Memupuk Kreativitas Anak Lewat Karya Seni

Memupuk Kreativitas Anak Lewat Karya Seni
Konferensi pers Koko Olimpiade 2019 di Jakarta, Selasa (22/1). ( Foto: Beritasatu Photo / Indah Handayani )
Indah Handayani / FER Selasa, 22 Januari 2019 | 15:48 WIB

Jakarta - Memupuk kreativitas anak sejak dini melalui karya seni memiliki dampak positif pada kebahagiaan dan masa depan anak. Terdapat korelasi yang kuat antara anak yang melakukan seni kreatif dan kesuksesan mereka di masa dewasa.

Psikolog, Samanta Ananta MPs, mengatakan, anak-anak yang aktif membuat karya seni cenderung lebih banyak memiliki ide positif untuk penemuan teknologi. Selain itu, dengan seni sensori dan motorik anak juga terbentuk. Ketika belajar seni efeknya begitu besar untuk yang melalukan kegiatan, termasuk memggambar dan mewarnai. Ditambah lagi, seni dapat meningkatkan mood booster, kemampuan kognitif dan percaya dirinya.

"Melalui seni, anak-anak belajar untuk berpikir out of the box sehingga mereka pun lebih terlatih untuk mengatasi masalah yang sedang dihadapi," ungkap Samanta di sela konferensi pers Koko Olimpiade2019 di Jakarta, Selasa (22/1).

Samanta menjelaskan, menciptakan dan mengamati seni dapat mengurangi kortisol atau 'hormon stres'. Melakukan sesuatu yang disukai juga melepaskan endorfin, 'hormon yang memberikan rasa bahagia. Tidak hanya itu, kreativitas yang lebih besar menimbuikan kebahagiaan yang lebih mendalam.

"Proses kreatif itu sendiri merupakan sumber kebahagiaan bagi kebanyakan orang. Dengan memiliki kreativitas, seseorang  lebih mampu memecahkan masalah. Semakin anak kreatif terhadap seni, semakin tinggi pula kemampuannya mengatasi masalahnya," jelasnya.

Business Executive Officer Nestle Breakfast Cereals Indonesia, Alaa Shaaban, mengatakan, sejak tahun 2001 hingga saat ini, Koko Olimpiade telah menjangkau lebih dari 200.000 anak di Indonesia. Untuk tahun ini, Koko Olimpiade akan diselenggarakan di 36 kota di lndonesia dan diperkirakan akan menjangkau lebih dari 45.000 peserta.

"Koko Olimpiade merupakan kegiatan edukasi yang dikemas secara menyenangkan dan dinamis untuk seluruh keluarga, mulai dari seminar gizi untuk orang tua dan lomba menggambar dan mewarnai untuk anak-anak berusia 6 tahun hingga 12 tahun, guna memupuk bakat dan kreativitas mereka," jelasnya.

Menurut Shaaban, kegiatan ini juga merupakan bagian dari komitmen Nestle untuk mendorong kebahagiaan anak-anak Indonesia dengan mewujudkan potensi terbaik mereka melalui kebiasaan sarapan seimbang dan bernutrisi setiap hari.

"Kami bersyukur atas sambutan serta semangat anak-anak Indonesia yang luar biasa terhadap Koko Olimpiade. Sesuai komitmen kami, semoga semangat dan kreativitas tersebut dapat terus berkobar di Koko Olimpiade 2019," tandasnya.



CLOSE