Dua Petinju Indonesia Raih Medali Emas di Tiongkok

Dua Petinju Indonesia Raih Medali Emas di Tiongkok
Ilustrasi ( Foto: Istimewa )
/ WBP Senin, 26 November 2018 | 15:31 WIB

Denpasar - Tim tinju Indonesia berhasil menyabet dua medali emas dalam kejuaraan tinju "The Belt and Road China-ASEAN Boxing Championship" di Kota Nanning, Guangxi, Tiongkok.

"Mereka yakni Aldriani Beatrichx Suguro (putri) dan Kornelis Kwangu, sementara Gregorius Gheda Dende meraih perak karena kalah dari petinju tuan rumah (Tiongkok)," kata Manajer Tim Tinju Indonesia yang juga Ketua PD Pertina Denpasar, Bali, Made Muliawan Arya di China, saat dihubungi lewat aplikasi whatsapp, dari Denpasar, Senin (26/11).

Muliawan Arya yang akrab dipanggil De Gadjah menjelaskan pada pertarungan sebelumnya petinju Beatrichx Suguro berhadapan dengan Ningyan (Tiongkok), sedangkan Kornelis Kwangu bertarung dengan Muhmad Hafisz Bin Ahma (Singapura). Adapun Gregorius Gheda melawan Ocana Sugar Rey Estroga (Filipina).

Sebelumnya, semua petinju Indonesia yang dikirim ke kejuaraan tinju "The Belt and Road China-ASEAN Boxing Championship" di Kota Nanning, Guangxi, Tiongkok, lolos ke babak final.

Petinju putri Beatrichx Suguro menang angka atas Li Mingyan dari Tiongkok, Kornelis Kwangu menang angka atas Muhamad Hafiz Bin Ahma dari Singapura, dan Gregorius Gheda Dende menang angka atas Ocana Sugar Ray Estroga dari Filipina.

"Kami targetkan mereka bertanding semaksimal mungkin dan harapannya semua pulang membawa emas," ucap De Gadjah yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar.

Menurut dia, semua kegiatan tim Indonesia selama di Tiongkok berjalan lancar. Begitu juga hubungan petinju, pelatih, dan manajer berjalan harmonis. Ini membuat petinju tampil lepas dan maksimal.

De Gadjah memimpin tim tinju Indonesia untuk bertarung di ajang kejuaraan tinju "The Belt and Road China-ASEAN Boxing Championship" di Kota Nanning, Guangxi, Tiongkok pada 24-25 November 2018.

Tim tinju Indonesia bertolak ke Tiongkok atas undangan AIBA (Association Internationale de Boxe Amateur, badan tinju yang menaungi tinju amatir sedunia).



Sumber: ANTARA
CLOSE