Cegah Wabah Corona, Arab Saudi Liburkan Kantor 15 Hari

Cegah Wabah Corona, Arab Saudi Liburkan Kantor 15 Hari
Umat muslim memadati area sekitar Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi, Kamis (27/2/2020). Suasana di sekitar Masjidil Haram normal dan jamaah masih bisa menjalankan ibadah pasca pengumuman pemerintah Arab Saudi yang menangguhkan sementara kedatangan warga dari luar negaranya terkait pencegahan penyebaran virus corona. (Foto: ANTARA FOTO / Arief Chandra)
Jeany Aipassa / JAI Kamis, 19 Maret 2020 | 16:31 WIB

Riyadh, Beritasatu.com - Pemerintah Arab Saudi meliburkan aktivitas kantor sektor swasta selama 15 hari, mulai Kamis (19/3/2020). Keputusan itu dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran wabah virus corona (Covid-19).

Dalam pengumuman yang dikeluarkan Kerajaan Arab Saudi, Rabu (18/3/2020), disebutkan seluruh kantor swasta diliburkan selama 15 hari, kecuali untuk layanan kesehatan dan makanan. Aturan tersebut berlaku mulai 19 Maret 2020 sampai 3 April 2020.

Selain meliburkan aktivitas kantor swasta, Kerajaan Arab Saudi juga mengeluarkan larangan shalat berjamaah, termasuk shalat Jumat, di seluruh masjid di wilayah Kerajaan, kecuali di Masjidil Haram, Mekah, dan di Masjid Nabawi, Madinah.

“Pintu-pintu masjid akan ditutup untuk sementara waktu tetapi mereka akan diizinkan untuk mengumandangkan adzan,” demikian pernyataan Kerajaan Arab Saudi, seperti diberitakan Arab News, di Riyadh, Rabu (18/3/2020).

Pihak Kerajaan Arab Saudi memutuskan untuk mengambil serangkaian tindakan pencegahan yang ketat, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 dan melindungi keselamatan warga, seiring dengan peningkatan kasus korona di negara itu.

Pada Rabu (18/3/2020), Kerajaan Arab Saudi melaporkan 67 kasus baru korona. Penambahan kasus baru tersebut membuat kasus corona yang terkonfirmasi di negara itu mencapai 238.

“Dari total 238 kasus, enam pasien telah pulih, sementara pasien lainnya masih dikarantina di mana mereka menerima perawatan kesehatan yang diperlukan,” bunyi pernyataan Kerajaan Arab Saudi, di Riyadh, Rabu (18/3/2020).

Terkait dengan penyebaran wabah virus corona yang sudah dinyatakan sebagai pandemi oleh WHO, Arab Saudi dan negara-negara Teluk menyerukan Konferensi Tingkat Tinggi Grup 20 (KTT G-20) luar biasa melalui teleconference, pekan depan.



Sumber: Suara Pembaruan