Perhatikan Hal Ini Bila Mobil Terendam Banjir

Perhatikan Hal Ini Bila Mobil Terendam Banjir
Belasan mobil tersebut terseret dan terendam banjir.
Herman / DAS Minggu, 5 Januari 2020 | 11:43 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Curah hujan ekstrem dengan durasi panjang yang berlangsung sejak Selasa (31/12/2019) sore hingga Rabu (1/1/2020) telah menyebabkan terjadinya banjir di kawasan Jabodetabek. Selain menggenangi rumah, banjir juga merendam mobil-mobil. Bahkan tidak sedikit mobil yang terbawa arus banjir.

Jika mobil Anda termasuk salah satu yang ikut terendam banjir, berikut ini beberapa langkah penting yang harus dilakukan untuk mencegah kerusakan semakin parah yang dirangkum Beritasatu.com dari laman resmi Nissan Indonesia.

1. Jangan menyalakan mesin

Jangan nyalakan mesin mobil saat terendam air. Pasalnya ketika Anda menyalakan mesin yang terendam maka air akan mudah masuk membanjiri mesin. Selain menyebabkan korsleting pada aki, air juga akan menghalangi mesin untuk bekerja normal, meskipun sudah dikeringkan. Jadi bila ingin memindahkan mobil Anda ke tempat lain yang lebih aman, sangat disarankan untuk mendorongnya saja.

2. Lepaskan kabel negatif aki

Langkah penting lainnya adalah segera lepaskan kabel negatif aki. Aki sebagai komponen yang paling erat dengan kelistrikan yang ada di dalam mobil, baik itu lampu maupun aksesori audio lainnya. Sedangkan air sebagai penghantar yang baik, sehingga menyebabkan arus pendek atau korsleting dan yang paling cepat mengalami kerusakan adalah komponen listrik dalam mobil.

3. Gunakan batu untuk mengganjal mobil

Selain mengancam mesin, banjir juga bisa merusak kampas rem. Ketika banjir, air akan membuat kampas rem memuai sehingga melekat pada roda. Hal ini sering terjadi pada mobil dengan rem tromol. Karenanya, jangan pernah menggunakan rem parkir untuk mempertahankan posisi mobil. Sebaliknya, gunakan batu sebagai pengganjal. Lengkapi dengan memasukkan perseneling ke gigi 1 (pada mobil manual) atau posisi P (pada mobil matic).

4. Cek kondisi oli

Saat kondisi banjir telah surut dan mobil telah siap digunakan kembali, pastikan oli tidak tercampur dengan air. Jika sudah dalam kondisi tercampur, kuras dan ganti dengan yang baru untuk menghindari kerusakan yang timbul dalam jangka waktu lama serta demi keamanan mobil Anda. Hal yang sama juga harus dilakukan pada tangki bahan bakar.

5. Bawa ke dealer resmi

Setelah melakukan langkah-langkah dasar tersebut dan mobil Anda sudah bisa berjalan dengan normal pasca terendam banjir, ada baiknya tetap membawa mobil Anda ke dealer resmi untuk melakukan pengecekan lanjutan.



Sumber: BeritaSatu.com