanpa ada keluhan.

DUNIA | 17 November 2019

Pencipta Baby Shark Incar Pasar Tiongkok Lewat Dinosaurus

Lagu populer yang liriknya bercerita mengenai keluarga hiu ini mendorong munculnya parodi dan berbagai video tarian hiu.

DUNIA | 16 November 2019

Pergi ke Jepang, Usain Bolt Nekat Bawa Skuter Listrik

Peraih medali emas Olimpiade sembilan kali, Usain Bolt, nekat membawa skuter listriknya ke Jepang.

DUNIA | 16 November 2019


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS