Petinju dari 27 Negara Siap Bersaing di Piala Presiden

Petinju dari 27 Negara Siap Bersaing di Piala Presiden
Ketua PP Pertina Brigadir Jenderal Polisi Drs. Johni Asadoma, M. Hum ( Foto: Beritasatu.com/Marten Don )
Marten Don / CAH Selasa, 11 Juni 2019 | 13:55 WIB

Labuan Bajo, Baritasatu.com – Pengurus Pusat Persatuan Tinju Amatir Indonesia ( PP Pertina) secara resmi memutuskan penyelenggaraan kejuaraan Tinju Internasional Piala Presiden RI ke-23 digelar pada tanggal 22-29 Juli 2019. Ketua PP Pertina  Brigadir Jenderal Polisi Drs. Johni Asadoma, M. Hum meminta kesiapan panitia untuk bekerja secara optimal dan berkomitmen untuk menyukseskan kejuaraan ini. 

“Kesuksesan penyelenggaraan Kejuaraan Tinju internasional ini sangat ditentukan kinerja Panitia. Kalau panitia tidak bekerja dengan sungguh, maka bisa dipastikan event internasional ini gagal dan nama NTT tentu akan tercoreng. Saya minta, kita semua harus melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan komitmen yang tinggi,” pinta Johni Asadoma dalam rapat koordinasi di Aula Kemala Polres Manggarai Barat belum lama ini.

Arena kejuaraan ini akan digelar di pinggir pantai Gorontalo, Jalan Pantai Pede, Km. 5 Labuan Bajo, Manggarai Barat-NTT. Menurut Asadoma, sudah ada 27 negara mendaftarkan petinjunya untuk ikutserta yakni antara lain Afghanistan, Amerika Serikat, Australia, Tiongkok, Taiwan, Gambia, Hongkong, India, Indonesia, Irak, Korea Selatan, Korea Utara, Kuwait, Kyrgistan, Laos, Malaysia, Mongolia, Selandia Baru, Nepal, Pakistan, Filipina, Qatar, Singapura, Srilangka, Thailand, Uni Emirat Arab dan Uzbekistan.

Dengan jumlah petinju antara 250-300, Wasit/Hakim Internasional 22 orang dan petugas internasonal 8 orang.

“Sebanyak 27 negara sudah mendaftar dan dipastikan mengirim petinjunya ke Labuan Bajo dan kemungkinan akan bertambah,” jelasnya.

Kejuaraan ini akan mempertandingkan Kelas Elite Woman usia 19-40 tahun dan Kelas Elite Man usia 19-40 tahun. Kelas Elite Woman terdiri dari Kelas Layang 48 Kg, Kelas terbang 51 Kg, Kelas Bantam 54 Kg, Kelas Bulu 57 Kg, Kelas Ringan 60 Kg, dan Kelas Walter ringan 64 Kg. Sedangkan Kelas Elite Man terdiri dari Kelas Layang Ringan 46 Kg, Kelas Layang 49 Kg, Kelas Terbang 52 Kg, Kelas Bantam 56 Kg, Kelas Ringan 60 Kg, Kelas Walter Ringan 64 Kg, Kelas Walter 69 Kg dan Kelas Menengah Ringan 75 Kg.

Juara Umum ditentukan melalui pertandingan peraih medali emas terbanyak.

“Apabila perolehan medali emas sama banyak, maka juara umum dihitung berdasarkan perolehan medali perak terbanyak. Apabila jumlah medali emas dan perak sama banyak maka juara umum ditentukan juga berdasarkan perolehan medali perunggu. Juara Kelas ada 3 (tiga) yakni Kelas I mendapat Medali Emas, Juara kelas II mendapat medali Perak dan Juara Kelas III mendapat Medali Perunggu,” papar Asadoma.

Sementara, total hadiah yang diperebutkan sebesar US$ 19.000 dengan rincian juara umum mendapat hadiah sebesar US$ 5.000, juara Kelas I US$ 500, juara II US$ 300 dan juara III US$ 200.

“Total hadiah yang disiapkan untuk para juara sebesar sebesar US$ 19.000 dan kita juga akan memilih pentinju terbaik (Best Boxer), yang dipilih oleh tim khusus, berdasarkan penampilan petinju baik dari segi tehnik, taktik, mental serta perilaku petinju saat di atas ring,” jelasnya.



Sumber: BeritaSatu TV