Pacquiao Belum Berniat Maju Jadi Capres Filipina

Pacquiao Belum Berniat Maju Jadi Capres Filipina
Manny Pacquiao. ( Foto: AFP )
Iman Rahman Cahyadi / CAH Selasa, 20 November 2018 | 22:10 WIB

New York - Selain masih aktif di atas ring tinju, Manny Pacquiao juga seorang senator di Filipina. Pacquiao, yang memenangkan pemilihan kongres pada Mei 2010, telah menjadi senator di Filipina sejak Mei 2016.

Nama besarnya di atas ring membuatnya menjadi idola. Banyak yang menilai jika kariernya di tinju berakhir, juara dunia lima divisi itu bisa meningkatkan karier politiknya dengan maju sebagai calon presiden Filipina. Soal ini, Pacquiao mengatakan sampai saat ini dirinya belum berpikiran ke arah sana. 

“Setelah menjadi senator, saya tidak tahu. Ada yang bilang mereka ingin saya mencalonkan diri sebagai presiden Republik Filipina. Tetapi itu tanggung jawab yang besar, dan di dalam hati saya saya tidak punya niatan itu sekarang. Saya senang menjadi senator Filipina dan melayani rakyat, dan sambil melayani rakyat, senang untuk melanjutkan karir tinju saya," jelas Pacquiao.

Sebelumnya Presiden Filipina saat ini, Rodrigo Duterte telah berulang kali menyatakan keinginannya agar Pacquiao bisa menggantikannya sebagai presiden ketika masa jabatannya berakhir pada akhir Juni 2022.

Pacquiao (60-7-2, 39 KO), yang akan berusia 40 tahun pada 17 Desember nanti, akan mempertahankan gelar kelas welter WBA dunia melawan Adrien Broner pada 19 Januari. Pacquiao bisa mengamankan pertandingan ulang yang sangat menguntungkan melawan Floyd Mayweather Jr. jika dia mengalahkan Broner (33-3-1, 24 KO, 1 NC).

Sampai saat ini Pacquiao juga belum berpikiran untuk pensiun sebagai petinju.

"Ketika saya mencoba untuk berhenti tinju, saya merasa seperti kesepian dan sedih karena tinju adalah gairah saya," kata Pacquiao.

“Saya telah bermain tinju sejak saya muda dan ketika saya berhenti tinju, saya menyadari tidak ada orang seperti saya yang mengibarkan bendera Filipina, membawa kehormatan ke negara saya, ke negara kami. Saya ingin diri saya selalu terlihat dalam ring tinju seperti itu. Saya sangat suka tinju dan seperti yang saya katakan, tinju adalah gairah saya."

“Saat ini, niat saya adalah melanjutkan karier saya sebagai petinju selama saya mampu. Tentu saja, saya harus merasakannya dan melihat kondisi tubuh saya. Terima kasih Tuhan telah memberi saya kekuatan dan kesehatan yang baik, kedamaian pikiran dan kekuatan setiap hari sehingga saya dapat melanjutkan karier saya. ”



Sumber: Boxing Scene
CLOSE